Pikiran

Bagaimana Rasanya Punya Saudara Laki-laki?

Sumber: Pexel.com

Sebuah pikiran yang kerap muncul di kepala saya, bagaimana ya rasanya punya saudara laki-laki?


Saya terlahir sebagai anak tertua dari empat bersaudara, dan satu-satunya anak pertama, laki-laki sendirian pula. Ketiga adik saya semuanya perempuan, dan jelas ini membuat saya tidak bisa merasakan bagaimana punya saudara laki-laki. Kadang-kadang saya bertanya-tanya juga, bagaimana rasanya punya saudara laki-laki ya? Apakah akan menyenangkan? Atau malah akan lebih banyak keribetan?

Beberapa teman dekat saya punya saudara laki-laki, dan sepertinya cukup menyenangkan. Selain tentu saja tetap ada hal-hal yang sangat ribet dan memusingkan. Ada teman yang lumayan akrab dengan saudara lelakinya, minimal tidak pernah terlihat berkonflik. Padahal selisih umur mereka tidak terlalu jauh, hanya sekitar tiga tahunan. Sementara yang lain, ada yang malah terus-terusan berkonflik dengan saudara lelakinya. Walaupun (saat itu) hanya konflik kecil seperti layaknya anak laki-kali, tapi tetap saja mereka sulit akur dan lebih sering membuat orang tua mereka pusing.

Saudara Laki-laki Sulit Dekat?

Dari yang saya lihat selama ini, sepertinya antar saudara laki-laki itu sangat sulit untuk benar-benar dekat. Agak berbeda dengan saudara perempuan yang bisa saling berbagi cerita, saling curhat, berbagi cerita soal pacar atau lelaki yang disukai, atau kadang berbagi kesedihan. Saudara laki-laki, sedekat apapun sepertinya sangat sulit untuk bisa seperti itu. Minimal yang saya temui.

Mungkin karena pada dasarnya laki-laki memang tidak mudah untuk curhat kali ya? Tidak seperti perempuan yang senang untuk mencurahkan perasaan mereka, laki-laki cenderung agak malu untuk berbicara lepas tentang perasaan mereka. Bahkan, terkadang curhat mendalam sering dianggap sebagai kegiatan perempuan dan merusak imej maskulin para pria.

Sejauh yang saya lihat, para saudara laki-laki biasanya hanya akrab seputar soal hobi. Berbagi cerita tentang klub sepakbola yang mereka suka, atau tentang band dan musik yang digemari, tapi jarang yang bertukar cerita tentang perasaan mereka pada lawan jenis. Urusan yang ini biasanya para lelaki lebih memilih teman dekatnya.

Curhat ke teman dekat saja tidak mudah, apalagi ke saudara sendiri yang biasanya memang seperti punya pelapis atau jarak tersendiri.

Saya yakin pasti ada juga saudara laki-laki yang sangat akrab dan bahkan bisa berbagi cerita paling mendalam tentang perasaan mereka pada lawan jenis. Biasanya ini terjadi pada mereka yang kembar. Mereka yang bersaudara tapi tidak kembar, mungkin ada tapi jumlahnya sangat sedikit. Sepertinya begitu.

Konflik Antar Saudara Laki-laki

Seperti yang saya bilang di atas, ada teman dekat yang kelihatan begitu sulit untuk dekat dengan saudara laki-lakinya. Bukan cuma tidak akrab, tapi malah sesekali bertengkar dengan saudara laki-lakinya. Dan ini sepertinya hal yang cukup biasa di antara para saudara laki-laki. Ego yang besar membuat mereka kadang berbenturan.

Penggemar musik mungkin kenal dengan nama Noel dan Liam Gallagher, duo musisi yang membawa nama besar Oasis – salah satu band brit pop yang paling populer sejak akhir 90an. Duo Gallagher bersaudara ini dulu terkenal sebagai duo solid yang membuat band Oasis menjadi begitu populer. Itu dulu, sebelum akhirnya mereka berdua dikenal sebagai duo saudara yang tidak pernah akur lagi.

Keduanya sudah saling menyerang satu sama lain, di offline dan bahkan di online. Bukan cuma saling menyerang dengan kata-kata atau secara verbal, tapi malah sudah saling menyerang secara fisik. Sampai akhirnya keduanya sudah benar-benar dirasa sulit untuk disatukan lagi dan artinya sudah mengubur rencana reuni band Oasis.

Di Indonesia ada pasangan kakak-adik Rompies – Cliffton dan Vincent Rompies – yang dulu pernah bersama dalam satu band, Club 80’s lalu berpisah. Vincent bersama Desta memilih keluar dari band yang membesarkan nama mereka itu. Satu hal yang tidak banyak diketahui publik adalah bahwa keluarnya Vincent dari band itu ternyata juga sekaligus merusak hubungannya dengan Cliffton, sang kakak.

Hal ini baru terungkap beberapa waktu belakangan ini. Awalnya dari kanal YouTube milik Vincent-Desta yang membahas tentang perpecahan kedua kakak-adik ini. Sepertinya, masalah  yang membuat mereka pecah tidak lain tidak bukan karena ego. Apalagi karena keduanya punya temperamen sama-sama keras. Untungnya, perpecahan mereka berdua tidak terlalu terekspos dan pada akhirnya bisa diredakan. Saat ini mereka berdua sudah kembali seperti dulu lagi, menjadi kakak-adik yang bisa membahas hal-hal personal dan mendalam.

*****

Dua contoh di atas itu tentu tidak bisa mewakili semua hubungan kakak-adik laki-laki dalam satu keluarga. Toh, ada banyak juga kakak-adik yang begitu kompak dan dekat meski sama-sama bekerja di dunia hiburan. Di dalam band, sebut saja nama Andy dan Magi yang sama-sama menggawangi band /Rif. Selama ini mereka terdengar baik-baik saja, tetap kompak dan tidak pernah terdengar ada konflik. Di beberapa tayangan di YouTube juga mereka terlihat cukup kompak meski entah apakah dekat atau tidak.

Jadi memang bukan hal yang mustahil bahwa dua laki-laki bersaudara bisa bekerja sama dalam satu hubungan kerja yang sama, atau dalam satu band yang sama. Kalau kalian bagaimana? Khususnya para lelaki nih, apakah kalian yang punya saudara lelaki bisa akrab dan dekat, atau biasa saja? Atau jangan-jangan malah tidak pernah bisa akur? [dG]

About Author

a father | passionate blogger | photographer wannabe | graphic designer wannabe | loves to read and write | internet junkie | passionate fans of Pearl Jam | loves to talk, watch and play football | AC Milan lovers | a learner who never stop to learn | facebook: Daeng Ipul| twitter: @dgipul | ipul.ji@gmail.com |

Comments (4)

  1. saya malah kebalikannya, enam bersaudara dan terakhir. Laki-laki ada 5, perempuan satu.
    Selama ini sih gak ada masalah ahahahhaha. Asyik dan kompak kalau di kampung.
    Oya, itu di vlognya vincent & desta ada kunjungan spesial nantinya dari Cliff ahhhahahahha. Mau dengar bagaimana mereka pas berantem

  2. saya dulu punya adik laki-laki.. namun sudah lebih dulu dipanggil..

    kangen juga sama dia.. ?

  3. Waah aku ga bisa jawab, Krn bukan laki2 :D. Tapi sebagai Kaka yg punya adek laki2, aku Deket loh Ama dia. Apalagi adekku yg cowo bungsu mas. Jd jujurnya dr dia lahir, dia sangat dimanjain Ama kami kaka2nya hahahahaha. Beda umur jauh pula. Dan tiap mudik ke Medan nih, pasti aku lgs ngajakin dia jalan2, dia sebagai supir pastinya, dan anak2nya mau2 aja . Tapi kayaknya kalo aku mudik lagi, udh ga bisa memonopoli dia lagi, secara baru nikah :). Ga enak Ama istrinya hihihi

    Suamiku punya adik laki2 dulu. Jarak usia mereka jauh, 8 tahun. Tapi sayangnya udh meninggal pas adeknya 8 THN. Suami srg cerita gimana dulu dia Ama si adek. Krn msh kecil sih yaaa, jd udh pasti suami banyakan ngalah. Dibilang akrab, yaa akrabnya seperti anak kecil Ama kakanya yg udh gede :D.

    Sayang aku ga sempet kenal Ama adiknya ..

Comment here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.