State of Love and Trust

there’s no president here

Celebrating 1 year of State of Love and Trust

Posted by ipul on May 16, 2008

one-year.jpg

Wah, akhirnya…tidak terasa tanggal 14 Mei kemarin tepat setahun saya bergabung dengan para blogger dan resmi menjadi seorang blogger juga. Tanggal 15 mei setahun yang lalu adalah tanggal saat pertama kalinya saya memposting tulisan di blogspot, tepatnya di : http://love-and-trust.blogspot.com.

 

Sebenanya sebelum ngontrak di blogspot, saya sudah sempat nge-kost di salah satu kamar yang disediakan oleh friendster. Posting pertama saya adalah di bulan Februari 2007. Hanya saja, tanggal itu tidak saya jadikan sebagai patokan awal nge-blog karena saat itu nge-blog masih dalam status coba-coba. Mungkin bisa diistilahkan sebagai gladi bersih sebelum benar-benar membuka rumah baru hasil ngontrak di blogspot itu.

 

Karena alasan itulah maka tanggal 15 Mei, saat pertama kalinya saya memposting tulisan di blog saya jadikan sebagai hari bergabungnya saya dengan jutaan blogger lainnya.

 

Ah, setahun berakrab-akrab dengan blog membuat saya menikmati banyak hal. Mulai dari jumlah teman maya-dan nyata-yang terus bertambah, berbagai pengalaman positif yang terus menumpuk, hingga berbagai ilmu baru yang terus berderet. Sungguh sebuah kegiatan positif saya kira.

 

Kalau membaca kembali postingan perdana saya, rasanya geli juga. Tulisan yang sungguh sangat “culun” dan nyaris tak berkualitas. Syukurlah, bahwa sejalan dengan waktu yang terus bertambah plus bantuan dari banyak orang guru (entah secara sadar atau tidak) saya bisa terus mengasah kemampuan dan kemudian bisa memperbaiki kualitas tulisan. Setidak-tidaknya menurut saya.

 

Hari ini, nge-blog sungguh telah menjadi suatu kebutuhan. Tingkatannya mungkin memang masih kalah dengan kebutuhan akan makan dan minum, namun tetap saja nge-blog adalah sebuah kebutuhan. Menulis, entah hanya menulis hal-hal kecil yang nyaris tak berarti hingga sebuah opini yang agak berat menjadi semacam hobi yang selalu minta untuk disalurkan. Dan semua itu kemudian saya bingkai dalam sebuah blog pribadi.

 

Saya tidak tahu sampai kapan saya akan mengakrabi blog dan menjadi bagian dari keluarga besar blogger di seluruh dunia. Namun, sejauh ini flame-nya masih menyala, dan kenikmatannya masih terasa. Bila menilik nilai positif yang bisa saya ambil dari kegiatan ini, rasanya ingin terus mempertahankannya selama mungkin.

 

Continue reading »

Mari kita dukung mereka..!!

Posted by ipul on May 13, 2008

piala_thomas_1984___bersama_2.jpg

Salah satu cabang olahraga yang secara konsisten terus mengharumkan nama bangsa Indonesia adalah cabang bulutangkis. Pertama kalinya Indonesia Raya dikumandangkan di ajang Olimpiade adalah saat pemain-pemain kita berhasil menghempaskan lawan-lawan mereka di Olimpiade Barcelona 1992.

Bahkan sejak jaman Soekarno masih memimpin negeri ini, bulutangkis sudah mampu membuat rakyat Indonesia berbangga diri.

Seingat saya, sedari kecil hanya cabang bulutangkis dan sepakbola saja yang mampu menyedot perhatian banyak pemirsa televisi untuk terus memelototi kotak kaca itu. Dan sepertinya hanya dua cabang itu yang bisa dalam waktu singkat membangkitkan rasa nasionalisme banyak orang Indonesia.

 Setelah tahun lalu, sepakbola berhasil mengundang sebagian besar orang Indonesia untuk tiba-tiba merasa bangga sebagai orang Indonesia, maka tahun ini giliran tepok bulu yang berniat mengundang orang Indonesia untuk memiliki kebanggan yang sama.

Di tengah keterpurukan bangsa besar ini, rasanya kita memang butuh sesuatu untuk sejenak melepaskan segala ketegangan. Kita butuh sesuatu untuk merenungi kembali arti kebersamaan sebagai satu bangsa yang besar dan sesungguhnya bersaudara.

Rasanya kita memang butuh lebih banyak waktu untuk merenungi eksistensi kita sebagai bangsa. Terlalu banyak bukti di depan mata kita yang menunjukkan kalau sebenarnya kita tidak sedang sejalan.

Para pemerintah sibuk dengan urusan masing-masing, sibuk dengan janji-janji yang terus diingkari tak lama setelah diucapkan. Para anggota dewan yang terhormat, yang katanya adalah wakil kita, banyak yang lebih sibuk dengan urusan perut dan sejengkal di bawah perut mereka.

Tinggallah kita rakyat kecil yang harus membayar itu semua. Beruntunglah mereka yang berstatus rakyat tapi punya koneksi dengan mereka yang berkuasa. Mereka bisa menimbun harta sebanyak mungkin dan memelihara lemak sebanyak yang mereka mau.

Sementara kita ?, bahkan untuk menyambung hiduppun kadang butuh keringat yang lebih. Itukah makna persaudaraan kita ?.

Sementara di bagian lain negeri kita, ada serombongan yang merasa punya kuasa mencaci dan memaki rombongan orang yang lainnya. Ada juga rombongan orang yang merasa punya kuasa memerangi rombongan lainnya yang tak seragam dengan mereka. Saling menyerang dan saling melukai.

Momen olahraga akbar yang membawa panji merah putih mungkin hanyalah sebuah momen singkat yang mampu membuat kita merasa berada di bawah satu bendera. Mungkin tak akan berlangsung lama. Selepas acara, kita mungkin akan kembali saling sikut dan saling berpecah. Sibuk menyelamatkan diri masing-masing.

Tapi, mungkin kita harus berhenti sejenak dan merenungi kebersamaan yang mungkin hanya sesaat ini. Kita harus belajar dan mencari makna di balik kebersamaan mendukung tim merah putih kita. Tapi, sempatkah kita melakukan itu semua ?,toh setelah pagelaran ini kita akan kembali pusing memikirkan harga-harga yang naik, pusing mencari jalan menjatuhkan lawan kita yang sebenarnya adalah saudara kita.

Namun, di dalam waktu yang mungkin singkat ini ada baiknya kita berdiri bersama, merasa satu sebagai orang Indonesia untuk mendukung tim Thomas dan Uber kita. Semoga ada maknanya bagi kehidupan kita sebagai bangsa.

Mari kita dukung mereka..!!

Another dumb fool

Posted by ipul on May 8, 2008

 

shabu.jpg

“ Sudah dengar berita belum ?, Adi meninggal hari kamis kemarin”

“ Hah..?, Adi…?. Innalillahi..meninggalnya kenapa ?, kecelakaan..?”

“ Sakit..katanya gara-gara shabu-shabu “

“ Astaghfirullah…”

Itu sepotong percakapan saya dengan ibu di telepon beberapa hari yang lalu. Adi adalah seorang teman saya-tepatnya adik teman baik saya, dulu kami tetanggaan di daerah Antang. Keluarga Adi dan keluarga kami sangat dekat.  

13 tahun kami hidup bertetangga. Dalam rentang masa itu banyak kenangan yang terjalin. Sejak kecil Adi memang termasuk anak yang bengal. Sekolah SD-nya saja harus diselesaikannya dalam waktu 9 tahun. Sejak kecil Adi sudah bercita-cita ingin mengikuti jejak salah seorang pamannya yang pernah kondang sebagai preman di kota Makassar.

Kami sempat kehilangan kontak sejak keluarga kami berpisah 13 tahun yang lalu. Sejak itu saya juga tidak terlalu tahu akan perkembangannya. Yang saya tahu tahun 2000 kemarin dia sempat ditahan 10 bulan karena kedapatan membawa shabu-shabu.

Selepas itu, kehidupannya sempat naik turun. Pernah menjadi sopir seorang pejabat dan (katanya) sudah mulai hidup normal. Tapi kemudian saya sempat mendengar kabar dia pernah berurusan lagi dengan polisi gara-gara berantem dengan aparat di malam tahun baru.

Di keluarganya, Adi memang termasuk salah seorang trouble maker. Berbeda dengan beberapa orang kakaknya, Adi memang paling hobi memusingkan orang tuanya. Entah karena memang sudah bakat sejak kecil atau karena pergaulan.

Puncaknya adalah berita yang saya terima kemarin itu. Adi meninggal karena sakit akibat shabu-shabu. Saya tidak tahu detail penyakitnya seperti apa, tapi saya bisa membayangkan kalau sakitnya itu gara-gara organ tubuhnya telah lama digerofoti barang laknat itu.

Sungguh sebuah akhir yang tak elok bagi sebuah perjalanan umat manusia.

He is just another dumb fool.

Anomali Inggris

Posted by ipul on May 3, 2008


timnas_inggris.jpg

Selasa (29/04) atau rabu dinihari kemarin, sejarah baru di kancah Liga Champion Eropa akhirnya tercipta. Gol tunggal Paul Scholes mengantarkan Manchester United ke partai puncak di Moscow Mei ini. Ini adalah final ketiga bagi MU, setelah dua final sebelumnya berhasil mereka selesaikan hasil akhir sebagai juara.

Sejarah baru yang tercipta adalah kenyataan bahwa Moscow nanti akan menjadi saksi All English Final. Di partai semifinal lainnya, Chelsea secara dramatis mampu mematahkan kutukan semifinal ECL dengan mengandaskan Liverpool.

Duel dua tim senegara di final ECL adalah yang ketiga kalinya setelah tahun 2000, Real Madrid bertemu Valencia dan sukses merebut juara. Kedua kalinya di tahun 2003 saat AC Milan menekuk Juventus di Old Trafford lewat drama adu penalti.

4 tahun belakangan ini, tim-tim Inggris memang tampil konsisten di arena liga Champion Eropa. Setelah tahun 2005 Liverpool lolos ke final, tahun berikutnya giliran Arsenal yang menantang Barcelona di final meski dengan hasil yang berbeda dengan yang diraih Liverpool. Tahun 2007 kemarin, Liverpool kembali menapaki partai puncak meski kali ini harus takluk pada pembalasan dendam AC Milan. Puncaknya adalah tahun 2008 ini saat Inggris sukses menempatkan 2 timnya di partai final.

Continue reading »

Kita butuh banyak hal..

Posted by ipul on May 3, 2008


p01.jpg

Belakangan ini ada beberapa berita yang cukup mengganggu saya. Berita-berita seputar profesi guru dan dunia pendidikan kita. Berita tentang seorang guru yang kedapatan berduaan dengan muridnya di sebuah kamar hotel mesum serta berita tentang aksi beberapa oknum guru yang tega berbuat curang dengan merubah hasil test ujian nasional murid-muridnya hanya demi mendongkrak angka kelulusan di sekolah bersangkutan.

Khusus untuk berita yang terakhir, kegalauan saya makin bertambah dengan kisah lanjutannya saat puluhan murid sekolah yang bersangkutan berunjuk rasa meminta guru-guru mereka dibebaskan. Alasan para murid tersebut adalah bahwa sang guru hanya melakukan apa yang selayaknya dilakukan oleh orang tua untuk membantu anaknya. Kata mereka, “ orang tua pasti akan melakukan apapun untuk membantu anaknya”. Ah, tapi masa iya seorang orang tua yang seharusnya jadi sosok yang patut dicontoh dan jadi pengayom itu sampai harus melakukan sebuah tindakan curang untuk membantu anak-anaknya ?.

Semakin dewasa, saya semakin menyadari kalau pendidikan kita memang lebih berorientasi kepada hasil. Tak peduli prosesnya seperti apa, yang penting hasilnya bagus. Hal ini juga diperparah dengan model pendidikan kita yang seringkali hanya berlaku satu arah. Murid tak pernah diberi kesempatan untuk ikut berinteraksi dengan materi yang diajarkan.

Saya teringat pada pengalaman saya saat masih bersekolah dulu. Salah seorang guru saya punya metode pengajaran yang menggelikan. Saya sudah lupa nama beliau, yang saya ingat hanyalah bahwa beliau mengajarkan mata pelajaran Sejarah;jaman dulu disebut Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa (PSPB),entah apa namanya sekarang.

Continue reading »

About Me

    Tentang

    Sedikit tentang saya

    Hallo..nama saya Ipul. seorang yang sangat biasa dan nyaris tak punya kelebihan apa-apa. di sini anda bisa menemukan banyak hal yang coba saya tulis tentang aktifitas sehari-hari saya, opini saya tentang banyak hal, bahkan sekedar tulisan yang sama sekali tak bermakna. silakan dibaca, syukur-syukur bisa memberikan sesuatu untuk anda. terima kasih untuk anda yang sudah meluangkan waktu berkunjung ke sini. salam hangat,Ipul