Anda Percaya Hantu ?

Ghost under the bed

Kita semua pasti sudah pernah mendengar kisah horor, atau bahkan banyak yang sudah mengalaminya sendiri. Saya belum pernah mengalami langsung, masih dalam tahap : kata si anu.

Acara makan siang hari ini agak beda. Kalau biasanya topik sambil makan siang itu beredar antara cerita soal politik kantor, infotainment atau cerita bola maka siang ini beda. Saya tidak tahu siapa yang memulai, waktu merapat ke tempat makan seorang ibu dan dua orang bapak sudah asyik bercerita tentang penampakan di kantor kami.

Sebenarnya bukan hal baru sih, rumor ini sudah ada sejak pertama kantor pindah ke daerah ini sekitar tahun 1995. Daerah ini kata orang dulunya adalah tempat pembuangan mayat para pejuang kemerdekaan sehingga kemudian muncullah ragam kisah horor di sini. Betul atau tidaknya masih jadi tanda tanya. Masuk akal juga sih mengingat ketika pertama masuk ke daerah ini tahun 80-an, orang-orang menganggap daerah ini tempatnya Jin buang anak. Kuntilanak saja bisa kesurupan kalau masuk daerah sini. Itu kata orang.

Ragam kejadian aneh yang bikin merinding daftarnya sudah begitu panjang sejak pertama kali kantor ini dihuni. Suatu hari seorang staff marketing kantor kami masuk di hari Minggu. Dia orang pertama yang membuka pintu, maklum hari libur. Ketika pintu terbuka si bapak mendengar dengan jelas suara gagang telepon diletakkan dengan agak keras. Si bapak sampe kepikiran kalau ada orang yang terjebak dalam kantor. Tapi tidak, karena dia betul-betul seorang diri dan jadi orang pertama yang membuka pintu.

Nah cerita lainnya, suatu malam dua orang staff bagian pengelola harus lembur karena besoknya adalah hari gajian staff harian. Saat sedang asyik menghitung uang dan memilahnya ke dalam amplop tiba-tiba dari kamar mandi terdengar suara gebyar-gebyur orang mandi. Mereka kaget karena setahu mereka tidak ada orang lain lagi di dalam kantor itu. Setelah dicek, memang betul kamar mandinya kosong padahal suara gebyar-gebyur tadi terdengar jelas sekali.

Sadako,salah satu hantu yang bikin saya bergetar

Satu lagi cerita tentang hantu di kantor ini. Seorang bapak datang paling pagi dan langsung masuk ke ruangan divisi teknik. Di ambang pintu sekilas dia melihat bayangan seorang lelaki bergerak masuk ke dalam ruangan direktur yang ada di ujung ruangan. Pikirnya, itu si OB yang memang datang paling pagi membersihkan ruangan. Tapi ternyata bukan, karena tidak lama kemudian si OB muncul di belakangnya, si Bapak kaget. Dia melongok ke ruang direktur dan betul-betul tidak ada orang di sana padahal dia yakin sekali kalau tadi melihat bayangan orang dengan jelas berjalan masuk ke ruangan itu.

Cerita-cerita hantu ini mengingatkan saya pada kejadian di acara rekreasi bersama di pulau Barrang Lompo bersama teman-teman Anging Mammiri kemarin.

Zahra, putri kecilnya Unga yang baru berumur 1 tahun lebih sedikit betul-betul rewel ketika dibawa tidur di kamar. Meski sudah lelap di gendongan dia pasti langsung berontak ketika ditaruh di ranjang. Usut punya usut ternyata ibunya juga sempat melihat penampakan seorang perempuan berambut panjang. Keterangannya diperkuat oleh kesaksian Herman yang katanya juga sempat melihat ada wanita tidak dikenalinya di dalam asrama tempat kami menginap.

Saya percaya kalau memang ada orang yang bisa melihat langsung kehadiran para mahluk halus tersebut. Mereka yang dikaruniai indera keenam atau bahasa kerennya sixth senses. Ada juga yang sebenarnya tidak punya sixth senses tapi sering melihat kehadiran para mahluk halus itu. Entah mereka beruntung atau sedang sial.

Bagaimana dengan saya ? Alhamdulillah bahwa sampai saat ini saya belum pernah melihat bentuk penampakan seperti itu. Saya tidak mau takabur, tapi saya termasuk orang yang tidak terlalu takut dengan hal-hal gaib seperti itu. Saya bukan yakin karena punya ilmu tertentu atau beriman tebal, tapi saya yakin mereka juga agak malas mengganggu karena mikir : ngapain mengganggu sesama setan ? **nyengir**

Tapi serius, saya juga kadang ngeri kalau tinggal sendiri di kantor malam-malam dan cerita-cerita horor itu mampir di kepala. Satu-satunya senjata saya adalah memasang musik kencang-kencang untuk mengalihkan perhatian.

Saya percaya kalau mahluk itu memang ada di sekitar kita di manapun itu dan mereka memang muncul sesuai asumsi kita. Semakin kita percaya pada kekuatan dan kemunculan mereka sehingga kemudian jadi takut maka semakin senanglah mereka dan mungkin semakin doyan juga mereka mengganggu. Makanya saya selalu berusaha untuk menanamkan sugesti kalau mereka sebenarnya takut pada manusia dan apa yang ada di film-film itu adalah penggambaran berlebihan dari sosok mereka.

Tapi kira-kira kalau bertemu langsung dengan mereka saya berani ndak ya ? errr..entahlah. Bagaimana dengan anda ? Percaya kalau hantu itu ada ? Kalau ketemu langsung, berani tidak ?