Category: Perjalanan

Cerita traveling, perjalanan ke banyak tempat dan bertemu banyak manusia

Peta? GPS Saja Ah

Bagi orang Indonesia, peta tak terlalu penting. Bila tersesat, toh ada GPS. Bukan GPS yang canggih itu, tapi Gunakan Penduduk Setempat alias bertanya Ada sebuah cerita dalam sebuah episode Bajaj Bajuri, kala itu Bajuri sedang nyambi menjadi supir seorang warga negara asing. Sang majikan minta diantar ke sebuah tempat yang Bajuri sendiri tidak paham arahnya. […]

Ada Nadi Yang Berdetak Di Kayu Bangkoa

Kalau anda tiba di Makassar dan ingin merasakan denyut nadi yang berbeda dari kota ini, bolehlah mengunjungi dermaga Kayu Bangkoa di akhir pekan. Kayu Bangkoa, nama ini sudah akrab di kuping orang Makassar. Saya dan teman-teman entah sudah berapa kali menyentuh dermaga kecil di tepi pantai Losari ini. Kami paling sering berada di sana di […]

Jalan-jalan ke Tuguredjo

Siang itu ketika kami tiba di Tuguredjo ada beberapa pasang anak muda yang sedang berduaan Hari itu sebenarnya saya sudah siap meninggalkan Semarang setelah 2 hari menghabiskan waktu bersama anak-anak. Sebelum kembali ke Jakarta saya bertukar sapa dengan Anastasia, seorang teman warga Semarang yang saya kenal di workshop dinamika perkotaan di Jakarta beberapa bulan lalu. […]

Naik Pesawat Itu…

Satu lagi yang kadang membuat kesal. Biasanya petugas sudah memberitahu kepada penumpang kalau penumpang dengan nomor kursi 1-19 naik lewat tangga depan dan nomor 20 ke atas naik lewat pintu belakang JT078 yang saya tumpangi akhirnya mendarat dengan sedikit hentakan di bandara Sultan Hasanuddin. Cuaca Makassar agak basah sepertinya sehingga pesawat harus dihentakkan di landasan […]

Spermonde 5 ; Berenanglah Turtie, Hiduplah, Nikmatilah Lautmu

Tulisan penutup setelah bagian satu, dua, tiga dan empat. Matahari makin tinggi. Kapoposang mulai bermandi matahari pagi yang garang. Jarum jam baru menujukkan pukul 7 pagi, tapi panasnya sudah menyerupai pukul 11 siang. Begitulah yang namanya pantai. Panasnya pasti lebih daripada dataran. Tapi, sepanas-panasnya pantai, tetap ada rasa nyaman yang mengalir dari hembusan angin dan […]

Spermonde 4 ; Itu Surga, Namanya Kapoposang

Tulisan ini lanjutan dari bagian pertama, kedua dan ketiga Hanya sekitar 10 menit saya dan Mamie berada di bawah laut. 10 menit yang berkesan, campuran antara takut dan senang. Ketika di atas kapal, kami berdua masih heboh berbagi cerita ketika berada di kedalaman 10 meter tadi. Syukurlah, rupanya bukan cuma saya sendiri yang takut karena […]

Spermonde 3 ; Diving itu…

Tulisan ini adalah sambungan dari bagian pertama dan kedua. Setelah jackpot untuk ketiga kalinya, akhirnya saya memilih untuk tidur. Novita Sari meninggalkan Takabakang sekitar pukul 09:30 menuju Kapoposang. Perjalanan akan ditempuh sekitar 3 sampai 4 jam. Ombak masih kurang bersahabat dan terus mengajak kami bergoyang. Saya membayangkan seandainya dia seorang penyanyi dangdut mungkin sedari tadi […]

Spermonde 2 ; Takabakang Sayang, Takabakang Malang

Tulisan ini adalah sambungan dari tulisan bagian pertama. Malam baru saja turun ketika kami merapat di dermaga Barrang Lompo. Rombongan berpencar, sebagian besar menyisir pulau Barrang Lompo, melihat langsung kehidupan warga di malam hari. Selepas sholat maghrib, saya dan Mamie menyusul teman-teman yang ternyata sedang nongkrong di sebuah cafe sederhana. Mungkin satu-satunya cafe di pulau […]