Cerita Ringan

Lagu Rock 90an Yang Membawa Kenangan

Lagu-lagu rock yang selalu membawa kenangan masa remaja saya di tahun 90an.


Playlist Rock 90an saya di Spotify

KATA ORANG, MASA REMAJA ADALAH MASA yang paling menyenangkan. Masa yang paling banyak menyimpan kenangan, sekaligus masa yang paling menentukan karakter atau minat seseorang. Di masa itu, pergaulan dan lingkungan sekitar perlahan mulai membentuk karakter seseorang, pun dengan minat. Ini berlaku di banyak hal, termasuk minat pada musik. Dan ini juga yang terjadi pada saya.

Masa-masa remaja berseragam putih abu-abu adalah masa paling penting yang membentuk minat saya pada musik. Karena kebetulan masa itu adalah masa tahun 90an, maka tentu saja musik 90an yang menjadi pengaruh utamanya. Kebetulan lagi lingkungan pergaulan saya adalah penggemar musik rock yang memang sangat laku di zaman itu, maka minat saya pun lebih banyak mengarah ke musik rock.

Hadirlah beragam musik rock yang menjadi theme song kehidupan remaja saya saat berseragam putih abu-abu. Lagu-lagu yang ketika saya putar beberapa dekade kemudian, selalu berhasil memutar ulang kenangan masa itu. Kenangan yang nampaknya tidak akan hilang. Selain karena memang berkesan, juga karena selalu diputar ulang dalam kepala.

Terinspirasi dari Eka, saya juga ingin membagikan daftar putar (playlist) yang saya buat di Spotify. Daftar putar ini memang lebih fokus ke lagu-lagu rock yang mengisi sebagian besar masa remaja saya. Saya akan memilih 10 dari puluhan lagu rock 90an di daftar putar saya. Pekerjaan berat sebenarnya, tapi kenangan di baliknya yang menjadi alasan untuk memilihnya.

Apa saja lagu itu? Simak daftar di bawah ini yang saya buat secara acak, bukan berdasarkan seberapa besar saya menyukainya.

#10 Bullet With Butterfly Wings – The Smashing Pumpkins

Sebenarnya yang bikin saya suka sama lagu ini lebih kepada video klip-nya. Ada aroma yang aneh dari video klip band dengan vokalis berkepala plontos ini. Tapi lama-lama saya memang suka lagunya, dan bersama teman-teman tongkrongan jadi rajin memutarnya ketika bersantai bersama.

#9 Lightning Crasher – Live

Lagi-lagi band dengan vokalis berkepala botak. Dan lagi-lagi awalnya video klipnya yang membuat saya menyukai lagu ini. Adegan seorang perempuan yang melahirkan di atas ranjang yang lebih mirip potongan dari sebuah film thriller. Benar-benar sebuah adegan yang menancap betul di kepala saya. Selama bertahun-tahun, lagu ini selalu menemani masa-masa galau zaman itu. Meskipun terus terang saya tidak tahu makna di balik lagu ini.

#8 Tomorrow – Silverchair

Band asal Australia ini entah kenapa tiba-tiba melesak dalam deretan musisi rock yang saya senangi di dasawarsa 90an. Mungkin karena di masa itu teriakan masih dianggap keren, dan kebetulan band ini hadir dengan lagu-lagu yang menawarkan teriakan kencang. Oh satu lagi, waktu itu sang vokalis berdandan mirip Kurt Cobain. Dengan naifnya kami waktu itu membandingkan Silverchair – yang kebetulan anggotanya juga tiga orang – dengan Nirvana. Sesuatu yang saya yakin bisa membuat Kurt Cobain marah besar dari dalam kuburnya.



#7 Dead Embryonic Cells – Sepultura

Ada masa ketika saya menyukai lagu-lagu trash metal, dan Sepultura adalah salah satu yang saya suka. Di antara beberapa lagunya, Dead Embryonic Cells yang paling saya suka. Masa-masa itu adalah masa ketika saya harus sembunyi-sembunyi mendengarkan Michael. W. Smith, Richard Marx dan musisi pop lainnya hanya supaya saya tidak jadi bahan cemoohan teman nongkrong. Pokoknya kami hanya boleh mendengarkan musik trash metal, atau paling tidak hard rock lah.

#6 Where You Going Now – Damn Yankees

Lagu ini mengingatkan saya pada kamar seorang teman yang rumahnya rumah panggung. Di kamar itu kami memutar lagu ini sambil belajar bagaimana mengakali telepon rumah yang casingnya dikunci. Modalnya hanya kawat yang diselipkan di antara casing dan dipakai menekan nomor yang kita mau.

#5 Under The Bridge – Red Hot Chili Peppers

Band aneh, kata kami ketika pertama kali mendengar lagu di album Blood Sugar Sex Magik. Bukan lagu seperti yang biasa kami dengarkan. Tapi pelan-pelan kami menyukainya, dan saya jatuh cinta pada Under The Bridge.

#4 Estranged – Guns N Roses

Ayolah, anak-anak remaja tahun 90an pasti tidak bisa melepaskan diri dari kebesaran band yang sempat diberi label “The most dangerous band in the world” ini. Dan dari sekian banyak lagunya, Estranged yang paling menyimpan kenangan. Di rumah seorang teman, berbekal Laser Disc, kami memutar video klipnya dan terkagum-kagum pada teknik pengambilan gambarnya dan betapa agungnya lagu ini.

#3 Nothing Else Matter – Metallica

Band legendaris yang penggemarnya juga sangat banyak, bahkan sampai hari ini. Saya bukan penggemar beratnya, tapi suka sama beberapa lagunya. Di antaranya yang paling saya suka adalah lagu ini. Lagu dengan irama ballad yang masih gampang diterima kuping “orang biasa”. Saya pernah belajar memainkannya dengan gitar, tapi sampai hari ini saya sama sekali belum berhasil.

#2 Wonderwall – Oasis

Ada masa ketika Britpop menginvasi peta musik dunia, dan Oasis salah satu pelakunya. Sempat kami berdebat, apakah band ini masuk kategori rock atau bukan. Sampai akhirnya kami sepakat memasukkan sebagai band rock, katakanlah slow rock. Saya bahkan sempat beberapa lama berdandan a la Oasis. Rambut disisir berponi, dengan kemeja kotak-kotak yang dikancing sampai atas.



#1 Smells Like Teen Spirit – Nirvana

Inilah band yang paling banyak mewarnai kehidupan putih abu-abu saya. Saya bahkan mengklaim diri sebagai fans berat Nirvana, membeli semua kasetnya, membincangkan semua lagunya dan bahkan berdandan a la Kurt Cobain. I sing their song, but I don’t know what it means. Setiap mendengarkan lagu ini, yang selalu terbayang adalah masa-masa remaja yang naif.  

Teman-teman dekat saya sekarang tahu kalau saya penggemar berat Pearl Jam, tapi sebenarnya di tahun 90an saya malah tidak terlalu tertarik pada band ini. Saya baru mendengarkan mereka secara intens dan jatuh cinta justru di awal tahun 2000an. Makanya band ini tidak masuk ke dalam deretan band atau lagu yang memberi kenangan di tahun 90an.

Itulah 10 lagu yang paling mampu membawa kenangan di masa remaja saya. Kalau mau jujur, sebenarnya daftarnya akan sangat panjang. Tapi untuk sementara biar 10 lagu itu dulu. Bagaimana dengan kamu? Apa lagu yang membawa kenangan masa remajamu? [dG]

About Author

a father | passionate blogger | photographer wannabe | graphic designer wannabe | loves to read and write | internet junkie | passionate fans of Pearl Jam | loves to talk, watch and play football | AC Milan lovers | a learner who never stop to learn | facebook: Daeng Ipul| twitter: @dgipul | ipul.ji@gmail.com |

Comments (27)

  1. Jadi ingat waktu SMA (2004-2006) sambil nyambi kerta di konter & fotocopy. Tiap pagi/sore bos pemilik kos wajib muter lagu Sepultura. Awalnya nggak suka, karena tiap hari dikasih lagu yang nyaris sama kok jadinya ikut suka juga hahahahah

  2. Deh kak nda ada saya ku tau lagu lagu rock ? kalau metalica itu band nya masuk rock juga nda kak? Soalnya waktu dulu masih jadi anak band wkwk pernah bawakan lagunya gang

  3. Selain pada waktu itu saya mungkin belum lahir, saya juga nda terlalu suka sama lagu rock hehe. Tapi baca bagian nothing else matter itu berirama ballad sepertinya tertarik ka

  4. lelakibugis.net

    paling tidak 5 dari 10 lagu di atas masuk daftar putar tetapku juga.. deh, lagu-lagu everlasting..

  5. kalau ku baca lagu andalanta langsung ku ingat om ku ?. terus lagu andalanku 90an itu punya nya trio kwek-kwek,messi, sama giovani

  6. Saya baru suka dengar lagu nanti di masa kuliahpi, waktu SMA dengar2 lewat ji. Taoi begitu suka-suka dengar lagu, pilihannya jatuh ke slow rock 90-an.

  7. Saya tahu nama-nama band-nya tapi ndak tahu lagu-lagunya. Yang saya ingat Nirvana rasanya seram di telinga saya 😀

    Di waktu itu saya juga suka beberapa penyanyi dan lagu rock, seperti Nicky Astria, Anggun C. Sasmi. Kalo band barat Bon Jovi …. dulu saya sampe hafal lho beberapa lagunya dan saya hafal karakter suaranya. Biarpun ada lagu yang belum pernah saya dengar tetapi kalo mereka yang nyanyi, langsung ka’ bisa tebak itu lagunya Bon Jovi 😀

    Terakhir, waktu maba saya suka dan hafal We Are the Champion-nya Queen karena lagu favorit di kampusku. Komen ini sekalian membuka jati diri kalo saya sudah mahasiswa tahun 90-an hahaha*

    ((Bangganya mo ketahuan usianya))

  8. btw gak ada ku kenal lagu lagu ta daeng wkwkwk mungkin itulah yang mencerminkan kubukan generasi pada masa itu 😀

  9. Toss! Sesama generasi ’90an.
    Rock era 90an emang paling asyik. Ada yang gak terlalu keras jadi masih enak di telinga.
    Saya pun suka Oasis dan Nirvana jaman itu.

  10. Kalo dengar lagu-lagu diatas rasanya mau cari kertas kalkir sama rotring. Dulu ada kaset yang lawas mega rock balads yang selalu mengiringi kerja tugas. Sampai sekarang masih suka dengar. Terutama jika begadang.

  11. tak satu pun yang kutahu kak hehehe, masih dalam proses menetas di dunia hahaha, apalagi bukan penggemar lagu rock kodong

  12. Cuma nomer 1 dan 2 yang samaan kita daeng >.<
    DUh selera kita jauh sekali yaaaa

  13. Benar sekali, mendengar kirik lagu yang pernah hits di jamannya, akan membawa kita flashback kemasa lalu. Masa yang selalu indah dikenang. Saya juga punya banyak lagu yang mampu membuatku kembali menyapa kenangan masa lalu, diantaranya adalah the final countdown n knife

  14. Jujur kak nda ada satupun lagu di list playlist ta yang kutau, karena saya lahirnya akhir 90an? palingan lagu rock yang menemani masa kecilku itu Evanescence, Avenged Sevenfold, Linkin Park, dll.

  15. andyhardiyanti

    Hiks, ndak ada satupun itu lagu yang saya tahu 🙁

    Tahun 90an saya baru lahir, tepatnya 1991. (((penting)))

    Eh tapi pas remaja adaji lagu-lagu rock saya dengar. Love of My Life dan Always adalah beberapa diantaranya. Walaupun kadang lupa juga siapa penyanyinya, dengar-dengarji saja. Wkwkwkkwk

  16. Ya ampun tak satupun kutau lagunyaa hahahahaha nama-nama bandnya sih sering kudengar dari koleksi kaset-kasetnya kakakku dulu.

    Selera musikku pas remaja lebih ke pop atau slow rock

Comment here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.