<?xml version="1.0" encoding="UTF-10"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Daeng Gassing &#187; koin prita</title>
	<atom:link href="http://daenggassing.com/tag/koin-prita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://daenggassing.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 04:56:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>6 yang terkenang di 2009</title>
		<link>http://daenggassing.com/2009/12/6-yang-terkenang-di-2009/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2009/12/6-yang-terkenang-di-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 07:26:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iPul dg.Gassing</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kenangan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Random Post]]></category>
		<category><![CDATA[2009]]></category>
		<category><![CDATA[bibit-chandra]]></category>
		<category><![CDATA[koin prita]]></category>
		<category><![CDATA[prita]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=497</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 2009 sebentar lagi akan berlalu, tinggal hitungan hari saja. Orang-orang sudah sibuk menyusun rencana untuk malam pergantian tahun, sebagian juga sudah mulai merenung dan mengevaluasi tahun yang akan lewat dan membuat perencanaan menyambut tahun yang akan tiba. Saya pribadi tidak pernah terlalu antusias menyambut pergantian tahun. Seumur hidup saya Cuma pernah dua kali ikut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p>Tahun 2009 sebentar lagi akan berlalu, tinggal hitungan hari saja. Orang-orang sudah sibuk menyusun rencana untuk malam pergantian tahun, sebagian juga sudah mulai merenung dan mengevaluasi tahun yang akan lewat dan membuat perencanaan menyambut tahun yang akan tiba. Saya pribadi tidak pernah terlalu antusias menyambut pergantian tahun. Seumur hidup saya Cuma pernah dua kali ikut acara pergantian tahun. Sekali waktu masih ABG dan sekali lagi karena terpaksa. Pernah juga saya membuat rencana dan resolusi setiap pergantian tahun tapi akhirnya lebih banyak hanya jadi catatan biasa yang tak banyak ditaati. Akhirnya saya pikir merenung dan membuat resolusi tak mesti menanti pergantian tahun, saya bisa melakukannya setiap hari, dan..pergantian tahun kembali jadi acara biasa yang tak ada bedanya dengan pergantian hari. Hanya berbeda di soal mengganti kalender saja.</p>
<p>Tahun inipun sama. Tak ada acara spesial dan tak ada resolusi spesial. Hanya saja hari ini saya coba membuat sesuatu yang agak berbeda. Saya ingin membagi 6 momen yang terjadi sepanjang tahun 2009 yang menurut saya punya tempat tersendiri di ingatan saya. Ini dia momen yang saya maksud :</p>
<p><strong><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/12/Backspacer.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-498" title="Backspacer" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/12/Backspacer.jpg" alt="" width="259" height="266" /></a>BACKSPACER rilis resmi bulan September tahun ini.</strong><br />
Pearl Jam, satu-satunya survivor Seattle Sound kembali menunjukkan eksistensinya. Saat banyak orang awam bertanya apakah mereka masih eksis atau tidak, mereka dengan bangga melempar album studio kesembilan mereka di bulan sembilan tahun dua ribu sembilan ini.</p>
<p>Album ini juga sekaligus pembuktian kalau dari sisi musikalitas mereka semakin matang. Backspacer berisi lagu-lagu yang tak lagi mengandung kemarahan, kegelapan dan kritikan tajam. Situasi politik AS yang cenderung lebih adem pasca turunnya Bush membuat Vedder cs. sedikit melunak. Di album ini mereka menyebarkan aura positif dan optimisme lewat perenungan panjang tentang hidup dan kehidupan. Lirik dan musik yang mereka tawarkan lebih gampang dicerna kuping dibandingkan album terdahulu meski sama sekali tidak murahan. Untuk pertama kalinya juga selepas album ?Yield? mereka berhasil duduk di tangga nomor 1chart Billboard meski itu bukan tujuan mereka.</p>
<p>Pearl Jam tetaplah Pearl Jam. Mereka memainkan musik yang mereka suka, musik yang dipersembahkan untuk orang-orang yang menghargai mereka sebagai musisi dan manusia, bukan objek.</p>
<p><strong><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/12/koinpritaam.JPG"><img class="size-medium wp-image-487 alignright" title="koinpritaam" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/12/koinpritaam-300x198.jpg" alt="" width="266" height="175" /></a>Koin untuk Prita.</strong><br />
Berawal dari sebuah keluhan lewat email dan berakhir di pengadilan negeri Tangerang. Itulah nasib yang dialami ibu Prita, seorang ibu rumah tangga biasa yang kebetulan mendapatkan perlakuan tak menyenangkan dari sebuah rumah sakit besar bertaraf Internasional.</p>
<p>Ibu Prita sempat ditahan di lembaga pemasyarakatan. Dukungan khalayak terutama yang digalang lewat dunia maya memaksa pihak pengadilan melunak dan membebaskan beliau. Tapi kasus ini tetap bergulir, nyaris tanpa menarik perhatian publik.</p>
<p>Perhatian baru tersedot kembali ketika ibu Prita terancam harus membayar denda Rp. 240 juta ke pihak Omni Internasional. Di sinilah para pendukung Prita, orang-orang biasa yang sudah muak dengan segala ketidakadilan di negeri ini kembali bereaksi. Awalnya hanya di dunia maya yang kemudian berlanjut ke dunia nyata. Koin-koin dikumpulkan sebagai simbol perlawanan. Hasilnya sungguh luar biasa, ditaksir nilai koin yang terkumpul mencapai Rp. 600 juta lebih yang datang dari segala penjuru negeri.</p>
<p>Sensasikah yang mereka cari ? Saya kira bukan. Mereka hanya berusaha menggelitik nurani kita yang sudah terlanjur lelah oleh ketidakadilan yang ada di sekitar kita. Dan Ibu Prita bukan orang terakhir yang jadi korban ketidakadilan itu.<br />
<span id="more-497"></span><br />
<strong><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/12/bibit-dan-chandra1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-500" title="PIMPINAN KPK KE MABES" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/12/bibit-dan-chandra1-300x226.jpg" alt="" width="173" height="129" /></a>Bibit ? Chandra dan sejuta dukungan lewat facebook.</strong><br />
Contoh lain betapa hebatnya kekuatan jaringan dunia maya. Menyusul anehnya kasus penahanan Bibit dan Chandra, ombak dukungan via dunia maya makin tinggi. Sebuah grup khusus yang diciptakan untuk memberi dukungan moril dibanjiri para facebooker. Dalam beberapa hari jumlahnya mencapai satu juta pendukung. Dan ini efektif mendesak pengambil keputusan untuk segera menuntaskan masalah ini.</p>
<p>Salah satu bukti nyata kalau internet dan segala fenomena bawaannya sudah tidak bisa dipandang sebelah mata lagi. Semakin hari kekuatannya akan semakin diperhitungkan.</p>
<p><strong><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/12/09-06-15-real-madrid-ronaldo-kaka.jpg"><img class="size-medium wp-image-499 alignright" title="09-06-15-real-madrid-ronaldo-kaka" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/12/09-06-15-real-madrid-ronaldo-kaka-300x184.jpg" alt="" width="265" height="162" /></a></strong></p>
<p><strong>Real Madrid yang kesetanan.</strong><br />
Florentino Perez yang kembali menduduki tahta tertinggi klub Real Madrid benar-benar kesetanan. Dengan dana tak kurang dari 240 juta Euro dia mengajak para pesohor lapangan hijau berganti kostum. Pertama adalah Kaka. Dengan harga di atas 65 juta Euro yang ditawarkan, Kaka berganti kostum dari merah hitam ke putih-putih. It really break my heart. Apalagi ada kesan kalau sesungguhnya Kaka tak rela untuk pindah karena masih sangat mencintai AC Milan. Semua karena Berlusconi, dan syukurlah ada orang yang kemudian melemparnya dengan patung.</p>
<p>Perez tak berhenti di situ. Berikutnya ada ikan yang lebih besar yang siap dikail. Dia adalah Cristiano Ronaldo. Dengan nilai lebih dari 95juta Euro dia angkat koper dari Manchester. Michel Platini terbelalak dan menganggap harga itu tak masuk akal. Sayapun begitu, setidaknya saya menganggap Kaka lebih pantas dihargai lebih mahal daripada bocah cengeng yang senang merengek itu.</p>
<p>Madrid dibawah bayang-bayang uang tak berseri milik Perez mendatangkan Benzema kemudian. Sebelumnya ada Raul Albiol yang namanya memang belum sementereng 3 nama di atas. Kegilaan Madrid ditutup oleh Xabi Alonso yang meninggalkan lubang cukup dalam di tubuh Liverpool. Sudah, lengkap sudah klub paling gila belanja tahun ini.</p>
<p><strong><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/12/Barcelona+v+Sporting+Lisbon+UEFA+Champions+XfaxlpXYtvfl.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-501" title="Barcelona+v+Sporting+Lisbon+UEFA+Champions+XfaxlpXYtvfl" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/12/Barcelona+v+Sporting+Lisbon+UEFA+Champions+XfaxlpXYtvfl-300x190.jpg" alt="" width="266" height="168" /></a>Barcelona yang mempesona.</strong><br />
Sementara itu musuh abadi Madrid, tanpa banyak sensasi justru membuat sensasi besar. Dalam sejarah klub-klub di dunia belum pernah ada yang seperti mereka. Menyetor 6 tropi ke lemari mereka dalam 1 tahun..!!, yup..6 dalam satu tahun. Belum pernah ada yang seperti itu, apalagi trophi yang mereka setor bukan sembarang trophi.</p>
<p>Dimulai dengan gelar juara Primera La Liga, kemudian Copa Del Rey, kemudian juara Champion Eropa, trus Piala Super Spanyol secara otomatis dan kemudian Juara Super Eropa. Mereka belum puas hingga kemudian merasa perlu menyetor gelar juara dunia antar klub di akhir tahun. Adakah yang lebih fenomenal dan sensasional dari itu ?</p>
<p>Hebatnya lagi, itu semua disetor di tahun pertama Joseph Guardiola menjadi pelatih. Sungguh luar biasa. Saya yang tak pernah terlalu suka pada Barca akhirnya harus jujur kalau saya terpesona. Deretan raihan Barca sekaligus membuat Spanyol tetap bertahan di peringkat 1 tim terbaik keluaran FIFA dan juga membuat Messi meraih gelar pemain terbaik Eropa dan Dunia sekaligus. Dia Argentinian pertama yang melakukannya.</p>
<p><strong><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/12/maldini2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-502" title="maldini2" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/12/maldini2-221x300.jpg" alt="" width="221" height="299" /></a>Selesainya era il Bandiera</strong><br />
Akhirnya masa pengabdian seperempat abad itu selesai juga. Paolo Maldini resmi pamit dari lapangan hijau tahun ini. Legenda hidup Milan yang selalu ada dalam rentetan suka dan duka AC Milan di seperempat abad terakhir itu akhirnya menyerah juga pada yang namanya umur.</p>
<p>Maldini yang mulai berkarir secara profesional saat Messi belum lahir itu adalah salah satu idola saya di lapangan hijau. Bukan cuma idola, dalam beberapa aspek saya menjadikannya contoh. Kerendahan hatinya, loyalitas dan kesederhanaannya adalah contoh terbaik seorang bintang. Di akhir musim 2008-2009 dia akhirnya berhenti juga. Tatapan tajamnya tak akan pernah menghantui para penyerang Serie A lagi meski kharismanya akan tetap dipergunjingkan untuk waktu yang sangat lama. Maldini berhasil memaksa para petinggi Milan untuk menyimpan kostum nomor 3 sampai Christian Maldini siap melanjutkan generasi Maldini di AC Milan. Momen menyedihkan bagi saya tahun ini.</p>
<p>Dan begitulah, enam catatan terpenting dari deretan hari yang silih berganti di tahun 2009 ini sudah saya tuliskan untuk anda. Sekarang saya siap mencatat apa-apa saja yang bisa dicatat dari tahun yang akan datang.</p>
<p>Bagaimana dengan anda ? adakah catatan khusus di tahun ini ? mari berbagi.</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://daenggassing.com/2009/12/6-yang-terkenang-di-2009/" title="gambar barcelona beresolusi tinggi">gambar barcelona beresolusi tinggi</a> (4)</li><li><a href="http://daenggassing.com/2009/12/6-yang-terkenang-di-2009/" title="gambar MESSI">gambar MESSI</a> (4)</li><li><a href="http://daenggassing.com/2009/12/6-yang-terkenang-di-2009/" title="cerita ronaldo">cerita ronaldo</a> (3)</li><li><a href="http://daenggassing.com/2009/12/6-yang-terkenang-di-2009/" title="gambar-gambar barcelona">gambar-gambar barcelona</a> (3)</li><li><a href="http://daenggassing.com/2009/12/6-yang-terkenang-di-2009/" title="barcelona indonesia lover">barcelona indonesia lover</a> (2)</li></ul><div class="shr-publisher-497"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->
<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fdaenggassing.com%2F2009%2F12%2F6-yang-terkenang-di-2009%2F" layout="standard" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2009/12/6-yang-terkenang-di-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KOIN, PRITA dan KEADILAN</title>
		<link>http://daenggassing.com/2009/12/koin-prita-dan-keadilan/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2009/12/koin-prita-dan-keadilan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 04:35:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iPul dg.Gassing</dc:creator>
				<category><![CDATA[angingmammiri]]></category>
		<category><![CDATA[Random Post]]></category>
		<category><![CDATA[koin prita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=486</guid>
		<description><![CDATA[Seorang teman saya- namanya Kele – datang dengan sekantong plastik kecil berisi uang logam dalam berbagai nominal. Saya tidak tahu jumlahnya berapa tapi jelas berpuluh-puluh ribu rupiah. “ Ini sumbangan Naufal untuk ibu Prita”, katanya ketika menyerahkan kantong plastik kecil itu ke saya. Naufal adalah nama anak pertamanya, usianya belum 3 tahun saya rasa. Sehari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p><img class="aligncenter size-full wp-image-487" title="koinpritaam" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/12/koinpritaam.JPG" alt="koinpritaam" width="576" height="381" /></p>
<p>Seorang teman saya- namanya Kele – datang dengan sekantong plastik kecil berisi uang logam dalam berbagai nominal. Saya tidak tahu jumlahnya berapa tapi jelas berpuluh-puluh ribu rupiah.</p>
<p>“ Ini sumbangan Naufal untuk ibu Prita”, katanya ketika menyerahkan kantong plastik kecil itu ke saya. Naufal adalah nama anak pertamanya, usianya belum 3 tahun saya rasa.<br />
Sehari sebelumnya saat pertama kali saya mengedarkan kaleng berisi koin sumbangan untuk Prita, Kele memang sudah cerita kalau dia punya celengan berisi koin punya anaknya di rumah.</p>
<p>Yah, seminggu yang lalu saya memang berinisiatif untuk mengedarkan kaleng kecil bekas tempat sarung di kantor saya sebagai wadah untuk menampung koin-koin berbagai nominal sebagai bentuk dukungan untuk ibu Prita Mulyasari. Kaleng itu sudah terisi lebih dari ¾ bagian, hasil tabungan saya setiap kali saya ada uang koin kembalian. Biasanya kaleng itu saya buka setahun sekali atau sepenuhnya saja. Biasanya isinya lebih dari Rp. 100 ribu, tapi pernah juga hanya sekitar 90-an ribu.</p>
<p>Terus terang saya cukup tergugah dengan kasus ibu Prita ini. Ada sesuatu dalam diri saya yang rasanya terusik oleh kasus yang ibaratnya David vs Goliath ini. Sebenarnya agak terlambat sih karena inisiatif mengumpulkan koin sudah lama bergulir sebelum saya menyadarinya. Ketika riuh rendah acara puncak ulang tahun komunitas AngingMammiri baru saja berakhir, saya berinisiatif mengajak teman-teman blogger Makassar untuk ikut mendukung gerakan moral ini dan syukurlah teman-teman menyambut baik. Kami lalu menyebar di sekitar tempat tinggal dan tempat kerja kami untuk mengumpulkan koin sebanyak mungkin dan kemudian menyatukannya untuk dikirim ke posko koinkeadilan.com. Beritanya bisa dibaca <a href="http://angingmammiri.org/koin-keadilan-untuk-prita/">di sini</a>.</p>
<p>Bagi saya gerakan ini penting, sangat penting malah. Intinya bukan pada berapa jumlah koin yang terkumpul, atau seberapa besar sensasi yang ditimbulkan, tapi intinya adalah pada seberapa besar kita peduli pada sebuah ketidakadilan yang sedang terjadi. Kasus ibu Prita melawan RS.Omni International ini adalah preseden buruk tentang wajah keadilan di negeri kita. Bagaimana mungkin seorang ibu rumah tangga yang jadi korban buruknya pelayanan rumah sakit yang kemudian berkeluh kesah tentang kesusahannya malah kemudian berakhir sebagai korban.</p>
<p><span id="more-486"></span>Dalam acara puncak ulang tahun AngingMammiri tanggal 6 Desember kemarin, Paman Tyo-salah seorang pendiri dagdigdug.com- bilang kalau gerakan ini adalah gerakan melawan kriminalisasi atas kebebasan berpendapat. Saya setuju itu. Saat kebebasan berpendapat dikekang dan dilemahkan, kita hanya akan kembali ke masa lalu, masa di mana semuanya diatur sedemikian rupa lengkap dengan berbagai dugaan dan tuduhan yang hanya jadi milik penguasa. Semua memang terlihat rapih dan tenang di permukaan meski sebenarnya banyak hak dasar sebagai manusia yang dilanggar. Sungguh sebuah masa yang tidak ingin kita ulang lagi, bukan ?</p>
<p>Di sisi lain kisah ibu Prita ini membuat kita makin sadar kalau wajah peradilan di negeri kita memang sedang buruk. Kasus ini sekalian melengkapi kasus-kasus lain yang juga mengusik rasa ketidakdilan kita. Di negeri ini, sebuah kasus pencurian 3 biji kakao, atau sebiji pepaya akan dengan cepat diproses, diajukan ke pengadilan dan pelakunya segera dihukum. Tapi lihat apa yang terjadi pada koruptor yang berhasil menghilangkan milyaran bahkan mungkin triliunan rupiah milik negara, milik rakyat. Sebagian dari mereka bebas melenggang tanpa tersentuh hukum, sebagian lainnya ada yang seakan-akan sudah tersentuh hukum tapi sebenarnya bisa bebas keluar masuk bui untuk menikmati hidup seperti sedia kala. Parahnya lagi, ada dari mereka yang dengan kekuatan besar bisa mengatur sebuah sistem yang bernama peradilan. Wow..sungguh luar biasa bukan ?</p>
<p>Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, inilah wajah negeri kita dengan segala carut marutnya. Hukum di sini benar-benar seperti sebuah sarang laba-laba. Sangat kuat untuk hewan-hewan kecil tapi sangat rapuh untuk hewan besar yang bisa dengan gampang merobeknya. Contohnya saya kira sudah terpampang jelas di paragrap sebelumnya.</p>
<p>Jujur, sebagai orang biasa saya hampir sangat tidak percaya dengan yang namanya institusi peradilan dan penegak hukum di negeri ini. Mulai dari Polisi, Jaksa sampai Hakim, semua seperti kekuatan absurd yang sama sekali tak bisa saya percayai dan saya rasa saya punya banyak alasan untuk tidak percaya.</p>
<p>Polisi, ah&#8230;berapa banyak orang di negeri ini yang percaya penuh pada polisi tanpa harus melibatkan yang namanya kekuasaan, kekuatan dan uang ? Berapa banyak dari kita yang tidak percaya kalau semua kasus hukum bisa dibicarakan dengan cara yang bijaksana dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Saya rasa sudah bukan rahasia lagi kalau banyak kasus yang bisa dibereskan sebelum jadi terlalu jauh. Saya punya banyak teman dan kenalan polisi, saya juga punya banyak teman dan kenalan pelanggar hukum, dari mereka saya sering mendengar tentang kasus yang dengan gampangnya diputihkan hanya dengan menggunakan sesuatu bernama uang, atau mungkin yang bernama keuasaan.</p>
<p>Jaksa dan Hakim ? ouchh..sama saja. Saya punya teman seorang pengacara dan dia pernah bercerita bagaimana sebuah kasus bisa dimenangkannya tanpa bersusah payah dengan bantuan satu amplop coklat berisi uang, ya U.A.N.G,,,what else ? Ah, anda yang membaca postingan ini mungkin punya cerita yang lain soal kelakuan jaksa dan hakim yang tak beres.</p>
<p>Tentu saja masih ada di antara para aparat itu yang berhati putih bersih, lurus dan jujur. Saya juga kenal beberapa dari mereka, saya juga masih ingat betul beragam kisah dan mitos seputar kejujuran dan kelurusan almarhum Baharuddin Lopa. Tapi, mereka kalah jumlah. Mereka hanya seperti sebuah buih di lautan luas, mereka memang ada dan bisa dirasakan tapi mereka tetap hanya buih yang dengan gampangnya disapu gelombang dan akhirnya jadi tidak ada dan tidak terasa lagi.</p>
<p>Singkatnya, kita butuh lebih banyak koin untuk mengembalikan keadilan di negeri kita. Keadilan di negeri ini sedang direcehkan, kita butuh lebih banyak orang dan lebih banyak kesadaran untuk membuat keadilan itu jadi benar-benar terasa adil.  Kerja berat memang, tapi tak ada yang tak mungkin bukan ? Harapan itu harus tetap kita jaga, jangan sampai kita putus asa. Tetaplah berharap keadilan akan ditegakkan di sini atau setidaknya keadilan akan jadi lebih baik dari yang sekarang.</p>
<p>Dan oh ya, kalau ada sesuatu yang buruk yang terjadi pada saya karena postingan ini, kalian tahu apa yang harus kalian lakukan bukan ? Tolong kumpulkan koin untuk saya&#8230;:)</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://daenggassing.com/2009/12/koin-prita-dan-keadilan/" title="uang 100 ribu rupiah">uang 100 ribu rupiah</a> (8)</li><li><a href="http://daenggassing.com/2009/12/koin-prita-dan-keadilan/" title="uang koin 100ribu">uang koin 100ribu</a> (4)</li><li><a href="http://daenggassing.com/2009/12/koin-prita-dan-keadilan/" title="foto uang koin dari 100 rupiah sampai 100 ribu rupiah indinesia">foto uang koin dari 100 rupiah sampai 100 ribu rupiah indinesia</a> (2)</li><li><a href="http://daenggassing.com/2009/12/koin-prita-dan-keadilan/" title="kantong uang logam">kantong uang logam</a> (2)</li><li><a href="http://daenggassing.com/2009/12/koin-prita-dan-keadilan/" title="uang logam">uang logam</a> (2)</li></ul><div class="shr-publisher-486"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->
<p class="FacebookLikeButton"><fb:like href="http%3A%2F%2Fdaenggassing.com%2F2009%2F12%2Fkoin-prita-dan-keadilan%2F" layout="standard" show_faces="true" width="450" action="like" colorscheme="light"></fb:like></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2009/12/koin-prita-dan-keadilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

