Senarai Catatan Babak Penyisihan

Gareth Bale, sang jagoan Wales

Gareth Bale, sang jagoan Wales

Akhirnya, babak penyisihan Euro2016 berakhir juga. Saatnya memasuki perang yang lebih mematikan.

Babak penyisihan grup Euro 2016 sudah berakhir. 16 tim sudah siap bertarung hidup-mati di babak perdelapan final yang mulai dihelat Sabtu (25 Juni) besok. Seperti biasa, penyisihan grup dalam sebuah ajang besar hampir selalu membawa kejutan. Beberapa tim yang tadinya dianggap sebagai pelengkap saja nyatanya malah membawa kejutan dan mengungguli tim yang lebih kuat.

Wales misalnya. Sebelum datang ke Euro 2016, nama negara di Britania Raya ini hanya dikenal lewat dua nama pemainnya; Gareth Bale dan Aaron Ramsey. Sebagai negara yang tak punya catatan mentereng di ajang sepakbola, wajar kalau orang mengira Wales tidak akan berjalan jauh. Apalagi mereka berada dalam grup yang sama dengan Inggris dan Rusia, dua tim yang punya catatan lebih baik di ajang sepakbola.

Tapi ala lacur, Wales malah membolak-balik perkiraan orang. Di Partai awal mereka menaklukkan Slovakia yang lebih berpengalaman dan pernah tampil di piala dunia. Lalu mereka memang sempat bertekuk lutut pada saudara tua mereka Inggris, tapi akhirnya malah meluluhlantakkan tim Rusia, membuat pelatih Rusia yang wajahnya sudah seram kemerahan itu makin terlihat seram.

Hampir sama dengan Wales. Di grup F Islandia juga membuat kejutan. Negara dengan penduduk yang mungkin sama dengan satu kecamatan di Jakarta ini juga menorehkan catatan mengejutkan. Di pertandingan perdana mereka menahan imbang Portugal yang dipimpin juragan jagoan mereka, Cristiano Ronaldo. Permainan Islandia juga membuat Ronaldo meradang dan bahkan sempat menjuluki mereka sebagai “small mental team”. Tim bermental kecil.

Tapi hei, tim yang hanya bisa bermain imbang dengan tim bermental kecil berarti punya mental yang tak lebih bagus bukan?

Dua pertandingan setelahnya adalah catatan penting lainnya. Menahan imbang Hungaria lalu menaklukkan Austria, membuat Islandia lolos ke babak kedua di posisi yang lebih baik dari tim yang dipimpin Ronaldo.

BACA JUGA: Marhaban Ya Euro

Satu kejutan lagi di grup D. Awalnya memang Spanyol dijagokan akan keluar sebagai juara grup, walaupun penampilan mereka dua tahun lalu di piala dunia mencapai titik ternadir, tapi Spanyol tetaplah Spanyol. Juara bertahan ini memulai kampanye piala dunianya dengan sedikit membosankan. Hanya memang satu gol melawan Republik Ceko, lalu mulai mencapai titik terbaik mereka ketika melumat Turki tiga gol tanpa balas.

Sayang, di pertandingan terakhir mereka malah kalah 1-2 dari Kroasia. Kekalahan yang membuat mereka harus rela duduk di peringkat kedua dan nantinya akan bertemu Italia, mantan juara dunia 2006 yang ternyata tampil mengejutkan di Euro tahun ini.

Kegagalan Spanyol, Portugal dan –seperti biasa- Inggris menjuarai grupnya ternyata mengubah konstelasi pertemuan di babak kedua. Dua lajur di babak 16 besar jadi terlihat timpang. Di bagian kanan negara-negara mantan juara dunia seperti Italia, Perancis, Spanyol, Jerman dan Inggris terpaksa harus saling bertemu dalam perjalanan ke final.

Sementara itu di sisi kiri diisi tim-tim yang tergolong kecil seperti Swiss, Wales, Hungaria atau Polandia. Kalau ukuran bintang dianggap sebagai sebagai ukuran besarnya sebuah tim, maka setidaknya sisi kiri hanya dihuni dua tim besar; Portugal dan Belgia. Jadi, setidaknya kita boleh mengesampingkan impian menemukan final ideal di puncak nanti. Tapi, kita bisa menyaksikan banyak final kepagian bahkan sebelum partai final nanti.

Bagannya jadi tidak seimbang (Juara.net)

Bagannya jadi tidak seimbang
(Juara.net)

Euro tahun ini memang agak seret dalam ukuran gol. Sampai selesainya babak penyisihan gol total hanya ada 69 gol atau rata-rata 1.92 gol per partai. Hungaria jadi tim yang paling aktif mencetak gol dengan total 6 gol, bahkan mengalahkan tim seperti Spanyol (5 gol), Perancis (4 gol) dan bahkan Jerman (3 gol).

Sabtu besok babak 16 besar dengan sistem gugur akan dimulai. 16 tim sudah siap untuk berhadapan, merintis jalan terjal hingga ke final. Siapa yang akan lolos dan siapa yang akan bertahan, tentu menarik untuk ditunggu.

Sayangnya, ulangan final Euro 2012 antara Spanyol dan Italia akan tersaji lebih awal. [dG]

About The Author

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz
%d bloggers like this: