JALAN PANJANG KE MOSKOW

Entah dengan anda, tapi bagi saya mendengar kata Moscow maka yang pertama melintas di kepala saya adalah sebuah kota yang akrab dengan salju dan udara dingin yang menggigit. Tapi saya yakin, 21 mei 2008 atau sekitar 8 bulan yang akan datang, Moscow akan hangat oleh persaingan dua klub besar tanah Eropa yang akan saling berebut gelar sebagai tim terbaik benua biru.

Sejak 18 september ini, kick off Liga Champion Eropa telah digelar. 32 tim terbaik dari berbagai penjuru Eropa saling bersaing memperebutkan 2 tiket menuju Moscow. Secara tradisi, musim ini hampir semua tim-tim besar Eropa ikut serta. Hanya Bayern Muenchen dan Ajax Amsterdam yang absen menyemarakkan persaingan. Selebihnya, tim-tim langganan LCE seperti Real Madrid, Manchester United, AC Milan, Liverpool, Barcelona, Chelsea, dll. masih terdaftar sebagai peserta.

Prediksi pribadi saya, tim yang akan menembus final bulan Mei nanti tidak akan jauh-jauh dari klub-klub besar yang saya sebutkan di atas. Berikut urutannya, tapi ingat..!! ini bersifat sangat subyektif, karena saya menuliskannya sebagian besar dipengaruhi faktor emosi dan fanatisme.

AC MILAN
Siapa yang meragukan skuad merah hitam ini ?, mereka adalah juara bertahan, sekaligus tim berpenampilan paling konsisten di kancah LCE dalam 5 tahun belakangan. Dua kali juara, sekali runner up dan sekali semifinalis adalah bukti nyata hegemoni mereka di Eropa. Milan punya tradisi di Liga Champion. Faktor yang kadang kala sangat mempengaruhi performa sebuah tim di ajang besar dengan faktor tekanan yang juga sangat besar. Kerangka tim tidak berubah banyak bila dibandingkan tahun lalu, Milan masih bertumpu pada kehebatan Kaka, anak muda luar biasa yang mampu berlari sendirian untuk kemudian merubah hasil akhir pertandingan.

LIVERPOOL
Runner up musim lalu, kalah di final dari AC Milan. Musim ini Liverpool muncul dengan kekuatan baru yang bisa jadi menjadi hulu ledak yang besar. Sosok Fernando Torres yang sangat merindukan arena Liga Champion Eropa adalah jawabannya. El Nino punya kans menjadi predator baru yang siap membawa Liverpool ke puncak. Sayangnya, Liverpool masih sangat bergantung pada performa Steven Gerard pada partai-partai krusial. Tanpa Gerrard, Liverpool kadang tampil seolah kurang darah. Namun, bila konsisten, Liverpool bisa melenggang sampai final.

REAL MADRID
Pelatih baru, play maker baru, itulah sedikit gambaran Madrid musim ini. Wesley Sneijder mampu membawa aroma baru di rubuh Madrid. Sayangnya, lawan mereka adalah inkonsistensi. Walaupun mampu meraih hasil sempurna di 3 laga awal La Liga, Madrid masih gamang. Semifinal mungkin hasil yang paling masuk akal, sepanjang Madrid tidak bertemu dengan tim-tim yang memiliki determinasi, pressing dan semangat tinggi. Laga awal melawan Bremen menjadi bukti betapa keteternya Madrid menghadapi pressing ketat penuh semangat anak-anak Bremen.

MANCHESTER UNITED
Saya agak ragu dengan performa MU musim ini. Masuknya beberapa pemain baru beraroma latin tampaknya tidak otomatis membuat juara Inggris ini bisa tampil mumpuni. Semuanya bergantung pada kepiawaian Sir Alex Ferguson dalam merancang taktik dan strategi di setiap laga. MU masih sangat bergantung pada sosok Christiano Ronaldo dan Wayne Rooney.

BARCELONA
Barcelona mungkin salah satu tim terkuat di Eropa, juara dua tahun lalu ini punya sekumpulan pemain-pemain kelas satu dunia. Sayangnya, tahun lalu Barca gagal menggapai puncak permainan. Strategi Frank Rijkaard plus persaingan dari dalam tubuh tim membuat Barca mandek di semua ajang yang diikutinya. Musim ini Barca diperkuat sosok Thierry Henry, salah satu striker terlengkap di dunia. Bisa jadi Henry akan jadi penentu performa Barca musim ini.

CHELSEA
Harus saya akui, squad Jose Maurinho ini punya mental bertanding yang luar biasa. Tak gampang menyerah. Sosok penting di lapangan adalah Lampard, Essien, Terry dan Drogba. Tanpa mereka Chelsea mungkin akan timpang. Keempat pilar utama Chelsea itu memang terkenal sebagai pemain-pemain dengan determinasi yang tinggi dan didukung fisik yang luar biasa. Tapi sekali lagi, seperti tahun-tahun sebelumnya, Chelsea masih sulit menyentuh partai final.

Di luar 6 klub di atas saya melihat akan muncul kejutan dari tim-tim “kelas dua”, tim-tim yang saya maksud adalah Inter Milan, AS Roma, Sevilla, Arsenal dan Valencia. Inter Milan tim kelas dua..?, ya maaf saja. Memang Inter adalah juara serie A, tapi jujur saja, mereka tidak punya tradisi di kancah Liga Champion Eropa. Mereka bahkan terakhir kali juara saat manusia belum mendarat di bulan (mengutip kata-kata Adriano Galliani-CEO Milan). Jadi, saya tiba pada kesimpulan kalau Inter masih akan tetap mempertahankan “tradisi” mereka di level menengah Liga Champion musim ini.

Saya malah melihat potensi terbesar justru ada pada AS Roma. Anak-anak asuhan Luciano Spalleti ini sedang on fire, simak kiprah mereka di serie A musim ini. Jika mereka mampu keluar dari trauma kekalahan memalukan di Old Trafford 7-1 musim lalu, bukan tidak mungkin AS Roma akan melangkah lebih jauh.

Sevilla, raja kecil Eropa yang mampu menguasai piala UEFA 2 tahun berturut-turut mungkin akan memulai langkahnya dengan agak grogi, mengingat musim ini adalah pertama kalinya mereka bermain di level tinggi Eropa. Tapi potensi mereka yang luar biasa bukan tidak mungkin akan meledak pada saat yang tepat, asal mereka tidak kehabisan bensin duluan.

Well, teman-teman…sekali lagi saya tegaskan prediksi di atas murni prediksi pribadi saya yang sangat dipengaruhi oleh emosi dan fanatisme, jadi pastinya kurang akurat. Mungkin anda punya prediksi sendiri ?, silakan…

Di luar semua itu, marilah kita bersama-sama menikmati sajian sepakbola tingkat tinggi dari para pemain-pemain kelas dunia di layar RCTI (thanks to RCTI yang masih setia menjaga tradisi menayangkan Liga Champion), dan kita ketemu di bulan Mei tahun depan sambil melihat prediksi siapa yang akan jadi kenyataan…

Salam..

About The Author

5 Comments

  1. daeng rusle
    20/09/2007
  2. Ifool
    20/09/2007
  3. 'N
    22/09/2007
  4. Mohammad Helman Taofani
    24/09/2007
  5. Ifool
    25/09/2007

Add Comment

Leave a Reply

%d bloggers like this: