FilmReview

Twice Born; Bisakah Kita Menerima Masa Lalu?

Diego dan Gemma
Diego dan Gemma

Apa yang akan kamu lakukan ketika tahu kalau masa lalumu ternyata tidak secerah yang selama ini kamu bayangkan?

Gemma (Penelope Cruz) mendapat telepon dari seorang kawan lama jauh di Sarajevo. Telepon singkat itu dengan cepat membuat masa lalunya berlarian ke masa sekarang. Bersama putranya ? Pietro (Pietro Castellitto), Emma terbang ke Sarajevo menemui sang sobat lama dan menapak tilasi cerita lama yang meninggalkan jejak dalam kehidupannya.

Balik ke tahun 1984, tahun ketika Gemma yang seorang mahasiswa datang ke Sarajevo. Bertemu Gojko (Adnan Haskovic) yang ?membantunya mencari data untuk thesisnya. Dari Gojko juga Gemma akhirnya bertemu dengan Diego (Emile Hirsch), orang Amerika yang bekerja sebagai fotografer di Sarajevo. Dengan cepat Diego jatuh cinta pada gadis Italia yang baru dikenalnya itu.

Cinta Diego tidak terbendung. Lelaki yang selalu bersemangat itu sampai mengejar Gemma ke Roma meski Gemma baru saja bercerai dari suaminya. Perjuangan Diego tidak sia-sia karena akhirnya Gemma resmi menjadi istrinya. Sayangnya cinta mereka tidak bisa berbuah keturunan. Gemma keguguran dan dokter memvonis dia tidak akan bisa punya anak lagi.

Sarajevo rupanya menarik hati kedua insan ini. Mereka kembali ke Sarajevo ketika perang mulai melanda negeri yang dulu bernama Yugoslavia ini. Mereka kemudian bertemu Gojko dan teman-temannya. Di Sarajevo juga mereka bertemu gadis muslim penggemar Nirvana, Aska (Saadet Aksoy). Gemma menemukan ide gila, meminta Aska tidur dengan Diego hanya agar dia bisa punya keturunan. Situasi Sarajevo saat itu makin memanas akibat perang saudara dan di bawah bayang-bayang perang saudara yang panas itulah Diego akhirnya menyetujui usulan Gemma, tidur dengan Aska untuk mendapatkan keturunan.

Poster Twice Bonr
Poster Twice Born

Kisah ketiga manusia ini tidak berhenti sampai di situ. Meski Aska memang hamil dan kemudian melahirkan seorang bayi lelaki yang diberi nama Pietro tapi cerita tidak serta merta berakhir bahagia. Gemma terlanjur dibakar api cemburu, pun dia terbelit dalam kebingungan panjang karena perubahan sikap Diego. Lelaki periang itu berubah jadi pemurung, diam dan susah ditebak. Hingga akhirnya Diego menghilang.

Perjalanan Gemma dan Pietro yang telah dewasa kembali ke Sarajevo menemui Gojko menyingkap semua misteri yang selama ini menyelimuti masa lalu Pietro. Ada satu episode yang menyesakkan dan membuat Gemma kaget setengah mati. Ternyata itu alasan kenapa Diego berubah dan akhirnya memilih bunuh diri terjun dari tebing ke karang tajam di tepi lautan.

Pelan Tapi Memikat.

Twice Born (atau dalam bahasa Italia berjudul Venuto al Mondo) adalah adaptasi dari novel karya Margaret Mazzantini dan hasil besutan sutradara Italia Sergio Castellitto. Film ini sangat menarik, berjalan dengan alur pelan dan berlompat antara masa sekarang, tahun 1984 dan tahun 1992 ketika perang saudara di Yugoslavia meletus.

Kedua bintang utamanya, Penelope Cruz dan Emile Hirsch mampu bermain dengan sangat apik, terutama Emile. Bintang yang sebelumnya terkenal lewat film Into The Wild karya Sean Penn ini mampu memerankan seorang fotografer Amerika yang awalnya ceria, penuh semangat dan kemudian berubah pendiam, gelap dan pemurung akibat sebuah peristiwa.

Perjalanan panjang kehidupan Gemma membawa kita dalam sebuah twist dengan akhir yang tidak terduga. Film ini memang berjalan pelan, tapi sama sekali tidak membosankan. Penantian selama ratusan menit akan berujung pada sebuah kenyataan mengagetkan ketika Gemma mengetahui semua rahasia yang selama ini tersembunyi tentang asal-usul anaknya, Pietro.

Di akhir cerita akan muncul pertanyaan, apakah kita akan tetap menerima kenyataan ketika kita tahu tentang sebuah rahasia yang sebelumnya sama sekali tidak kita duga? Akankah kita menerima kenyataan ketika tahu kalau kenyataan itu sebenarnya berbalut aib yang memalukan? Seberapa besar jiwa kita menerima itu semua sebagai kenangan masa lalu yang tidak bisa lagi kita ubah?

Mungkin memang butuh kecintaan yang tak terbatas untuk bisa menerima semuanya. Karena cinta tak berbatas adalah jawaban untuk semua. [dG]

Trailer film Twice Born

 

 

Bagikan Tulisan Ini:

About Author

a father | passionate blogger | photographer wannabe | graphic designer wannabe | loves to read and write | internet junkie | passionate fans of Pearl Jam | loves to talk, watch and play football | AC Milan lovers | a learner who never stop to learn | facebook: Daeng Ipul| twitter: @dgipul | [email protected] |Connect ke Google+ profile

Comments (4)

  1. Penasaran untuk lihat langsung filmnya
    Yah, diperlukan jiwa besar untuk menerima kenyataan yang ada…

  2. Copy dulue, hihihihi 😀

Comment here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.