Jangan Takut Menelepon Dari Singapura

Ini ikon Singapura yang paling sering difoto

Ini ikon Singapura yang paling sering difoto

Singapura. Negeri kecil di seberang pulau Sumatera ini terasa punya banyak kedekatan dengan Indonesia. Selain karena jarak, secara historis Singapura yang dulu bernama Temasek juga punya cerita yang berkelindan dengan beberapa suku bangsa di Indonesia.

Karena letaknya yang begitu dekat dengan Sumatera dan Indonesia, Singapura jadi salah satu negara yang paling banyak dikunjungi orang Indonesia. Saya pernah membaca artikel yang bilang kalau sebagian besar orang Indonesia menjadikan Singapura sebagai pilihan pertama ketika berwisata ke luar negeri. Alasannya mungkin karena jarak yang tak seberapa jauh itu.

Dari laporan Kompas tahun 2013 disebutkan kalau Indonesia jadi negeri penyumbang wisatawan terbesar untuk Singapura. Posisi ini sepertinya tidak berubah sampai sekarang, alasannya tentu karena lokasi dan kemudahan akses ke Singapura. 35% dari jumlah orang Indonesia yang berkunjung ke Singapura adalah untuk urusan bisnis, sisanya 65% untuk urusan berwisata. Mereka yang datang untuk urusan bisnispun pasti menyempatkan waktu untuk berwisata.

Singkatnya, Singapura jadi negara tetangga yang paling banyak dikunjungi orang Indonesia.

Tempat yang paling sering dikunjungi wisatawan selama di Singapura di antaranya adalah Gardens by the Bay , kebun binatang Singapura ,  Singapore Maritime Gallery, Jurong Bird Park, Waterworks di Singapore Science Centre  dan tentu saja Universal Studio Singapura dan orchad road.

Pastinya menyenangkan bisa menikmati tempat-tempat wisata tersebut, apalagi kalau kebahagiaan itu tidak disimpan sendiri.  Wisatawan pasti ingin membagi kebahagiaan itu dengan teman, sahabat, kerabat dan keluarga via social media.

Tapi di balik tingginya antusiasme orang Indonesia berkunjung ke Singapura, tetap saja ada kendala yang membuat banyak Indonesia agak kurang nyaman ketika berkunjung ke Singapura. Salah satunya adalah soal komunikasi. Bagaimanapun Singapura adalah negara lain, berkunjung ke sana berarti siap-siap untuk merogeh kocek lebih dalam, khususnya soal komunikasi. Internasional roaming jadi momok yang ditakuti, tentu karena biayanya yang mahal. Bisa-bisa alokasi dana yang bisa jadi buah tangan terpotong habis untuk urusan komunikasi.

Wisatawan yang ingin ke luar negeri biasanya memang dipusingkan untuk urusan ini. Biaya komunikasi untuk telepon, sms atau sekadar data sudah cukup membuat kantong jebol, sementara kalau tetap mau menggunakan nomor Indonesia harus repot ke costumer service untuk mengatur settingan. Belum banyak provider lokal yang menyediakan jasa komunikasi di luar negeri dengan biaya terjangkau.

Cek baik-baik promonya

Cek baik-baik promonya

Celah inilah dilihat secara jeli oleh Telkomsel, penyedia layanan selular terbesar di Indonesia. Saat ini provider yang akrab dengan warna merah ini mengeluarkan promo Singapore, promo yang memberikan kemudahan international roaming bagi pengguna layanan Telkomsel yang hendak berkunjung ke Singapore.

Para pengguna layanan Telkomsel baik yang pra bayar (As dan Simpati) maupun yang pasca bayar (Halo) sekarang bisa menggunakan layanan promo Singapore dengan mudah. Hanya dengan harga mulai Rp. 50.000,- pengguna bisa mendapatkan layanan 200 MB selama di Singapura. Bukan hanya layanan internet, promo ini juga menyediakan layanan 3 in 1 yang memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi dengan kerabat atau mitra di Indonesia tanpa harus takut kantong jebol.

Cara menikmati promo ini juga mudah, cukup dengan menekan *266# dari handphone dan memilih menu Hot Promo dan Promo Singapore. Cara lainnya adalah dengan menghubungi +628110000333 yang bisa diakses gratis dari luar negeri.

Promo Singapore ini tentu saja membuat para traveler dari Indonesia bebas dari kekagetan melihat tagihan atau bahasa kerennya jadi “no bill shock”. Bebas berwisata atau berbisnis di Singapura tanpa takut kantong jebol karena urusan komunikasi. Pokoknya, pengguna Telkomsel sekarang tidak perlu takut lagi menelepon dari Singapura. [dG]

Silakan Kakak, Dibaca Juga Kakak...

About The Author

Add Comment