Anging Mammiri di TEDx

TEDx Makassar, 29 Juli 2010

Sebenarnya ini adalah cerita lama yang terjadi tanggal 29 Juli 2010, sayang karena kesibukan saya lupa untuk menuliskannya ?hingga kemarin (19/1/11) saya diingatkan seorang kawan yang mengirim video presentasi saya ke milis. Semoga cerita ini belum basi.

Suatu hari di bulan Juli 2010 saya mendapatkan email dari Ntans, isinya forward dari BAKTI sebuah LSM yang bergerak di bidang pengembangan kawasan Timur Indonesia. Isi email itua dalah meminta salah satu wakil dari Blogger Makassar untuk hadir dalam acara TEDx Makassar dan membawakan presentasi tentang blog. Permintaan Ntans saya penuhi, toh cuma pertemuan biasa pikir saya. Karena masih menganggap enteng plus adanya kesibukan sampai beberapa hari sebelum hari-H saya masih bersantai-santai.

Sehari sebelum acara saya dapat email reminder dari panitia mengingatkan tentang acara TEDx Makassar, saya iyakan kalau saya bersedia hadir dan memberikan presentasi keesokan harinya. Iseng saya membuka google dan mencari tahu tentang TEDx. Betapa kagetnya saya ketika tahu kalau ternyata ajang TEDx itu bukan ajang main-main.(Cerita lengkap TEDx bisa anda baca di sini.)

Secara singkat, TEDx adalah sebuah ajang tempat berbagi di mana bintang tamunya berasal dari berbagai kalangan. Beberapa orang terkenal sudah pernah tampil menjadi bintang tamu dan memberikan presentasinya dalam ajang TEDx ini, di antaranya ada Bono U2 dan Al Gore mantan wapres AS.

Melihat fakta itu saya langsung kaget dan tidak menyangka kalau ini bakal jadi ajang yang serius. Dan, deg-deganlah saya. Sayangnya hari itu saya sibuk dan tidak sempat membuat presentasi yang memadai, pun dengan keesokan harinya. Saya hanya sempat membuat catatan 2 halaman tentang sejarah blog, sejarah Anging Mammiri dan kegiatan kreatif Anging Mammiri selama ini. Sudah, sangat sederhana.

Sore harinya saya sudah tiba di lokasi. Ntans yang menghubungkan saya dengan pihak BAKTI malah terlambat tiba dan baru tiba menjelang acara dimulai. Saya masih tenang, pikiran buruk belum muncul, lagipula peserta terlihat masih sedikit. Beberapa menit sebelum acara dimulai ternyata peserta makin banyak dan halaman belakang kantor BAKTI tiba-tiba jadi penuh sesak. Deg !! saya mulai deg-degan.

Acara dibuka dengan potongan video berisi 2 presentasi dari 2 TEDx di luar negeri, kedua pembicaranya juga bukan orang biasa. Saya tidak hapal namanya, tapi tentu saja mereka bukan orang biasa. Terlihat dari materi dan presentasi yang mereka sampaiakn. Oalah..pembuka ini malah makin membuat saya grogi, apalagi saya jadi penampil pertama.

Ketika tiba giliran untuk tampil, rasanya saya sempat blank beberapa detik. Beban berat terasa di kepala, sungguh bukan situasi yang nyaman. Perlahan-lahan saya memulai presentasi yang sangat sederhana ini dengan jantung yang masih berdebar kencang. Lama kelamaan rasanya sudah makin enjoy hingga rasanya makin lancar menambahkan beberapa improvisasi yang muncul di kepala dan tidak tertuang dalam kertas presentasi yang saya pegang.

Akhirnya jatah 15 menit yang diberikan habis juga. Dengan mengucapkan salam saya meninggalkan panggung kecil dengan pencahayaan temaram itu. Pfiuhhh..rasanya sungguh lega seperti baru saja melepaskan sebuah beban yang teramat berat. Puas ? sesungguhnya tidak. Bila saja saya mengantisipasinya lebih awal mungkin saya bisa membuat presentasi yang lebih interaktif daripada sekedar tulisan seperti malam itu. Senang ? tentu saja senang, suatu kebanggaan bisa tampil dalam acara TEDx dan berdiri berjajar dengan orang-orang luar biasa meski tentu saja saya sangat biasa dibanding mereka.

Tapi, sekali lagi saya masih belum merasa puas. Seandainya masih ada kesempatan lagi saya berjanji untuk membuat sebuah presentasi yang lebih menarik dan interaktif daripada presentasi malam itu.

Seandainya..

video presentasi saya di YouTube :

Silakan Kakak, Dibaca Juga Kakak...

About The Author

4 Comments

  1. indobrad
    20/01/2011
    • ipul
      20/01/2011
  2. Cipu
    20/01/2011
    • ipul
      21/01/2011

Add Comment