Imaji Pantai Base G

Pantai Base G

Pantai Base G, Jayapura

Saya tahu Papua indah, tapi saya tidak tahu kalau ternyata keindahannya bisa dinikmati di mana saja. Bahkan tidak jauh dari hingar-bingarnya kota Jayapura.

Hari terakhir di Jayapura dan entah kapan saya kembali lagi ke tanah yang indah ini. Saya tidak berharap banyak di hari terakhir itu, hanya terpikir untuk berkeliling di sekitar kota sebelum ke bandara. Jadwal penerbangan jam 4 sore waktu Papua, lumayan lama setelah check out dari hotel.

“Besok kita ke Pantai Base G ya, sebelum kaka ke bandara.” Kata Jeni, teman yang selama ini mengurusi kami para penulis di Papua.

Saya belum pernah mendengar nama pantai itu, mendengar lokasinya yang berada di dalam kota saya tidak berharap banyak. Ketika pertama kali mengunjungi Jayapura dulu saya hanya sempat mampir di pantai depan kantor DPRD, saya lupa namanya tapi tampaknya mirip seperti pantai Losari di tahun 90an. Karenanya saya tidak berharap banyak pada Pantai Base G.

Pagi hari, matahari bersinar lumayan terang meski beberapa jam sebelumnya Jayapura sempat disambangi hujan. Dari pusat kota supir membawa kami ke arah Timur Laut menyusuri jalanan menanjak dan menurun di tepian pantai. Sekira 15 menit kemudian kami sudah berada di depan gerbang, seorang pria Papua mendekati kami. Rupanya kami sudah berada di kawasan Pantai Base G dan untuk masuk kami harus membayar retribusi Rp. 10.000,- .

Ketika berada di dalam kawasan pantai saya langsung tahu kalau ombak sangat tinggi, maklum Pantai Base G memang menghadap ke samudera Pasifik dan ini musim ketika hampir semua lautan sedang tidak bersahabat. Dari jauh pasir putih kekuningan sudah tampak, di tepi jalan kecil bangunan berbentuk gazebo berjajar rapi. Bangunan itu milik warga yang disewakan untuk turis seharga Rp. 150.000,-

Di ujung pantai, dekat dengan gunung batu

Supir kami terus berjalan ke ujung pantai hingga tiba di depan gunung batu yang tinggi. Karena kami memang hanya mampir beberapa jenak maka kami tidak hendak menyewa gazebo. Dari tempat mobil diparkir saya berjalan ke tepi pantai, debur ombak terdengar menghentak, angin laut menerpa wajah hingga kemudian saya ternganga!

Saya sudah lama tidak ke pantai dan sudah mulai lupa bagaimana rupa pantai yang bagus itu, dan itulah yang membuat saya seketika ternganga sesaat setelah melihat Pantai Base G dari dekat. Pemandangan di depan mata benar-benar luar biasa! Lautan biru bertemu dengan warna hijau tosca sebelum kembali berwarna biru terang. Lautan itu lantas bertemu dengan pasir putih kekuningan dengan buih ombak berwarna putih. Di ujung satunya biru laut bertemu dengan birunya langit. Benar-benar keindahan yang sulit untuk diceritakan.

Tidak salah Jeni memilih lokasi paling ujung dari pantai Base G karena di tempat kami berdiri berdiri kokoh batu karang yang menghadang ombak. Terjangan ombak yang menghantam karang memberi sensasi tersendiri. Beberapa saat saya hanya berdiri di bawah teduhnya pohon, menikmati desir angin laut dan melihat ombak tinggi menghantam karang, sisanya yang tak terbentur karang menjilati pasir putih kekuningan yang lembut dan berbiki seperti wijen.

Karang yang diterjang ombak

Pantai Base G memang terdengar asing, namanya ternyata diambil dari nama yang diberikan oleh tentara Amerika Serikat. Tahun 1944 tentara Amerika Serikat yang terlibat perang dengan Jepang di perang dunia II mendarat di pantai tersebut dan membangun pangkalan militer, mereka menamakannya Base G. Dari situlah pantai indah yang tak jauh dari kota Jayapura itu dinamakan Pantai Base G.

Karena memang hanya menghabiskan waktu sebelum ke bandara maka kami tidak berlama-lama di Pantai Base G. Tidak lebih dari setengah jam, tanpa sempat mencicipi air lautnya kami akhirnya meninggalkan Pantai Base G. Memang sayang karena sebenarnya saya masih penasaran bagaimana rasanya mencicipi air pantai yang indah itu.

Tapi tak apalah, imaji pantai Base G akan selalu terbayang. Saya tidak bisa lupa bagaimana saya yang sempat mengumpat dan rasanay ingin berteriak ketika pertama kali melihat pantai ini dari dekat. Benar-benar pantai yang indah dan sulit digambarkan dengan kata-kata.

Imaji Pantai Base G masih lekat dan pasti susah untuk hilang. Suatu hari nanti saya harus kembali ke sana, sebelum imaji Pantai Base G benar-benar lenyap. [dG]

Galeri foto Pantai Base G bisa dilihat di Flickr ini.

About The Author

3 Comments

  1. vira
    23/01/2015
  2. The Bali View
    19/03/2015
  3. Fahmi
    25/03/2015

Add Comment

Leave a Reply

%d bloggers like this: