<?xml version="1.0" encoding="UTF-10"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Do the evolution..!!!</title>
	<atom:link href="http://daenggassing.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://daenggassing.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Aug 2010 04:34:55 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Merayakan Keragaman di Makassar</title>
		<link>http://daenggassing.com/2010/08/25/merayakan-keragaman-di-makassar/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2010/08/25/merayakan-keragaman-di-makassar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Aug 2010 04:30:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[angingmammiri]]></category>
		<category><![CDATA[pesta blogger 2010]]></category>
		<category><![CDATA[tudang sipulung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=800</guid>
		<description><![CDATA[
Lelaki itu berperawakan kecil, berkacamata dan berjenggot lumayan tebal. Saya menjulukinya sebagai lelaki yang di kepalanya ada kantor yang tak pernah libur, merujuk ke puisi ciptaannya sendiri. Dia memang seorang penyair, seorang penulis, seorang pembuat film dan seorang yang selalu penuh dengan ide.
Namanya Aan Mansyur. Sabtu malam (21/8) di Dapur Makassar Jl. A. Mappanyukki dia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/08/DSC_3765.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-801" title="DSC_3765" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/08/DSC_3765.jpg" alt="" width="600" height="399" /></a></p>
<p>Lelaki itu berperawakan kecil, berkacamata dan berjenggot lumayan tebal. Saya menjulukinya sebagai lelaki yang di kepalanya ada kantor yang tak pernah libur, merujuk ke puisi ciptaannya sendiri. Dia memang seorang penyair, seorang penulis, seorang pembuat film dan seorang yang selalu penuh dengan ide.</p>
<p>Namanya Aan Mansyur. Sabtu malam (21/8) di Dapur Makassar Jl. A. Mappanyukki dia tampil di depan sekitar 100-an orang yang merupakan wakil dari berbagai komunitas di kota Makassar untuk menjelaskan banyak hal dan berdiskusi banyak hal tentang gerakan warga yang bertajuk ?Makassar Tidak Kasar?. Diskusi ini adalah rangkaian acara yang digelar komunitas blogger Makassar, AngingMammiri.org hari itu selain Tudang Sipulung dan sharing antar komunitas. Keseluruhan acara adalah rangkaian <a href="http://pestablogger.com/">Pesta Blogger 2010</a></p>
<p>Tahun ini kota Makassar memang mendapat kehormatan untuk menjadi kota pertama yang dikunjungi oleh tim Pesta Blogger 2010 sebelum bertandang ke 9 kota lainnya di Indonesia. Namun, kehormatan ini pula yang membuat menjadi beban bagi kami dari <a href="http://angingmammiri.org/">AngingMammiri</a> sebagai panitia lokal. Kami merasa tertantang untuk menampilkan sesuatu yang luar biasa yang bisa jadi inspirasi dan contoh bagi komunitas blogger lain yang akan didatangi oleh rombongan dari Pesta Blogger 2010. Sayangnya waktu persiapan yang mepet membuat kami sedikit pesimis juga akan bisa memenuhi ekspektasi kami sendiri.</p>
<p><span id="more-800"></span>Seminggu sebelum acara, deretan panitia lokal masih kebingungan dan nyaris tak ada gambaran yang jelas tentang konsep acara maupun tempat pelaksanaan acara. Pemberitahuan tentang rangkaian road show pesta blogger 2010 ini memang sangat mepet, hanya kurang lebih 2 minggu sebelum acara digulirkan dan ini jelas membuat teman-teman di AngingMammiri jadi sedikit kelimpungan. Persiapan berjalan lambat, penentuan tempat untuk acara Blog Workshop (Blogshop) dan Tudang Sipulung baru mencapai titik terang 5 hari sebelum acara dimulai. Pertanyaan besar kemudian muncul. Bagaimana mengumpulkan peserta dalam waktu sesingkat itu ?</p>
<p>Beruntunglah komunitas AngingMammiri punya orang-orang yang bisa bergerak Spartan dan tak kenal menyerah. Dalam kurungan waktu yang semakin sempit, para personil AM terus bergerak menghubungi para calon peserta blogshop dan wakil-wakil dari komunitas untuk acara tudang sipulung sore harinya.</p>
<p>Sabtu 21 Agustus 2010 pukul 9.30 pagi. Ruangan ICT centre UNM sudah sesak oleh para peserta yang datang dari berbagai sudut kota Makassar. Mereka mempersiapkan diri untuk memulai dengan sesi pertama yaitu tutorial blog yang dibawakan oleh <a href="http://www.faniez.net/">Fany Ariasari</a> dari <a href="http://www.dagdigdug.com/">DagDigDug.com</a>, salah satu sponsor dari Pesta Blogger 2010. Sebelumnya ada kata sambutan dari <a href="http://www.i-rara.com/">Rara</a> si wanita kursi untuk PB2010. Ini sebuah kebanggaan bagi blogger Makassar karena Rara sebelumnya adalah ketua komunitas AngingMammiri yang tahun ini dipercaya untuk menjadi ketua panita Pesta Blogger 2010 sekaligus sebagai ketua panitia wanita pertama. Mr. Philip, wakil dari kedutaan besar Amerika Serikat juga ikut memberikan sepatah kata. Kedubes AS di Jakarta memang menjadi sponsor utama untuk pagelaran Pesta Blogger 2010.</p>
<p>Acara berjalan lancar hingga sekitar pukul 3 sore, termasuk sesi ketika <a href="http://ndorokakung.com/">Ndoro Kakung</a> bercerita sedikit tentang fenomena blog. Herman Laja, salah seorang warga AngingMammiri yang sudah menikmati manisnya dollar dari blog ikut berbagi pengalamannya menjadi semi-profesional blogger. Acara sore itu ditutup dengan sedikit pengenalan tentang Blogger Makassar. Setelah semua pagelaran acara pagi itu selesai, maka tak ada lagi yang bisa dilakukan selain tentu saja berfoto bersama peserta dan panitia. Sesi yang tak dilewatkan begitu saja oleh banyak orang.</p>
<p>Pukul 4 sore di hari yang sama. Lantai dua sebuah restoran baru di perempatan Jl. A. Mappanyukki dan Jl. Kasuari sudah mulai nampak ramai. Anak-anak dari AngingMammiri sudah sibuk mempersiapkan sound system dan peralatan lainnya. Sore itu akan digelar sebuah acara dalam rangkaian road show Pesta Blogger 2010. Kami menyebutnya Tudang Sipulung, Sharing Komunitas dan Diskusi.</p>
<p>Tema ini sejalan dengan tagline Pesta Blogger 2010 yaitu : Merayakan Keragaman. Dari awal teman-teman di AngingMammiri memang sudah punya niatan mengumpulkan berbagai komunitas yang ada di kota Makassar untuk menjalin silaturahmi dan kekerabatan antar komunitas. Beberapa hari menjelang acara, sebuah pertemuan singkat dengan Aan Mansyur menimbulkan sebuah ide cemerlang. Kenapa acara ini tidak sekalian dikaitkan saja dengan diskusi dan pencanangan tentang gerakan warga bertema : Makassar Tidak Kasar ?. sebuah ide yang segera disambut hangat oleh teman-teman dari AngingMammiri.</p>
<p>Dan kemudian terjadilah. Malam itu selepas acara buka puasa dan makan malam bersama, diskusi dengan tema : Makassar Tidak Kasar kemudian mulai digelar. Aan menjelaskan secara detail tentang gerakan moril warga yang jadi gagasannya itu. Dari sana-sini muncul tanggapan dari para hadirin, termasuk para wakil komunitas. Bukan hanya sekedar sharing namun beberapa saat juga terjadi debat yang intelek dan sama sekali tidak mengedepankan emosi.</p>
<p>Di bagian belakang, seorang wanita muda tampak tersenyum puas. Namanya <a href="http://baidoeri.blogspot.com/">Intan Baidoeri</a>. ?Wanita muda itu adalah salah seorang penanggung jawab acara hari itu. Bersama teman-teman blogger Makassar lainnya dia ikut pontang-panting ke sana ke mari, mikir ini dan itu dalam rangka memastikan acara berjalan dengan lancar. Raut kelegaan nampak jelas di wajahnya, lega karena acara bisa berjalan dengan lancar, bahkan di luar ekspektasi awal.</p>
<p>Malam itu, lebih dari 100 orang yang merupakan perwakilan dari berbagai komunitas di kota Makassar berkumpul bersama dalam satu ruangan. Berbuka puasa bersama, menikmati santap malam bersama, bersilaturahmi, bertukar salam dan berkenalan serta tentu saja betukar pikiran dalam sebuah diskusi yang sungguh bermuatan intelektual tinggi. Siapapun yang hadir malam itu tentu bisa merasakan sebuah kebanggaan bahwasanya blogger Makassar berhasil menyatukan sebagian komunitas yang ada di kota Makassar.</p>
<p>Pukul 20.30 malam acara resmi ditutup. Sebuah fase baru tentang kerjasama dan silaturahmi antar komunitas di kota Makassar baru saja dimulai sambil tentu saja tidak melupakan sebuah gerakan warga yang harus didukung. Semua wakil komunitas malam itu sepakat untuk bersama-sama mendukung gerakan : Makassar Tidak kasar. Sekali lagi raut wajah lega dan senyum bahagia ditunjukkan oleh para panitia dari AngingMammiri yang sudah bekerja keras tak kenal lelah dan pamrih selama kurang lebih dua minggu belakangan ini. Mereka bisa berbangga dan berbahagia karena sudah menjadi tonggak awal yang luar biasa dalam perjalanan Road Show Pesta Blogger 2010.</p>
<p>Sampai jumpa di Pesta Blogger 2010..!!</p>
<p><em>NB : ucapan terima kasih special untuk : Ntan, Nanie, Anbhar, Tika, Ichal, Irha, Unga dan keluarga, Iqko, Herman, Vby, Haerul, dan semua teman-teman di AngingMammiri yang sudah membuat acara ini menjadi mungkin untuk digelar. Kalian semua luar biasa..!!!</em></p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2010/08/25/merayakan-keragaman-di-makassar/&amp;title=Merayakan+Keragaman+di+Makassar" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2010/08/25/merayakan-keragaman-di-makassar/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2010/08/25/merayakan-keragaman-di-makassar/&amp;t=Merayakan+Keragaman+di+Makassar" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2010/08/25/merayakan-keragaman-di-makassar/&amp;t=Merayakan+Keragaman+di+Makassar" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2010/08/25/merayakan-keragaman-di-makassar/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2010/08/25/merayakan-keragaman-di-makassar/&amp;title=Merayakan+Keragaman+di+Makassar" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2010/08/25/merayakan-keragaman-di-makassar/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Merayakan+Keragaman+di+Makassar&amp;link=http://daenggassing.com/2010/08/25/merayakan-keragaman-di-makassar/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2010/08/25/merayakan-keragaman-di-makassar/&amp;Title=Merayakan+Keragaman+di+Makassar" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2010/08/25/merayakan-keragaman-di-makassar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berkah Di Awal Ramadhan</title>
		<link>http://daenggassing.com/2010/08/16/berkah-di-awal-ramadhan/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2010/08/16/berkah-di-awal-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Aug 2010 02:12:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Gempita Afsel 2010]]></category>
		<category><![CDATA[Kompasiana.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=797</guid>
		<description><![CDATA[
Jumat (13/8) saat membuka inbox di Gmail pandangan saya langsung tertuju pada 3 buah email dari Kompasiana, dua adalah komentar di halaman profil saya dan satu adalah komentar di postingan. Ketiga-tiganya berisi sama, sama-sama ucapan selamat karena tulisan saya terpilih sebagai terbaik ketiga di ajang Gempita Afsel 2010 yang diadakan kompasiana.com. Jelas hati saya langsung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/08/Gempita-Afsel-2010.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-798" title="Gempita Afsel 2010" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/08/Gempita-Afsel-2010.jpg" alt="" width="583" height="436" /></a></p>
<p>Jumat (13/8) saat membuka inbox di Gmail pandangan saya langsung tertuju pada 3 buah email dari Kompasiana, dua adalah komentar di halaman profil saya dan satu adalah komentar di postingan. Ketiga-tiganya berisi sama, sama-sama ucapan selamat karena tulisan saya terpilih sebagai terbaik ketiga di ajang Gempita Afsel 2010 yang diadakan <a href="http://kompasiana.com/">kompasiana.com</a>. Jelas hati saya langsung berbunga-bunga meski terus berusaha saya redam karena saya sendiri belum melihat pengumuman resminya.</p>
<p>Segera saya buka Kompasiana.com untuk mencari pengumuman resmi perihal kemenangan saya, tapi ke sana kemari saya tak kunjung ketemu pengumuman yang dimaksud. Saya mengirim email ke salah seorang teman yang sudah mengucapkan selamat tapi tak ada respon. Akhirnya saya meminta bantuan Mbah Google. Dengan mengetik keyword &#8220;pengumuman pemenang gempita Afsel 2010&#8243; saya segera menemukannya. <a href="http://blog.kompasiana.com/2010/08/12/pemenang-gempita-afsel-2010/">Pengumumannya memang baru terbit sehari sebelumnya</a>, dan benar saja tulisan saya memang terpilih sebagai terbaik ketiga untuk kategori opini dan artinya saya berhak mendapatkan 1 unit HP Sony Ericsson.</p>
<p>Alhamdulillah, itu kata pertama yang saya ucapkan. Rasanya sungguh luar biasa. Inilah pertama kalinya saya berhasil menjadi pemenang untuk sebuah ajang lomba menulis dan hadiahnya juga sungguh berguna karena kebetulan pada saat yang sama HP saya memang sedang rusak karena kebodohan sendiri.</p>
<p>Tulisan saya yang terpilih adalah <a href="http://lomba.kompasiana.com/group/gempita-afsel/2010/06/28/ketika-singa-berhenti-mengaum/">&#8221; Ketika Singa Berhenti Mengaum &#8220;</a>, tulisan ini saya buat sesaat setelah timnas Jerman berhasil menghentikan perjalanan Inggris 1-4. Saat itu saya sungguh terkagum-kagum dengan pola permainan anak asuh Joachim Loew sehingga saya tergerak untuk menuliskan tentang kehebatan mereka.</p>
<p><span id="more-797"></span>Tulisan ini sendiri memang saya buat dengan serius. Saya memulai tulisan dengan menceritakan sedikit tentang sejarah perang dunia kedua ketika Jerman (Barat) dan Inggris terlibat dalam pertarungan head to head dalam perang yang memang tercatat sebagai perang paling dahsyat hingga saat ini. Sedikit prolog tentang pertarungan Jerman (barat) dan Inggris di medan perang sesungguhnya mengawali tulisan tentang keberhasilan Jerman menghentikan langkah Inggris di Afsel 2010.</p>
<p>Kalau ada yang jeli melihat tulisan saya itu, mungkin akan bisa merasakan kalau model tulisan saya itu sedikit terilhami oleh model tulisan Rob Hughes. Rob Hughes adalah salah seorang kolomnis favorit saya. Saya sudah mulai membaca tulisannya yang rajin muncul di tabloid BOLA sejak pertama kali saya mengenal tabloid itu sekitar 20 tahun yang lalu. Saya suka gaya menulisnya yang kadang penuh dengan sindiran yang tajam dengan belokan yang kadang sukar untuk ditebak. Sebenarnya sudah beberapa kali saya mencoba menulis tentang sepakbola dengan mencontoh gaya menulis Rob meski tentu saja kualitasnya masih sangat jauh.</p>
<p>Sebenarnya sejak awal saya mengikuti sayembara Gempita Afsel 2010-nya Kompasiana ini karena saya yakin saya bisa menang meski itu urutan ketiga. Menulis dan sepakbola adalah dua hal yang paling saya gandrungi dan apa salahnya bila saya menggabungkan keduanya, siapa tahu saja saya sedang beruntung.</p>
<p>Piala dunia kemarin memang spesial untuk saya karena inilah pertama kalinya saya bertemu dengan piala dunia dalam kapasitas sebagai blogger. Piala dunia 2006 saya belum menjadi blogger sehingga ajang yang berlangsung di Jerman waktu itu tidak terbingkai dalam tulisan. Di Afsel 2010 gairah menulis saya memang meningkat tajam, selama sebulan penyelenggaraan Afsel 2010 saya sukses memproduksi? 10 tulisan yang berarti rata-rata 1 tulisan setiap 3 hari. Dan itu adalah prestasi tersendiri buat saya.</p>
<p>Selepas piala dunia saya sudah sempat lupa pada ajang Gempita Afsel 2010 itu. Tadinya saya mengira pengumumannya sudah keluar dan tulisan saya tidak termasuk sebagai yang terbaik. Jujur, saya sebenarnya tidak mengandalkan tulisan &#8220;Ketika Singa Berhenti Mengaum&#8221; itu, saya sebenarnya lebih mengandalkan tulisan <a href="http://lomba.kompasiana.com/group/gempita-afsel/2010/06/28/data-dan-fakta-memilih-sang-juara/">&#8221; Data dan Fakta Memilih Sang Juara&#8221;</a> karena menurut saya tulisan itu lebih unik dan berbeda dengan banyak tulisan lain yang saya buat. Tapi, ternyata pilihan dewan juri berbeda dengan prediksi saya dan interval waktu 1 bulan dari akhir pengiriman tulisan dengan waktu rilis pengumuman mungkin sebagai bukti kalau dewan juri memang melakukan penilaian yang selektif dalam memilih para pemenang.</p>
<p>Sampai tulisan ini saya buat, rasa excited masih sangat terasa di dada. Ini pengalaman pertama mengikuti ajang lomba menulis dan pertama kalinya menjadi juara meski hanya juara ketiga. Rasanya memang sungguh luar biasa, sepertinya saya mulai ketagihan untuk ikut sayembara menulis lainnya. Kemenangan ini rasanya memang seperti sebuah berkah di awal Ramadhan 1431H yang belum lagi genap seminggu.</p>
<p>Alhamdulillah,sekali lagi rasanya saya harus mengucapkan kalimat itu karena ini memang sebuah berkah Ramadhan untuk saya.</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2010/08/16/berkah-di-awal-ramadhan/&amp;title=Berkah+Di+Awal+Ramadhan" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2010/08/16/berkah-di-awal-ramadhan/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2010/08/16/berkah-di-awal-ramadhan/&amp;t=Berkah+Di+Awal+Ramadhan" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2010/08/16/berkah-di-awal-ramadhan/&amp;t=Berkah+Di+Awal+Ramadhan" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2010/08/16/berkah-di-awal-ramadhan/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2010/08/16/berkah-di-awal-ramadhan/&amp;title=Berkah+Di+Awal+Ramadhan" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2010/08/16/berkah-di-awal-ramadhan/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Berkah+Di+Awal+Ramadhan&amp;link=http://daenggassing.com/2010/08/16/berkah-di-awal-ramadhan/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2010/08/16/berkah-di-awal-ramadhan/&amp;Title=Berkah+Di+Awal+Ramadhan" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2010/08/16/berkah-di-awal-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Berpuasa</title>
		<link>http://daenggassing.com/2010/08/10/selamat-berpuasa/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2010/08/10/selamat-berpuasa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2010 05:14:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Corat-Coret]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=793</guid>
		<description><![CDATA[

Selamat berpuasa semuanya&#8230;mohon maaf ya kalau ada salah-salah selama ini. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kesehatan kepada kita agar bisa menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan dengan baik.





		
			Share this on del.icio.us
		
		
			Share this on Technorati
		
		
			Post this to MySpace
		
		
			Share this on Facebook
		
		
			Subscribe to the comments for this post?
		
		
			Add this to Google Bookmarks
		
		
			Share this on Tipd
		
		
			Share this [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/08/Selamat-Berpuasa.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-794" title="Selamat Berpuasa" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/08/Selamat-Berpuasa.jpg" alt="" width="600" height="800" /></a></p>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">Selamat berpuasa semuanya&#8230;mohon maaf ya kalau ada salah-salah selama ini. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kesehatan kepada kita agar bisa menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan dengan baik.</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2010/08/10/selamat-berpuasa/&amp;title=Selamat+Berpuasa" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2010/08/10/selamat-berpuasa/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2010/08/10/selamat-berpuasa/&amp;t=Selamat+Berpuasa" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2010/08/10/selamat-berpuasa/&amp;t=Selamat+Berpuasa" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2010/08/10/selamat-berpuasa/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2010/08/10/selamat-berpuasa/&amp;title=Selamat+Berpuasa" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2010/08/10/selamat-berpuasa/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Selamat+Berpuasa&amp;link=http://daenggassing.com/2010/08/10/selamat-berpuasa/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2010/08/10/selamat-berpuasa/&amp;Title=Selamat+Berpuasa" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2010/08/10/selamat-berpuasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Luis Aragones, sang Penakluk Matador</title>
		<link>http://daenggassing.com/2010/07/19/785/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2010/07/19/785/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 04:20:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Aragones]]></category>
		<category><![CDATA[Spanyol]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=785</guid>
		<description><![CDATA[Spanyol sudah resmi menjadi juara dunia ke-19 sekaligus menjadi negara kedelapan yang pernah menjadi yang terbaik dalam ajang FIFA World Cup sejak tahun 1930. Puja-puji tak pelak diguyurkan ke squad dari semenanjung Iberia itu. Dari David Villa, Xavi Hernandez, Iker Casillas hingga Sergio Ramos dianggap sebagai pemain-pemain terbaik yang mampu bermain secara tim. Sementara itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_786" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/07/LuisAragones_960901.jpg"><img class="size-full wp-image-786" title="LuisAragones_960901" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/07/LuisAragones_960901.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a><p class="wp-caption-text">Luis Aragones, pelatih yang dianggap berhasil membangun fondasi kuat tim nasional Spanyol</p></div>
<p>Spanyol sudah resmi menjadi juara dunia ke-19 sekaligus menjadi negara kedelapan yang pernah menjadi yang terbaik dalam ajang FIFA World Cup sejak tahun 1930. Puja-puji tak pelak diguyurkan ke squad dari semenanjung Iberia itu. Dari David Villa, Xavi Hernandez, Iker Casillas hingga Sergio Ramos dianggap sebagai pemain-pemain terbaik yang mampu bermain secara tim. Sementara itu di belakang layar, sosok Vicente Del Bosque juga tak lepas dari pujian karena dianggap berhasil meracik hampir dua lusin bakat-bakat luar biasa itu menjadi sebuah kesatuan tim yang utuh dan nyaris tak tertandingi.</p>
<p>Tapi mungkin ada sebagian orang yang lupa tentang sosok Luis Aragones. Pelatih berusia 72 tahun ini sebenarnya pantas disebut sebagai peletak fondasi utama keberhasilan Spanyol di Afsel 2010. Aragones bisa dibilang sebagai pelatih pertama yang berhasil menghapuskan sekat-sekat yang selama puluhan tahun selalu ada dalam tubuh tim nasional Spanyol.</p>
<p>Sejak dulu, Spanyol sudah terkenal sebagai salah satu gudang penghasil pemain-pemain berbakat. Salah satu klub dari negeri para matador ini bahkan menjadi raja Eropa dalam waktu yang lama dan hingga sekarang memegang rekor sebagai tim pegoleksi gelar juara Champion Eropa terbanyak. Spanyol terkenal sebagai tim yang sering tampil mentereng dalam babak kualifikasi namun kemudian melempem dalam ajang yang sebenarnya. Keberhasilan klub-klub asal Spanyol tidak gampang menular dalam langkah tim nasional mereka.</p>
<p><span id="more-785"></span>Salah satu alasan yang mengemuka adalah karena adanya sekat-sekat politis dalam tubuh tim nasional Spanyol. Seperti yang kita ketahui, secara politis dan historis, Spanyol memang terus dirongrong oleh perpecahan yang sudah terjadi sejak tahun 1930-an. Beberapa daerah terus mengumandangkan keinginan untuk berpisah dari pemerintahan pusat, sebut saja daerah Catalan dan Basque yang teriakan separatisnya paling kencang. Ini tentu belum termasuk daerah Andalusia dan kepulauan Canary yang meski relatif lebih tenang namun tetap berpotensi menyimpan bara.</p>
<p>Perpecahan politis itu menjalar ke lapangan sepakbola. Makanya tidak heran bila rivalitas Barcelona dan Real Madrid dianggap sebagai rivalitas paling berdarah di seantero Eropa. Nyaris tak ada rivalitas lain yang bisa menyamai rivalitas kedua tim ini, tentu saja karena bukan hanya persaingan dalam hal prestasi yang terjadi di sana melainkan juga persaingan bernuansa politis yang sudah menahun dan berkarat.</p>
<p>Kondisi tak nyaman ini juga kerap terjadi kala para pemain berbeda daerah itu berbaju timnas. Tak mudah bagi mereka untuk bekerja sama di bawah bayang-bayang rivalitas politik yang sudah terlalu kental itu. Maka tidak heran kalau banyak pengamat yang menuding rivalitas politik itu menjadi salah satu penyebab jarangnya Spanyol berbicara lantang di ajang Internasional sekelas Piala Dunia dan Piala Eropa.</p>
<p>Tahun 2004, selepas keterpurukan untuk kesekian kalinya di ajang Euro&#8217;2004 Luis Aragones diberi kepercayaan menggantikan Inaki Saez. Langkah pertama yang diambil oleh pelatih kelahiran 28 Juli 1938 ini adalah menghapus sekat-sekat politis yang selama ini terjadi dalam tubuh tim nasional Spanyol. Aragones juga berperan besar dalam menyatukan bakat-bakat luar biasa yang ada di seantero Spanyol, termasuk keputusan kontroversialnya untuk tidak lagi menggunakan jasa sang pangeran Bernabeau, Raul Gonzales.</p>
<p>Di tangan Aragones, bakat-bakat dari berbagai daerah yang selama ini bergolak dan saling bersaing bisa disatukan pelan-pelan. Nama-nama seperti Casillas dan Torres dari kota Madrid bisa bekerjasama dengan harmonis bersama nama-nama seperti Puyol dan Xavi dari Catalunya. Sebuah kejutan mengingat sebelumnya di piala dunia 2002 ada kabar tak mengenakkan tentang perselisihan antara pemain asal Barcelona dan Real Madrid di ruang ganti pemain. Aragones bahkan berani memanggil pemain berkulit hitam ke dalam tim bernama Marcos Senna, sebuah langkah yang sudah lama tak diambil para pelatih tim nasional Spanyol sebelum Aragones.</p>
<p>Polesan Aragones memang tak langsung membuahkan hasil. Di Germany&#8217;2006 Spanyol kandas di perdelapan final dari tim Perancis yang kala itu masih mengkilap karena sosok Zinedine Zidane yang memang mengenal dengan baik kekuatan sepakbola Spanyol karena lama mencari nafkah di sana. Selepas kegagalan di Jerman itu, Aragones kembali berbenah. Salah satunya adalah mencari formasi paling tepat dengan stok pemain yang tersedia.</p>
<p>Aragones kemudian menemukan kalau ternyata David Villa dan Fernando Torres bisa dipasang bersamaan meski sebelumnya banyak yang meragukan kalau kedua striker itu bisa bekerjasama mengingat tipikal mereka yang nyaris serupa. Aragones juga memberi kepercayaa penuh pada Marcos Senna untuk menjadi pemain jangkar di lini tengah. Kepercayaan yang tidak disia-siakan oleh pemain berdarah Brasil itu. Senna mampu mengemban tugas sebagai pemotong serangan lawan sekaligus pengatur serangan awal kala timnya menyerang. Kerja keras Senna membuat pemain sekelas Xavi dan Iniesta bisa berkreasi dengan tenang.</p>
<p>Formasi mumpuni Aragones berbuah manis. Aragones mampu membawa timnas Spanyol menjadi juara untuk kedua kalinya di pagelaran Euro&#8217;2008. Perlahan-lahan reputasi tim nasional Spanyol mulai terangkat seiring reputasi klub-klub mereka di ajang liga Champion Eropa. Selepas menjuarai Euro 2008 Aragones beranjak dari kursinya. Dia mengaku kelelahan dan tak punya passion lagi untuk melatih para matador-matador itu. Fanerbache menjadi tujuan selanjutnya, dan Vicente Del Bosque terpilih mewarisi tim yang sudah rapih dari tangan Aragones.</p>
<p>Del Bosque sungguh pelatih yang beruntung. Dia mewarisi bakat-bakat luar biasa yang sudah diracik sedemikian rupa oleh Luis Aragones. Memang ada pelatih-pelatih lain yang juga memegang peranan penting dalam membentuk karakter dan skill luar biasa dari pemain Spanyol seperti Pep Guardiola, namun tanpa kerja keras Aragones yang menyatukan para pemain ketika berbalut seragam tim nasional Spanyol bisa saja hasil pencapaian Spanyol di Afsel 2010 akan berbeda.</p>
<p>Del Bosque hanya melakukan sedikit perubahan dalam tim. Sadar kalau peran Senna tak tergantikan, Del Bosque meminta jasa dua orang pemain untuk menggantikannya. Adalah Xabi Alonso dan Sergio Busquet yang mengemban tugas yang dulu dikerjakan Senna seorang diri. Sedikitnya perubahan dari Del Bosque menjadi bukti nyata betapa berharganya warisan yang ditinggalkan oleh Luis Aragones.</p>
<p>Tak salah kalau dalam suasana pesta kemeriahan yang digelar warga Spanyol terselip rasa terima kasih yang besar kepada sosok Luis Aragones, sang penakluk para Matador.</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2010/07/19/785/&amp;title=Luis+Aragones%2C+sang+Penakluk+Matador" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2010/07/19/785/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2010/07/19/785/&amp;t=Luis+Aragones%2C+sang+Penakluk+Matador" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2010/07/19/785/&amp;t=Luis+Aragones%2C+sang+Penakluk+Matador" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2010/07/19/785/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2010/07/19/785/&amp;title=Luis+Aragones%2C+sang+Penakluk+Matador" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2010/07/19/785/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Luis+Aragones%2C+sang+Penakluk+Matador&amp;link=http://daenggassing.com/2010/07/19/785/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2010/07/19/785/&amp;Title=Luis+Aragones%2C+sang+Penakluk+Matador" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2010/07/19/785/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yang Terbaik dan Terburuk Versi Saya</title>
		<link>http://daenggassing.com/2010/07/12/yang-terbaik-dan-terburuk-versi-saya/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2010/07/12/yang-terbaik-dan-terburuk-versi-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 09:29:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[World Cup 2010]]></category>
		<category><![CDATA[world cup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=778</guid>
		<description><![CDATA[Tirai piala dunia baru saja ditutup, sang pemenang telah larut dalam pesta suka cita selepas meraih tropi piala dunia, sementara sang pecundang sedang menata kembali air mata kehancuran mereka sambil berharap bisa memperbaiki langkahnya di masa yang akan datang. Spanyol telah mencatatkan diri sebagai anggota terbaru dalam jajaran para juara, Spanyol juga mengangkat reputasi Eropa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tirai piala dunia baru saja ditutup, sang pemenang telah larut dalam pesta suka cita selepas meraih tropi piala dunia, sementara sang pecundang sedang menata kembali air mata kehancuran mereka sambil berharap bisa memperbaiki langkahnya di masa yang akan datang. Spanyol telah mencatatkan diri sebagai anggota terbaru dalam jajaran para juara, Spanyol juga mengangkat reputasi Eropa menyamai Amerika Latin dengan meraih tropi di benua netral, Spanyol juga mengangkat reputasi Eropa melampaui wakil Amerika Latin dalam hal perolehan gelar.</p>
<p>Seperti lazimnya para komentator, pengamat atau jurnalis ? meski saya sama sekali bukan salah satu dari tiga profesi itu ? saya juga mencoba membuat deretan penilaian yang sangat subyektif tentang gelaran piala dunia yang baru saja selesai itu. Sekali lagi, penilaian saya tentu sangat subyektif, semata-mata karena selera saja meski saya juga tetap berusaha mengedepankan rasio dan objektifitas di lapangan. Nah, apa saja penilaian saya itu ? Mari kita lihat.</p>
<div id="attachment_779" class="wp-caption aligncenter" style="width: 607px"><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/07/Germany-wins.jpg"><img class="size-full wp-image-779" title="Germany wins" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/07/Germany-wins.jpg" alt="" width="597" height="321" /></a><p class="wp-caption-text">Jerman, salah satu tim terbaik di Afsel 2010 versi saya (foto : FIFA.com)</p></div>
<p><strong>A. TIM TERBAIK : Jerman dan Spanyol.</strong></p>
<p>Jerman dan Spanyol menunjukkan diri sebagai dua tim dengan permainan paling menghibur. Di antara sekian banyak tim yang tampil dengan gaya pragmatis yang mengutamakan gaya bertahan yang dituding membunuh permainan cantik, Jerman dan utamanya Spanyol tetap keukeuh bertahan dengan gaya menyerang mereka.</p>
<p>Sebenarnya Jerman juga tidak total menyerang seperti Spanyol yang memang punya libido menyerang yang tinggi, Jerman juga kadang lebih banyak menunggu diserang sebelum melancarkan serangan balik yang mematikan. Hanya saja kelebihan Jerman adalah karena mereka punya organisasi permainan yang rapih dengan gelandang-gelandang yang lincah dan tak kenal menyerah. Mereka punya petarung sekelas Bastian Schweinsteiger dan Sami Khadeira yang selalu siap bertarung merebut bola dari kaki lawan dan meneruskannya pada gelandang agresif dan kreatif sekelas Lukas Podolski, Mezut Oezil dan Thomas Muller atau langsung kepada striker senior tapi masih tajam bernama Miroslav Klose.</p>
<p>Bagaimana dengan Spanyol ? Tidak usah dipertanyakan lagi, Spanyol memang pantas menjadi tim terbaik. Perpaduan gelandang pekerja keras seperti Xabi Alonso dan Sergio Busquet mampu membuat gelandang serang mereka bebas melakukan kreasi serangan. Spanyol juga beruntung punya striker seperti David Villa yang sungguh tajam dan berbahaya di kotak penalti lawan. Itu semua disempurnakan oleh performa pemain bertahan mereka yang hiperaktif macam Sergio Ramos dan Juan Capdevilla serta tentu saja Carlos Puyol yang membawa Spanyol ke partai final.</p>
<p>Satu-satunya kelemahan Spanyol bila dibandingkan dengan Jerman adalah pada penyelesaian akhir di mana Jerman lebih unggul.</p>
<p><span id="more-778"></span><strong>B. TIM TERBURUK : Perancis</strong></p>
<p>Ada yang setuju dengan saya ? Perancis datang ke Afrika Selatan dengan &#8220;dosa&#8221; yang diperbuat oleh Thierry Henry yang membuat sakit hati orang-orang Republik Irlandia. Entah karena berhubungan atau tidak, langkah mereka di Afsel akhirnya macet, kandas dan bahkan tenggelam hingga ke dasar. Sejak awal mereka bermain tanpa pola yang jelas, tanpa kreativitas dan sangat membosankan. Kenyataan itu kemudian diperparah dengan perpecahan internal mereka yang tercium oleh media. Lengkap sudah. Menurut saya tak ada tim yang lebih buruk dari mereka, bahkan Korea Utara yang dicukur Portugal 0-7 masih lebih bagus dari Perancis.</p>
<p><strong>C. PEMAIN TERBAIK : Xavi Hernandez.</strong></p>
<p>FIFA sudah menetapkan kalau Diego Forlan berhak menerima golden ball alias anugerah pemain terbaik. Memang masih bisa didebat mengingat timnya hanya sampai ke babak semifinal dan mengingat masih ada beberapa nama lain yang juga berhak untuk mendapatkannya. Tapi sudahlah, toh Forlan juga punya kapasitas untuk menjadi yang terbaik meski timnya memang tidak melambung terlalu jauh.</p>
<p>Bagi saya pribadi, pemain terbaik adalah Xavi Hernandez. Lelaki kecil asli Catalunya ini punya visi permainan yang luar biasa. Bersama tandem sejatinya di Barcelona, Andres Iniesta, Xavi menjadi pelayan paling setia dan luar biasa bagi deretan penyerang Spanyol. Coba tanyakan kepada Lionel Messi, siapa yang paling dirindukannya setiap kali turun ke lapangan hijau berkostum Argentina, dia mugkin akan menjawab dengan jujur kalau dia merindukan Xavi yang selalu bisa menyuapinya dengan bola-bola matang yang membuatnya tinggal berhadapan one on one dengan bek lawan.</p>
<p><strong>D. PERMAIN TERBURUK : Patrice Evra.</strong></p>
<p>Evra sebenarnya tidak buruk dari segi performance. Di Mancheser United dia selalu jadi pilihan utama Sir Alex, pun di timnas. Domenech bahkan memberikan ban kapten kepadanya, alih-alih kepada Gallas yang lantas ngambek. Tapi, kenapa saya memilih Evra sebagai pemain terburuk ? Jawabannya adalah karena ajakannya untuk mogok latihan beberapa hari sebelum bertemu Afrika Selatan di pertandingan terakhir penyisihan grup.</p>
<p>Sebagai kapten seharusnya Evra bisa mendamaikan rekan setim dan pelatihnya yang sedang tidak senada. Seharusnya dia bisa menjadi jembatan antara pemain dan pelatih. Seburuk apapun sang pelatih, Evra sebagai kapten seharusnya tetap menghormatinya dan bukannya mengajak teman-temannya untuk mogok latihan dan ngambek. Sungguh childish, dan itulah alasan kenapa saya menganggap Evra sebagai pemain terburuk di Afsel 2010.</p>
<p><strong>E. PELATIH TERBAIK : Joachim Loew</strong>.</p>
<p>Datang ke Afsel dengan kenyataan tak bisa membawa sang kapten Michael Ballack, Loew memutar otaknya. 4 lulusan timnas U-21 Jerman diangkutnya ke starting line up. Sebuah perjudian yang awalnya membuat orang mengernyitkan dahi namun akhirnya terbukti kalau anak ingusan yang dipilihnya ternyata mampu bermain apik.</p>
<p>Loew bermain dengan teknologi, dia benar-benar paham langkah apa yang harus dia lakukan sebelum turun ke lapangan hijau. Dengan style-nya yang sederhana tapi modis dia mewakili spirit muda pemain-pemain Jerman yang sepertinya tak pernah lelah untuk berlari. Di tangannya, segerombolan bocah ingusan yang dipadukannya dengan beberapa lelaki dewasa itu berubah menjadi tim yang enerjik dan menghibur, nyaris tanpa bintang yang mentereng.</p>
<p>Del Bosque memang berhasil membawa pulang tropi juara ke Spanyol bersama anak asuhnya, tapi dia beruntung karena mendapatkan warisan melimpah dari Luis Aragones, pendahulunya. Tinggal memoles satu dua orang, maka jadilah tim yang kuat dan pantas menjadi juara seperti Spanyol.</p>
<p>Karena alasan inilah saya memilih Loew sebagai pelatih terbaik melebihi Del Bosque atau Bert van Marwijk.</p>
<p><strong>F. PELATIH TERBURUK : Raymond Domenech.</strong></p>
<p>Rasanya tak perlu panjang lebar saya terangkan alasan kenapa saya memilih lelaki berambut keriting putih sebagai pelatih terburuk. Saat anda tak bisa menghimpun rasa hormat dari anak buah anda maka anda tak akan bisa berbuat banyak untuk mencetak prestasi. Dan itulah Domenech dengan keras kepala, angkuh dan non logisnya yang masih tetap dipertahankannya bahkan saat Perancis berada dalam situasi kritis.</p>
<p><strong>G. PERTANDINGAN TERBAIK : Jerman vs Argentina.</strong></p>
<p>Sebenarnya banyak pertandingan yang menarik di Afsel ini, meski pertandingan yang tak menarik juga tak kalah banyaknya namun saya sepakat dengan diri saya sendiri untuk memilih partai Argentina vs Jerman sebagai partai terbaik karena gara-gara partai ini tangan saya sampai bengkak akibat tidak sengaja membentur tembok ketika melonjak kegirangan saat Friedrich mencetak gol ketiga Jerman.</p>
<p>Di partai ini Jerman seperti mengajarkan sepakbola tim yang benar kepada 11 orang Argentina, mereka mengajarkan bagaimana membangun serangan secara terkoordinasi dan bagaimana bertahan dengan rapih. Karena ajaran yang langsung dipraktekkan pemain-pemain Jerman , 11 orang Argentina yang turun malam itu jadi pontang-panting dan kebingungan hingga akhirnya harus menyaksikan gawangnya kebobolan 4 kali.</p>
<p><strong>H. PERTANDINGAN TERBURUK : Uruguay vs Perancis.</strong></p>
<p>Ah, sekali lagi Perancis masuk dalam daftar terburuk milik saya. Sungguh, tahun ini saya sangat kecewa pada tim ayam jantan yang kali ini lebih pantas disebut anak ayam betina itu. Pertandingan pertama mereka melawan Uruguay sanggup mengantar saya tertidur dalam hitungan menit karena terlanjur bosan melihat mereka yang tak sanggup membongkar pertahanan Uruguay. Beruntung karena selepas itu Uruguay bisa memperbaiki penampilan mereka dan kemudian lolos bahkan hingga ke semifinal.? Sementara Perancis dengan pelatihnya yang keras kepala itu lolos hingga ke bandara. Terima kasih kepada Domenech yang membuat timnas Perancis jadi tim yang paling membosankan.</p>
<p><strong>I. PEMAIN MUDA TERBAIK : Thomas Muller.</strong></p>
<p>Eheum..Muller. Pertama kali bocah ini berseragam timnas senior adalah pada tanggal 3 maret 2010 atau kurang lebih 3 bulan sebelum ajang sesungguhnya digelar. Sebelumnya Muller sudah lebih dulu membawa Jerman U-21 menjadi juara Eropa 2009. Dalam konferensi pers selepas laga persahabatan antara Jerman vs Argentina, Diego Maradona meninggalkan ruangan ketika tahu kalau Joachim Loew mengutus Muller untuk mewakillinya. Maradona merasa terhina karena disejajarkan dengan bocah ingusan yang disebutnya sebagai Ball Boy. Empat bulan kemudian Maradona mendapati si ball boy itu ternyata menjadi awal malapetaka yang mengantarkannya pulang ke Buenos Aires.</p>
<p>Muller, kelahiran 13 september 1989 dan bertinggi 186cm itu punya kemampuan yang nyaris komplit. Teknik dan mentalnya sudah cukup untuk sebuah ajang akbar sekelas piala dunia. Ibarat buah, dia matang lebih cepat dan bisa dipetik lebih cepat. Matang bukan karena karbitan, tapi memang karena pupuknya yang tidak biasa. Silakan anda menunjuk pemain lain, tapi bagi saya Muller adalah pemain muda terbaik di Afsel 2010.</p>
<p>Nah, teman-teman..itulah sedikit catatan tentang yang terbaik dan terburuk di ajang world cup Afsel 2010 ini. Sekali lagi, semua mungkin sifatnya sangat subjektif karena memang saya sesuaikan dengan selera saya. Kalau ada yang merasa seleranya sama, terima kasih. Kalau anda merasa berselera berbeda, mari berbagi.</p>
<p>Apapun itu, mari berdoa semoga Allah memanjangkan umur kita dan bisa bertemu kembali di Brasil 2014.</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2010/07/12/yang-terbaik-dan-terburuk-versi-saya/&amp;title=Yang+Terbaik+dan+Terburuk+Versi+Saya" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2010/07/12/yang-terbaik-dan-terburuk-versi-saya/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2010/07/12/yang-terbaik-dan-terburuk-versi-saya/&amp;t=Yang+Terbaik+dan+Terburuk+Versi+Saya" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2010/07/12/yang-terbaik-dan-terburuk-versi-saya/&amp;t=Yang+Terbaik+dan+Terburuk+Versi+Saya" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2010/07/12/yang-terbaik-dan-terburuk-versi-saya/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2010/07/12/yang-terbaik-dan-terburuk-versi-saya/&amp;title=Yang+Terbaik+dan+Terburuk+Versi+Saya" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2010/07/12/yang-terbaik-dan-terburuk-versi-saya/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Yang+Terbaik+dan+Terburuk+Versi+Saya&amp;link=http://daenggassing.com/2010/07/12/yang-terbaik-dan-terburuk-versi-saya/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2010/07/12/yang-terbaik-dan-terburuk-versi-saya/&amp;Title=Yang+Terbaik+dan+Terburuk+Versi+Saya" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2010/07/12/yang-terbaik-dan-terburuk-versi-saya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belanda vs Spanyol = Nike vs Adidas</title>
		<link>http://daenggassing.com/2010/07/10/belanda-vs-spanyol-nike-vs-adidas/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2010/07/10/belanda-vs-spanyol-nike-vs-adidas/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2010 09:31:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[World Cup 2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=774</guid>
		<description><![CDATA[
Final itu akhirnya akan sampai juga. Dua tim dari dataran Eropa akan saling berhadapan untuk menuliskan nama mereka dalam daftar peraih gelar juara dunia yang ke-19. Hebatnya lagi karena kedua tim sama sekali belum pernah merasakan gelar tertinggi itu sebelumnya. Belanda dan Spanyol adalah calon juara baru, dan salah satu dari mereka akan bergabung dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_775" class="wp-caption aligncenter" style="width: 571px"><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/07/Kuyt.jpg"><img class="size-full wp-image-775" title="Kuyt" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/07/Kuyt.jpg" alt="Timnas Belanda, andalan Nike dalam perang Nike vs Adidas" width="561" height="353" /></a><p class="wp-caption-text">Timnas Belanda, andalan Nike dalam perang dengan Adidas</p></div>
<p style="text-align: center;">
<p>Final itu akhirnya akan sampai juga. Dua tim dari dataran Eropa akan saling berhadapan untuk menuliskan nama mereka dalam daftar peraih gelar juara dunia yang ke-19. Hebatnya lagi karena kedua tim sama sekali belum pernah merasakan gelar tertinggi itu sebelumnya. Belanda dan Spanyol adalah calon juara baru, dan salah satu dari mereka akan bergabung dengan 7 negara lainnya yang sudah lebih dulu mencatatkan diri dalam deretan negara terbaik di dunia sepakbola.</p>
<p>Di balik pertarungan puncak di lapangan nanti sebenarnya tersembunyi sebuah pertarungan yang tak kalah serunya, yaitu pertarungan antara dua produsen apparel terbesar, Nike dan Adidas. Nike dan Adidas tak pelak lagi sudah menjadi dua produsen terbesar alat-alat olahraga yang selalu bersaing ketat utamanya dalam satu dasawarsa terakhir. Tak heran bila pertarungan final antara Belanda vs Spanyol nanti menjadi sebuah pertaruhan luar biasa untuk reputasi mereka berdua.</p>
<p>Pertarungan minggu nanti adalah pertarungan jilid ketiga yang mempertemukan Nike dan Adidas secara head to head di partai final piala dunia. Pertemuan pertama mereka terjadi pada final tahun 1998 yang mempertemukan Perancis yang disponsori oleh Adidas dan Brasil yang disponsori oleh Nike. Kala itu Perancis yang berseragam Adidas berhasil mengalahkan Brasil yang berseragam Nike. Kesuksesan Perancis ini disambut meriah oleh Adidas. Menyusul keberhasilan Perancis, Adidas menerbitkan iklan satu halaman penuh berisi ilustrasi formasi pemain bola, di satu sisi lapangan digambarkan formasi 4-5-1 a la Perancis sementara di sisi sebelahnya ada formasi 4-4-2 a la Brasil. Yang menarik adalah karena di sisi Perancis terpasang 11 logo Adidas dengan nama permain-pemain Perancis di bawahnya, sementara di sisi sebelahnya hanya ada gambar bulatan dengan nama-nama pemain Brasil seperti lazimnya ilustrasi formasi sepakbola. Ini jelas sebuah pukulan telak untuk Nike.</p>
<p><span id="more-774"></span>Empat tahun kemudian duel antara dua produsen ini terjadi lagi. Kali ini Brasil yang masih berbaju Nike ditantang Jerman yang berbaju Adidas. Beruntung bagi Nike karena kali ini Brasil mampu menekuk Jerman. Prestasi Brasil ini tentu saja disambut hangat oleh Nike meski tidak lantas membuat mereka menerbitkan iklan yang provokatif seperti yang dilakukan Adidas 4 tahun sebelumnya.</p>
<p>Empat tahun kemudian di Jerman 2006, pertarungan antara mereka berdua di partai final urung terjadi karena kali ini justru Italia yang disponsori Puma yang menjadi juara setelah mengalahkan Perancis yang tetap berbaju Adidas. Sebenarnya Adidas boleh saja merasa berbangga karena bagaimanapun Puma adalah adik kandung mereka juga. Puma adalah kreasi dari Rudolf Dassler, adik kandung dari Adolf (Adi) Dassler pencipta Adidas. Awalnya mereka merintis usaha bersama sebelum akhirnya Rudolf mengambil jalan sendiri dan menciptakan Puma.</p>
<p>Tahun ini saat piala dunia untuk pertama kalinya digelar di tanah Afrika, Nike dan Adidas kembali harus beradu head to head di partai final. Ini jelas menjadi partai yang menentukan buat mereka berdua mengingat skor head to head hingga saat ini imbang 1-1.</p>
<p>Di Afrika Selatan 2010, Adidas mensponsori 12 tim nasional sedang Nike mensponsori 9 tim nasional. Adidas sebenarnya selangkah lebih maju karena sejak tahun 1970 mereka adalah sponsor resmi piala dunia yang di dalamnya termasuk menyediakan bola resmi untuk semua pertandingan di piala dunia. Tahun ini Adidas dan Nike saling bersaing dalam teknologi baju seragam tim nasional. Adidas mengembangkan kostum yang diklaim tidak hanya mampu menyerap keringat para pemain namun juga mampu membuangnya lewat sela-sela rajutan kain. Desain kostum Adidas hanya berbobot 20 gram saat dipakai pemain yang berkeringat. Bobot ini tentu sangat ringan dan membuat pemain serasa tidak berpakaian saat ada di lapangan.</p>
<p>Sementara itu Nike memamerkan produk barunya yang berbahan dasar polyethylene terephthalate (PET) yang sebenarnya adalah bahan dasar botol kemasan plastik. <strong>Bicara teknologi, baju hasil daur ulang ini dilengkapi teknologi dri-fit. Teknologi ini mencegah basahnya kaus akibat keringat dan sisi kaus yang berpori. Teknologi ini juga memungkinkan pemain tetap merasa sejuk saat bertanding. Ini dimungkinkan lantaran kostum dilengkapi zona ventilasi yang memungkinkan udara mengalir. Zona ventilasi udara terdiri dari ratusan lubang mikro (lazer cut holes) yang ditempatkan di kedua sisi bawah ketiak hingga ke pinggul. Tidak hanya bermanfaat buat pemain, kostum ini juga sangat bersahabat dengan lingkungan karena membantu bumi dari polusi limbah plastik yang tidak bisa diurai tanah.</strong><strong> </strong><strong> </strong><em>( ruangberita.com).</em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Persaingan antara kedua produsen tersebut bukan hanya dari segi seragam saja, namun juga dari alas kaki yang akan dipakai para pemain di lapangan. Adidas memperkenalkan produk terakhir mereka yaitu Adidas F50 Adizero dengan Lionel Messi dan David Villa sebagai ikon pemasarannya. Sedangkan Nike hadir dengan Mercurial Favor dengan menggunakan Christiano Ronaldo dan Wayne Rooney sebagai ikon. Kedua produsen mengklaim produk mereka sebagai yang terbaik dengan berbagai keunggulan termasuk bobot yang ringan dan kemampuan adaptasi dengan gerakan manuver si pemakai.</p>
<p>Menjelang piala dunia Nike juga melansir video promosi untuk produk mereka yang diberi judul &#8220;Write the future&#8221;. Di situs YouTube, iklan resmi ini disaksikan oleh sekitar 9 juta penonton dari seluruh dunia. Ini jelas sebuah terobosan luar biasa dari Nike dalam upayanya mengungguli kepopuleran Adidas yang sudah terlanjur terkenal sebagai sponsor resmi piala dunia. Ini jadi sebuah bukti kuat tentang rivalitas menahun antara kedua produsen tersebut. Sebelumnya publik juga sudah melihat bagaimana Nike dan Adidas selalu mensponsori tim-tim yang secara tradisi saling bermusuhan. Di Spanyol, Nike mensponsori Barcelona sedangkan Adidas berada di belakang Real Madrid, di Italia Nike menyediakan peralatan untuk Inter Milan sedang Adidas untuk AC Milan. Di Inggris, Nike berada di belakang Manchester United sedang musuh bebuyutannya, Liverpool didukung oleh Adidas.</p>
<p>11 Juli nanti waktu Afrika Selatan, untuk ketiga kalinya Adidas akan bertemu head to head dengan Nike. Ini sungguh sebuah pertarungan gengsi yang luar biasa. Siapapun pemenangnya nanti pastilah merasa pantas untuk menyombongkan diri sebagai produsen apparel yang terbaik. Nah, sekarang mari kita tunggu siapa yang akan berjalan dengan kepala tegak selepas final nanti. Nike, atau Adidas ?</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2010/07/10/belanda-vs-spanyol-nike-vs-adidas/&amp;title=Belanda+vs+Spanyol+%3D+Nike+vs+Adidas" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2010/07/10/belanda-vs-spanyol-nike-vs-adidas/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2010/07/10/belanda-vs-spanyol-nike-vs-adidas/&amp;t=Belanda+vs+Spanyol+%3D+Nike+vs+Adidas" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2010/07/10/belanda-vs-spanyol-nike-vs-adidas/&amp;t=Belanda+vs+Spanyol+%3D+Nike+vs+Adidas" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2010/07/10/belanda-vs-spanyol-nike-vs-adidas/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2010/07/10/belanda-vs-spanyol-nike-vs-adidas/&amp;title=Belanda+vs+Spanyol+%3D+Nike+vs+Adidas" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2010/07/10/belanda-vs-spanyol-nike-vs-adidas/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Belanda+vs+Spanyol+%3D+Nike+vs+Adidas&amp;link=http://daenggassing.com/2010/07/10/belanda-vs-spanyol-nike-vs-adidas/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2010/07/10/belanda-vs-spanyol-nike-vs-adidas/&amp;Title=Belanda+vs+Spanyol+%3D+Nike+vs+Adidas" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2010/07/10/belanda-vs-spanyol-nike-vs-adidas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>In Memoriam : Luthfi Al Hakim</title>
		<link>http://daenggassing.com/2010/07/08/in-memoriam-luthfi-al-hakim/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2010/07/08/in-memoriam-luthfi-al-hakim/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 07:59:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kenangan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[luthfi al hakim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=770</guid>
		<description><![CDATA[
Jarum jam bergeser sekitar 15 menit dari jam 7 malam. Saya bersama supervisi freelance dan manager pemasaran sedang berada di ruang meeting. Pertemuan dengan freelance baru saja selesai beberapa menit yang lalu, di atas meja meeting masih ada beberapa biji kroket dan jalangkote sisa konsumsi meeting. Seorang lelaki muda bertubuh ceking berbungkus sweater marna oranye [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/07/Upiq.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-771" title="Upiq" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/07/Upiq.jpg" alt="" width="600" height="402" /></a></p>
<p>Jarum jam bergeser sekitar 15 menit dari jam 7 malam. Saya bersama supervisi freelance dan manager pemasaran sedang berada di ruang meeting. Pertemuan dengan freelance baru saja selesai beberapa menit yang lalu, di atas meja meeting masih ada beberapa biji kroket dan jalangkote sisa konsumsi meeting. Seorang lelaki muda bertubuh ceking berbungkus sweater marna oranye muda masuk.</p>
<p>&#8221; Masih ada yang bisa dimakan ? &#8221; Dia bertanya ke saya.</p>
<p>&#8221; Oh, itu..ambil semuami &#8220;, Jawab saya sambil mempersilakannya mengambil sebiji kroket yang tersisa.</p>
<p>Dia bergeming, saya dan dua orang lainnya juga tidak terlalu memperhatikannya. Kami masih sibuk membahas persiapan pameran yang sebentar lagi akan digelar. Karena lelaki itu masih bergeming, iseng saya kumat. Kroket yang tinggal satu itu saya caplok sambil senyum-senyum. Saya lupa reaksinya seperti apa, yang saya ingat dia bergerak kea rah ibu Yeyen, manager pemasaran sambil minta ijin menghabiskan jalangkote dan kroket yang ada di depan ibu manager. Dengan sopan dia meminta ijin, dan ibu manager mengijinkan. Kami masih asyik berdiskusi ketika lelaki muda itu meninggalkan ruang meeting.</p>
<p>&#8221; Eh, itu di mejaku masih ada dua biji. Ambil semuami..&#8221; kata saya ketika dia sudah berada di pintu. Saya kembali sibuk dengan diskusi malam itu. Selanjutnya malam berjalan seperti yang kami rencanakan.</p>
<p>Lelaki ceking itu bernama Luthfi Al Hakim. Kami memanggilnya dengan nama Upiq seperti yang selalu dia ucapkan kala berkenalan. Umurnya belum genap 21 tahun, di kantor kami dia bertugas sebagai seorang tenaga surveyor. Saya mengenalnya sebagai anak muda yang cerdas, kreatif dan mudah bergaul. Tak heran bila di kantor kami dia dikenal akrab di segala divisi dan segala lapisan mulai dari para OB hingga para manager. Para ibu dan bapak di kantor kami juga mengenalnya sebagai anak yang periang dan hormat meski juga kadang kritis. Singkat kata, tak pernah ada cerita buruk yang diarahkan kepadanya.</p>
<p><span id="more-770"></span>Saya cukup akrab dengan anak ini. Entah kenapa saya merasa ada beberapa hal dari dia yang mengingatkan saya akan masa muda saya. Dulu saya juga seceking dia, dan dulu saya juga senang mencorat-coret dan menggambar kartun, persis seperti yang biasa dia lakukan. Belakangan dia meminta saya mengajarinya mengedit foto menggunakan Photoshop hanya saja sayangnya kami terkendala waktu.</p>
<p>Hidup ini memang penuh dengan misteri. Kita tidak pernah tahu apa rencana sang Illahi, utamanya bila menyangkut masalah ajal.</p>
<p>Saya tidak pernah menyangka kalau adegan pada paragraf awal di atas adalah adegan terakhir yang melibatkan saya dan Upiq dalam satu scene. Setibanya di rumah saya mematikan HP yang memang sudah kehabisan daya, bahkan saat terbangun menyaksikan partai Belanda vs Uruguaypun saya tidak berpikir untuk mengaktifkannya. Ketika terbangun kembali di pagi hari barulah saya menyalakannya kembali dan tanpa saya duga pesan singkat masuk dengan bertubi-tubi. Isi pesan singkat yang masuk semuanya sama, mengabarkan kepergian Upiq untuk selama-lamanya.</p>
<p>Saya butuh waktu beberapa menit untuk mengumpulkan kesadaran. Masih antara kebimbangan apakah ini nyata atau sekedar mimpi. Setelah merasa cukup sadar barulah saya mulai menelepon seorang teman dan mendapatkan kepastian kalau ternyata anak muda yang sering menyapa saya dengan sapaan &#8220;Pak Ip&#8221; itu benar-benar telah meninggalkan kami.</p>
<p>Malam itu, beberapa jam setelah menyantap kroket dan jalangkote yang saya tawarkan, maut menjemputnya di jalan raya. Sebuah kecelakaan maut membuatnya tak pernah punya kesempatan untuk sampai di rumah orangtuanya di Sudiang. Tuhan ternyata punya rencana yang tak kuasa ditolaknya, di depan kantor Kalla Electrikal System malaikat maut menjemputnya, membawanya bertemu sang penciptanya.</p>
<p>Pagi itu kami berkumpul di rumahnya, di ruang tamu jasadnya sudah terbujur kaku dengan selembar kain panjang bermotif batik yang menutupinya. Saya tidak bisa menahan tangis, mata saya yang awalnya hanya kabur tiba-tiba saja sudah terasa hangat oleh air mata. Berbagai kenangan tentang Upiq melintas di kepala saya. Awal 2009 saya dan Upiq berada dalam satu tim dalam rangkaian outbound. Dalam kegiatan itu terlihat jelas kecerdasannya dan kemampuannya bekerjasama dalam tim, tak heran tim kami jadi yang terbaik waktu itu.</p>
<p>Beberapa kali dia pernah mengeluh kepada saya tentang masalah ekonomi yang melilitnya, pernah pula dengan terpaksa dia meminta pinjaman ke saya. Sayang saya tidak bisa sering-sering membantunya dalam hal ekonomi karena sama halnya dengan dia, sayapun juga tidak berlebih dalam soal satu itu. Kondisinya itu juga mengingatkan saya pada masa muda saya, masa yang selalu penuh dengan pertanyaan, &#8221; mau ngutang di mana hari ini ? &#8220;.</p>
<p>Sore hari selepas ashar kami mengantar jasadnya ke peristirahatan terakhir. Langit mendung hari itu, bahkan titik-titik air juga membasahi bumi, seakan bumi ikut bersedih kehilangan seorang lelaki muda yang baik hati, riang dan cerdas seperti Upiq. Sekali lagi saya meneteskan air mata ketika melihat sedikit demi sedikit jasadnya yang terbungkus kain kafan itu tertimbun tanah merah. Selepas itu hanya Allah yang tahu balasan yang pantas untuk dirinya.</p>
<p>Selamat jalan kawan, hari ini kami sudah tidak mungkin melihat dirimu lagi. Jalan kita sudah tak bersinggungan lagi, terlalu banyak hal yang sudah kita jalani bersama. Hanya doa yang bisa kami haturkan kepada-Nya, semoga Allah melapangkan jalanmu, menerima semua amal ibadahmu. Kami yang ada di sini akan selalu mengenangmu sebagai seorang teman yang baik.</p>
<p>Selamat jalan..</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2010/07/08/in-memoriam-luthfi-al-hakim/&amp;title=In+Memoriam+%3A+Luthfi+Al+Hakim" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2010/07/08/in-memoriam-luthfi-al-hakim/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2010/07/08/in-memoriam-luthfi-al-hakim/&amp;t=In+Memoriam+%3A+Luthfi+Al+Hakim" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2010/07/08/in-memoriam-luthfi-al-hakim/&amp;t=In+Memoriam+%3A+Luthfi+Al+Hakim" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2010/07/08/in-memoriam-luthfi-al-hakim/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2010/07/08/in-memoriam-luthfi-al-hakim/&amp;title=In+Memoriam+%3A+Luthfi+Al+Hakim" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2010/07/08/in-memoriam-luthfi-al-hakim/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=In+Memoriam+%3A+Luthfi+Al+Hakim&amp;link=http://daenggassing.com/2010/07/08/in-memoriam-luthfi-al-hakim/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2010/07/08/in-memoriam-luthfi-al-hakim/&amp;Title=In+Memoriam+%3A+Luthfi+Al+Hakim" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2010/07/08/in-memoriam-luthfi-al-hakim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Catatan Tentang Mereka Yang Gagal</title>
		<link>http://daenggassing.com/2010/07/06/catatan-tentang-mereka-yang-gagal/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2010/07/06/catatan-tentang-mereka-yang-gagal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 07:16:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[World Cup 2010]]></category>
		<category><![CDATA[Afrika Selatan 2010]]></category>
		<category><![CDATA[world cup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=764</guid>
		<description><![CDATA[
Piala dunia makin mendekati ujungnya, hingga yang saat ini hanya tersisa 4 tim dengan kesempatan yang sama besarnya untuk melaju ke babak pamungkas 11 Juli nanti. Dari total 736 pemain yang tercatat berpartisipasi dalam ajang piala dunia ini, sudah 644 orang yang meninggalkan Afrika Selatan plus 28 orang pelatih dari 28 negara berbeda.
Deretan pemain yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_765" class="wp-caption aligncenter" style="width: 595px"><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/07/england2.jpg"><img class="size-full wp-image-765" title="england2" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/07/england2.jpg" alt="" width="585" height="352" /></a><p class="wp-caption-text">Wayne Rooney, salah satu bintang yang gagal bersinar di Afsel 2010 (Foto: FIFA.com)</p></div>
<p>Piala dunia makin mendekati ujungnya, hingga yang saat ini hanya tersisa 4 tim dengan kesempatan yang sama besarnya untuk melaju ke babak pamungkas 11 Juli nanti. Dari total 736 pemain yang tercatat berpartisipasi dalam ajang piala dunia ini, sudah 644 orang yang meninggalkan Afrika Selatan plus 28 orang pelatih dari 28 negara berbeda.</p>
<p>Deretan pemain yang harus meniggalkan Afrika Selatan tentu menyisakan beragam perasaan dalam diri mereka masing-masing. Bagi beberapa orang, meninggalkan Afrika Selatan tanpa sempat menyentuh babak final tentunya menjadi sebuah kekecewaan yang besar, namun ada juga pemain, pelatih dan ofisial yang meninggalkan Afrika Selatan dengan kepala tegak meski tak sempat melangkah terlalu jauh.</p>
<p>Berikut saya mencoba mencatat sedikit tentang rentetan kegagalan yang diderita oleh 644 pemain dan 28 orang pelatih yang sudah harus pulang tersebut. Mari kita lihat sama-sama.</p>
<p><strong>Italia gagal menembus babak penyisihan grup</strong>. Catatan ini sekaligus menempatkan Italia sejajar dengan catatan buruk milik Brasil (1974) dan Perancis (2002) yang lebih dahulu tercatat sebagai juara bertahan yang tak berhasil lolos dari babak penyisihan grup.</p>
<p><strong>Italia gagal menjadi juara dua kali berturut-turut</strong>. Catatan ini sebenarnya tidak terlalu buruk seandainya catatan buruk di atas tidak terjadi lebih dulu. Italia pernah menjadi juara dunia dua kali berturut-turut pada tahun 1934 dan 1938. Satu-satunya negara yang bisa melakukan hal yang sama sekaligus menjadi negara terakhir yang melakukannya adalah Brasil (tahun 1954 dan 1958).</p>
<p><strong><span id="more-764"></span>Diego Maradona dan Carlos Dunga gagal menyamai rekor Franz Beckenbauer dan Mario Zagalo</strong>. Beckenbauer dan Zagalo adalah dua orang yang tercatat sebagai pemain dan pelatih yang mampu meraih tropi piala dunia. Zagalo melakukannya sebagai pemain di tahun 1954 dan 1958 serta sebagai pelatih di tahun 1970, sementara Beckenbauer meraihnya sebagai pemain di tahun 1974 dan sebagai pelatih di tahun 1990. Maradona dan Dunga sama-sama pernah meraih piala dunia di tahun 1986 (Maradona) dan 1994 (Dunga), tahun ini mereka hadir sebagai pelatih Argentina dan Brasil namun sayangnya ambisi mereka harus kandas di babak perempat final.</p>
<p><strong>Argentina gagal membalaskan dendamnya pada Jerman di tahun 2006</strong>. Pada piala dunia 2006 Argentina harus kandas di babak perempat final lewat drama adu penalti yang dilanjutkan dengan perkelahian massal antara pemain-pemain Argentina dan Jerman. Tahun ini mereka kembali bertemu di babak perempat final dan Argentina berambisi membalaskan dendam mereka 4 tahun lalu. Sayangnya Argentina kembali kandas di tangan Jerman, kali ini dengan skor yang lebih memalukan 0-4.</p>
<p><strong>Brasil gagal menjadi juara enam kali</strong>. Prestasi Brasil memang sungguh luar biasa. Sampai saat ini hanya Brasil yang mampu menjadi juara sebanyak 5 kali, catatan ini hanya bisa didekati oleh Italia (4 kali). Sayangnya tahun ini Brasil gagal menjadi negara pertama yang bisa menjadi juara sebanyak 6 kali.</p>
<p><strong>Brasil gagal menjadi juara di semua benua</strong>. Kegagalan Brasil di tangan Belanda juga sekaligus menjadikan Brasil gagal menjadi juara di semua benua tempat piala dunia digelar. Sebelumnya Brasil sudah bisa menjadi juara di benua Amerika (1954, 1970 dan 1994), benua Eropa (1958) dan benua Asia (2002).</p>
<p><strong>Lionel Messi gagal mencetak satu golpun di Afsel 2010</strong>. Hingga akhir peluit panjang pertandingan perempat final Argentina vs. Jerman dengan hasil kekalahan telak bagi Argentina, Lionel Messi sama sekali belum mencetak gol dalam 5 kali penampilannya. Ini tentu ironis mengingat musim lalu Messi mencetak rekor dengan menyarangkan 47 gol di semua kompetisi yang diikutinya bersama klubnya, Barcelona.</p>
<p><strong>Christiano Ronaldo gagal membawa Portugal melangkah lebih jauh</strong>. Ronaldo datang ke Afrika Selatan dengan label pemain termahal di muka bumi setelah berpindah dari Manchester United ke Real Madrid dengan nilai transfer lebih dari 98 juta poundsterling. Tahun 2002 bintang Perancis, Zinedine Zidane juga mengalami kegagalan yang sama. Tahun itu Zidane menjadi pemain termahal setelah dibeli Real Madrid dari Juventus namun gagal berbicara banyak di Korea-Jepang 2002.</p>
<p><strong>Milovan Rajevic dan Grardo Martino gagal menjadi pelatih asing pertama yang membawa negaranya menjadi juara</strong>. Rajevic dan Martino adalah dua pelatih asing yang ditugasi melatih Ghana (Rajevic) dan Paraguay (Martino). Mereka harus kandas di babak perempat final setelah dilibas Uruguay dan Spanyol. Mereka berdua adalah pelatih asing yang tahun ini bisa melangkah paling jauh. Sepanjang perhelatan piala dunia belum ada satupun pelatih asing yang berhasil meraih gelar juara dan tahun ini kutukan tersebut ternyata berlanjut.</p>
<p><strong>Ghana gagal menjadi tim benua Afrika pertama yang lolos ke semifinal</strong>. Selain Ghana sebelumnya ada Kamerun (1990) dan Senegal (2002) yang merupakan tim Afrika yang sudah menyentuh babak perempat final. Ghana hampir saja meyentuh babak semifinal dalam drama menghadapi Uruguay di perempat final yang melibatkan tangan Luis Suarez.</p>
<p><strong>Korea Selatan gagal menyamai pencapaian mereka tahun 2002</strong>. Tahun 2002 saat Korea Selatan bersama dengan Jepang menjadi tuan rumah bersama, Korea Selatan berhasil mencatatkan prestasi terbaik sebagai wakil Asia yaitu maju hingga babak semifinal. Tahun ini Korea Selatan tampil cukup baik dan mampu menembus babak kedua yang sekaligus prestasi terbaik mereka di luar kandang.</p>
<p><strong>Afrika Selatan gagal melaju ke babak kedua</strong>. Ini adalah kali pertamanya dalam sejarah piala dunia tuan rumah gagal maju ke babak kedua. Afrika Selatan hanya kalah selisih gol dari Mexico meski di pertandingan terakhir mereka berhasil mengalahkan Perancis 3-1. Selalu ada awal dari segalanya, bukan ?</p>
<p>Itulah setidaknya beberapa fakta kegagalan yang bisa saya ingat hingga sekarang. Sebagian memang melibatkan bintang-bintang terkenal, bintang-bintang yang sepanjang tahun bersinar namun akhirnya malah redup di ajang sebenarnya.</p>
<p>Mungkinkah daftar kegagalan di atas akan bertambah panjang ? menarik untuk menantikannya hingga akhir pertandingan tanggal 11 Juli nanti.</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2010/07/06/catatan-tentang-mereka-yang-gagal/&amp;title=Catatan+Tentang+Mereka+Yang+Gagal" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2010/07/06/catatan-tentang-mereka-yang-gagal/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2010/07/06/catatan-tentang-mereka-yang-gagal/&amp;t=Catatan+Tentang+Mereka+Yang+Gagal" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2010/07/06/catatan-tentang-mereka-yang-gagal/&amp;t=Catatan+Tentang+Mereka+Yang+Gagal" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2010/07/06/catatan-tentang-mereka-yang-gagal/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2010/07/06/catatan-tentang-mereka-yang-gagal/&amp;title=Catatan+Tentang+Mereka+Yang+Gagal" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2010/07/06/catatan-tentang-mereka-yang-gagal/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Catatan+Tentang+Mereka+Yang+Gagal&amp;link=http://daenggassing.com/2010/07/06/catatan-tentang-mereka-yang-gagal/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2010/07/06/catatan-tentang-mereka-yang-gagal/&amp;Title=Catatan+Tentang+Mereka+Yang+Gagal" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2010/07/06/catatan-tentang-mereka-yang-gagal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tuhan Lebih Memilih Jerman</title>
		<link>http://daenggassing.com/2010/07/04/tuhan-lebih-memilih-jerman/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2010/07/04/tuhan-lebih-memilih-jerman/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Jul 2010 06:40:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[World Cup 2010]]></category>
		<category><![CDATA[world cup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=759</guid>
		<description><![CDATA[

&#8221; Fabio Capello harus menyaksikan partai Jerman vs Argentina, supaya dia belajar bagaimana caranya mengalahkan Jerman &#8220;.Itu adalah kalimat yang meluncur dari mulut Diego Armando Maradona, pelatih Argentina ketika memastikan bahwa Argentina akan berjumpa Jerman di babak perempat final. Ucapan itu terasa sangat sombong, tapi sebagian orang sudah paham karena itu keluar dari mulut seorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_760" class="wp-caption aligncenter" style="width: 574px"><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/07/Maradona-Cry.jpg"><img class="size-full wp-image-760" title="Maradona Cry" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/07/Maradona-Cry.jpg" alt="" width="564" height="351" /></a><p class="wp-caption-text">Diego Maradona, meratapi kekalahan telak timnya (Foto: FIFA.com)</p></div>
<p style="text-align: center;">
<p>&#8221; Fabio Capello harus menyaksikan partai Jerman vs Argentina, supaya dia belajar bagaimana caranya mengalahkan Jerman &#8220;.Itu adalah kalimat yang meluncur dari mulut Diego Armando Maradona, pelatih Argentina ketika memastikan bahwa Argentina akan berjumpa Jerman di babak perempat final. Ucapan itu terasa sangat sombong, tapi sebagian orang sudah paham karena itu keluar dari mulut seorang Diego Maradona. Bukan Maradona namanya kalau sepi dari sensasi.</p>
<p>Waktu itu Maradona mungkin terbuai oleh penampilan anak didiknya kala menghempaskan Mexico. Sebelumnya, Maradona sudah berhasil menorehkan catatan 100% dalam kualifikasi grup dengan menang 3 kali, salah satunya dengan skor besar 4-1 atas wakil Asia, Korea Selatan. Dasar-dasar inilah yang kemudian membuat Maradona besar kepala dan menganggap kalau tak ada lagi tim yang mampu menghadang Argentina.</p>
<p>Sampai sebelum bertemu Jerman di perempat final, Argentina sudah cukup mampu membangkitkan optimisme orang kalau mereka memang punya kans jadi juara musim ini. Meski Lionel Messi sang pemain terbaik belum juga mampu mencetak gol, namun orang-orang masih bisa melihat betapa merepotkannya si kutu itu. Messi masih tercatat sebagai pemain dengan shoot on goal terbanyak sejauh ini. Pun orang makin terpukau pada aksi individu Carlos Tevez, utamanya ketika menyarangkan gol indah lawan Mexico.</p>
<p>Sayangnya, Maradona dan mungkin banyak orang lainnya lupa kalau sebagian besar gol-gol Argentina lahir karena kelebihan individu para personilnya, bukan karena kerja tim yang terkoordinasi rapih. Maradona juga mungkin lupa kalau di pertandingan terakhir melawan Inggris, Jerman sudah menunjukkan kalau mereka adalah tim yang paling jago memainkan kolektifitas dan punya koordinasi yang rapih di tiap lini.</p>
<p><span id="more-759"></span>Dari dulu Jerman sudah terlanjur terkenal sebagai tim yang selalu pandai bermain dalam satu kesatuan. Nyaris tak ada satupun pemain Jerman yang menonjol karena aksi individu mereka, yang ada adalah pemain-pemain dengan kemampuan membangun serangan terpadu yang mematikan, atau setidaknya pemain dengan karakter pemimpin yang pantang menyerah. Maradona mungkin lupa itu, dia sudah terlanjur di awang-awang setelah dibuai kesuksesan Argentina di babak penyisihan grup.</p>
<p>Sabtu 4 Juli di Cape Town, Argentina masuk ke dalam stadion masih dengan keyakinan yang tinggi. Sayangnya keyakinan mereka dengan cepat berubah ketika anak muda bernama Thomas Mueller dengan kecerdikannya berhasil menyarangkan Jabulani di gawang Argentina saat belum semua lelaki di lapangan hijau itu basah oleh keringat. Sejak itu Argentina jadi panik. Belum pernah sebelumnya di Afrika Selatan mereka berada dalam posisi seperti itu, tak heran mereka jadi betul-betul kebingungan dan kehilangan akal apalagi para prajurit Jerman menunjukkan karakter asli mereka yang disiplin dan tidak gampang terpancing. Argentina makin panik dan kebingungan.</p>
<p>Memasuki babak kedua tidak ada tindakan berarti dari anak-anak berseragam putih garis-garis biru itu. Mereka malah terbawa irama permainan Jerman yang pelan dan santai. Hanya Tevez dan sesekali Messi yang mencoba mendobrak, tapi sama saja. Khaedira dan Schweinsteiger sudah sigap menghadang mereka sejak dari garis tengah. Argentina makin kebingungan.</p>
<p>Dalam kebingungan mereka, Jerman kembali memberi pelajaran penting tentang , fokus, kecepatan dan penempatan ruang. Mueller yang terduduk di antara dua pemain Argentina ternyata masih bisa menyodorkan bola ke Podolski di bagian kanan pertahanan Argentina. Podolski menggiring sebentar, sementara itu Klose bergerak bagai hantu di belakang para bek Argentina, mencari posisi yang tepat hingga umpan silang Poldi seperti sesendok nasi yang disuapkan tepat di depan mulut. Tak perlu tenaga untuk mendorongnya ke gawang yang sudah kosong. Di belakang Klose, Gabriel Heinze hanya melongo.</p>
<p>Setelah gol itu pertandingan serasa hanya formalitas saja. Gol-gol Jerman seperti tinggal menunggu waktu. Anak-anak Maradona sudah kehilangan semangat, jatuh dan terpuruk. Tak heran bila Schweisnteiger kemudian dengan bebasnya mengirim dua umpan yang segera dikonversi menjadi gol. Hebatnya lagi, seorang Arne Friedrich yang adalah bek tengah bisa merangsek ke atas dan menciptakan gol. Ke mana pemain-pemain Argentina saat itu ? entahlah, mereka sudah kehilangan fokus dan mungkin kehilangan gairah untuk bermain.</p>
<p>Itulah Jerman. Sejauh ini mereka adalah tim yang paling mampu menunjukkan permainan yang solid. Organisasi permainan mereka rapih, kolektifitas mereka mumpuni dan kecepatan mereka luar biasa. Inggris sudah merasakannya dan sabtu kemarin giliran Argentina yang merasakannya.</p>
<p>Selepas peluit panjang dibunyikan, Maradona mungkin tiba-tiba ingat kalau Jerman memang bermain secara tim ketika menghadapi Inggris, tidak seperti timnya yang sejauh ini terbantu oleh individu-individu luar biasa. Mungkin juga Maradona teringat pada Juan Riquelme, lelaki bertalenta luar biasa yang ditinggalkannya jauh di Argentina sana. Riquelme bisa saja menjadi pelayan Messi seperti yang dilakukan Xavi dan Iniesta di Barcelona, tapi Maradona meninggalkannya. Mungkin bila Riquelme ada maka Messi akan bersinar seperti dia bersinar di klubnya.</p>
<p>&#8221; Tuhan ingin Argentina ada di final 11 juli nanti &#8220;, begitu kata Maradona dua hari sebelum laga digelar. Tak usah mendebat kata-katanya, karena malam itu jawabannya sudah terpampang jelas. Malam itu Tuhan lebih memilih Jerman, mungkin hingga partai final nanti. Siapa yang tahu..</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2010/07/04/tuhan-lebih-memilih-jerman/&amp;title=Tuhan+Lebih+Memilih+Jerman" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2010/07/04/tuhan-lebih-memilih-jerman/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2010/07/04/tuhan-lebih-memilih-jerman/&amp;t=Tuhan+Lebih+Memilih+Jerman" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2010/07/04/tuhan-lebih-memilih-jerman/&amp;t=Tuhan+Lebih+Memilih+Jerman" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2010/07/04/tuhan-lebih-memilih-jerman/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2010/07/04/tuhan-lebih-memilih-jerman/&amp;title=Tuhan+Lebih+Memilih+Jerman" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2010/07/04/tuhan-lebih-memilih-jerman/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Tuhan+Lebih+Memilih+Jerman&amp;link=http://daenggassing.com/2010/07/04/tuhan-lebih-memilih-jerman/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2010/07/04/tuhan-lebih-memilih-jerman/&amp;Title=Tuhan+Lebih+Memilih+Jerman" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2010/07/04/tuhan-lebih-memilih-jerman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Drama di Perempat Final</title>
		<link>http://daenggassing.com/2010/07/03/drama-di-perempat-final/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2010/07/03/drama-di-perempat-final/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 09:52:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[World Cup 2010]]></category>
		<category><![CDATA[world cup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=754</guid>
		<description><![CDATA[
Shakespeare adalah seorang yang sangat terkenal di dunia sastra. Salah satu karyanya yang paling fenomenal dan selalu dikenang orang adalah drama berjudul &#8220;Romeo and Juliet&#8221;. Tidak diketahui dengan pasti kapan karya itu pertama kali dituliskan dan dipentaskan oleh Shakespeare, meski beberapa orang bersepekulasi kalau karya itu pertama kali dipublikasikan sekitar tahun 1591 (sumber : Wikipedia). [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_755" class="wp-caption aligncenter" style="width: 579px"><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/07/Asamoah-Gyan.jpg"><img class="size-full wp-image-755" title="Asamoah Gyan" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/07/Asamoah-Gyan.jpg" alt="" width="569" height="352" /></a><p class="wp-caption-text">Asamoah Gyan, aktor pemeran utama dalam drama Ghana vs Uruguay</p></div>
<p>Shakespeare adalah seorang yang sangat terkenal di dunia sastra. Salah satu karyanya yang paling fenomenal dan selalu dikenang orang adalah drama berjudul &#8220;Romeo and Juliet&#8221;. Tidak diketahui dengan pasti kapan karya itu pertama kali dituliskan dan dipentaskan oleh Shakespeare, meski beberapa orang bersepekulasi kalau karya itu pertama kali dipublikasikan sekitar tahun 1591 <em>(sumber : Wikipedia)</em>. Selama beratus-ratus tahun, drama percintaan ini menjadi sebuah drama yang selalu dipuja orang, diadaptasi dalam ratusan atau mungkin bahkan ribuan macam naskah yang berbeda, termasuk ke dalam? layar lebar.</p>
<p>Soccer City Stadium, Johannesburg-Afrika Selatan di hari Jumat 2 Juli 2010. Tanpa dirancang sebelumnya, sebuah drama baru saja tersaji di depan puluhan ribu pasang mata yang hadir langsung di stadion serta jutaan lagi lainnya yang menonton lewat layar kaca. Aktor utamanya adalah seorang lelaki berkebangsaan Uruguay bernama Luis Suarez serta seorang lagi lelaki keling berkebangsaan Ghana bernama Asamoah Gyan.</p>
<p>Saat itu Uruguay berhadapan dengan Ghana dalam partai yang akan menentukan siapa di antara mereka yang akan melaju ke semifinal. Ghana mengejar rekor tampil pertama kalinya di babak semifinal sekaligus sebagai wakil Afrika pertama yang melakukannya. Sementara itu Uruguay ingin mengulang kembali sejarah yang terakhir kali mereka torehkan di tahun 1950, menjadi juara dunia.</p>
<p>Hingga 90 menit, drama masih berlangsung datar. Skor masih imbang 1-1 antara kedua tim. Muntari dan Forlan masih memegang peranan utama dalam pentas drama itu. Karena tak mencapai klimaks, pentas diperpanjang, 2 x 15 menit. Mungkin orang sudah menduga akan ada drama meski mungkin hanya sedikit yang menduga dramanya akan berakhir sangat menyesakkan.</p>
<p><span id="more-754"></span>Menit 119. Drama 2 babak ditambah perpanjangan waktu itu hampir genap sebelum masuk ke babak yang lain yang lebih mencekam. Ghana mendapatkan peluang dari tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Uruguay. Belasan pemain berdesakan di kotak penalti. Orang Ghana berharap bola mampir di kaki mereka hingga bisa mereka lesakkan ke belakang kiper Paraguay sementara orang Paraguay berharap bola jatuh di kaki mereka sehingga bisa dihalau sejauh-jauhnya. Jabulani melayang dan jatuh ke dalam kotak 16 Uruguay. Jabulani semakin liar, mental ke sana ke mari sebelum jatuh di kaki Stephen Appiah yang langsung melesakkannya ke gawang Urugay. Masuk ? ternyata tidak karena masih ada Luis Suarez yang tanpa sengaja menghalau bola keluar dengan kakinya. Bola jatuh di antara pemain-pemain Ghana dan Uruguay yang berdesakan. Seorang pemain Ghana menyundul bola ke gawang Uruguay. Masuk ? ternyata tidak karena sekali lagi Suarez menghalaunya. Bedanya, kali ini dia melakukan hal terlarang, menghalau bola dengan tangannya layaknya pemain volley yang menyelamatkan daerahnya.</p>
<p>Suhu meningkat drastis. Tanpa ampun wasit merogoh koceknya dan mengangkat tinggi-tinggi kartu kecil berwarna merah. Orang-orang Ghana dan mungkin jutaan orang Afrika lainnya melonjak kegirangan. Ini menit terakhir dari drama itu dan mereka punya kesempatan mengakhirinya dengan manis. Tak perlu berselang lama, Asamoah Gyan sudah diam di depan jabulani, sekitar 11 meter dari depan gawang. Sementara itu Suarez menangis meninggalkan lapangan menuju ruang ganti. Pupus sudah harapan orang Uruguay, bayangan semifinal tiba-tiba kabur. Sementara bagi orang Ghana, bayangan final malah semakin terang.</p>
<p>Asamoah Gyan mengambil ancang-ancang. Selama di Afrika Selatan dia sudah dua kali berhasil menjalankan tugas sebagai algojo. Sekali saat menghadapi Serbia dan sekali saat menghadapi Australia. Tanpa ragu-ragu disepaknya Jabulani. Namun, skenario ternyata tak seperti yang mereka kira. Jabulani melambung tinggi menerpa mistar dan terpental keluar. Uruguay selamat !!. Suarez yang berhenti sejenak di depan lorong menuju ruang ganti  tiba-tiba melonjak kegirangan. Dia tahu kalau teman-teman dan negaranya  masih punya peluang.</p>
<p>Kita tahu akhir dari drama itu. Bayangan semifinal menjadi terang benderang ?bagi Uruguay sementara bagi Ghana semua menjadi gelap segelap-gelapnya. Tak ada semifinal bagi mereka tahun ini, sama seperti wakil-wakil Afrika sebelumnya. Benar-benar sebuah panggung drama yang penuh cerita dengan hasil yang menyesakkan bagi orang Ghana dan Afrika namun menggembirakan bagi orang Uruguay.</p>
<p>Sekitar dua jam sebelumnya, di Nelson Mandela bay stadium juga terhampar sebuah drama yang tak kalah seru. Kali ini pemeran utamanya adalah seorang Brasil bernama Felipe Mello dan seorang meneer Belanda bernama Wesley Sneijder.</p>
<p>Belanda kembali bertemu Brasil, tim yang di tahun 1994 dan 1998 menghentikan mereka. Tahun 1994 mereka kalah 1-2, tahun 1998 lebih menyakitkan lagi karena mereka kalah dalam adu penalti. Tahun ini Belanda masih belum sempurna. Meski sederet nama beken berada di barisan depan, penampilan mereka masih membosankan. Tootal Voetball seperti yang terakhir kali dipraktekkan Ruud Gullit dkk. di tahun 1988 sama sekali tidak kelihatan. Sementara itu Brasil meski memulai dengan penampilan yang juga membosankan namun perlahan namun pasti mulai menarik, utamanya ketika di pertandingan terakhir menuntaskan perlawanan tetangga mereka Chili. Tak heran kalau banyak orang yang merasa Brasil bisa meneruskan &#8220;kebiasaan&#8221; mereka menghempaskan orang-orang Belanda itu.</p>
<p>Pertandingan baru berjalan 7 menit ketika Robinho yang pernah berlarian di stadion-stadion di Spanyol dan Inggris melesakkan satu gol. Orang Brasil bersorak, namun ternyata hanya untuk sementara karena Dani Alves sudah terlanjur offside. Hanya berselang 3 menit, Robinho kembali mengguncang Belanda. Kali ini golnya bersih, sah dan tercatat. Orang di balik kesuksesan Robinho membobol gawang Stekelenburg adalah Felipe Mello. Umpan panjangnya langsung ke jantung pertahanan Belanda menjadi awal gol itu. Mello menjadi aktor pembantu dalam pementasan indah itu.</p>
<p>Memasuki babak kedua, Mello mengambil alih peran utama. Sayangnya bukan peran protagonist yang kali ini dilakoninya. Sebuah umpan lambung Sneijder ke kotak 16 Brasil membuat Mello dan Julio Cesar panic. Terjadi salah koordinasi antara mereka sehingga alih-alih menghalau bola, Mello malah membantu Jabulani bersarang di belakang Cesar. Mello bersanding dengan Wesley Sneijder menjadi tokoh utama yang membuat Belanda berhasil menyamakan kedudukan.</p>
<p>Tak lama berselang Sneijder giliran mengambil peran utama. Sundulannya meneruskan tendangan pojok dari Arjen Robben yang menyentuh kepala Dirk Kuyt tak bisa dibaca pemain Brasil. Gol..!!, skor 2-1 untuk Belanda. Dengan segera angin bertiup kencang ke kubu Belanda, mereka segera menjadi jauh lebih bersemangat menuntaskan pertandingan. Satu kaki sudah di semifinal. Brasil menjadi panik, mereka tak terbiasa berada dalam posisi tertinggal sehingga mereka makin membabi buta. Sayangnya mereka tak semuanya bisa tenang hingga kemudian Felipe Mello membuat kebodohan. Tidak cukup dengan mengganjal Robben dari belakang, dia menambahinya dengan menginjak paha Robben. Cukup sudah, tak ada alasan untuk menolak kartu merah langsung. Mello pasrah, tidak berontak dan berlari dengan tenang ke ruang ganti. Sekali lagi dia mengambil jatah peran utama.</p>
<p>Brasil tak bisa mengejar ketertinggalannya, salah satunya karena Mello yang sudah tenang di ruang ganti meninggalkan 10 temannya di lapangan. Dalam kurun waktu 90 menit, Mello jadi pesakitan. Perannya berganti dengan cepat dalam drama yang dilakonkan orang-orang Belanda dan Brasil itu. Entah bagaimana nasib Mello selepas ini yang jelas malam itu dia jadi salah satu pemeran utama dalam drama yang akan ditangisi oleh orang-orang Brasil.</p>
<p>Felipe Mello, Luis Suarez dan Asamoah Gyan menjadi bukti kalau piala dunia memang panggung drama terbesar di planet bumi ini. Drama yang mengundang tawa lebar, tangis pedih dan entah perasaan apa lagi. Panggung drama itu masih akan terus menyajikan lakon-lakon hingga saatnya ketika satu tim tertawa lebar mengangkat tropi 11 Juli nanti. Siapakah mereka ? mari kita nantikan.</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2010/07/03/drama-di-perempat-final/&amp;title=Drama+di+Perempat+Final" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2010/07/03/drama-di-perempat-final/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2010/07/03/drama-di-perempat-final/&amp;t=Drama+di+Perempat+Final" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2010/07/03/drama-di-perempat-final/&amp;t=Drama+di+Perempat+Final" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2010/07/03/drama-di-perempat-final/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2010/07/03/drama-di-perempat-final/&amp;title=Drama+di+Perempat+Final" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2010/07/03/drama-di-perempat-final/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Drama+di+Perempat+Final&amp;link=http://daenggassing.com/2010/07/03/drama-di-perempat-final/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2010/07/03/drama-di-perempat-final/&amp;Title=Drama+di+Perempat+Final" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2010/07/03/drama-di-perempat-final/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
