<?xml version="1.0" encoding="UTF-10"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Do the evolution..!!! &#187; Pearl Jam</title>
	<atom:link href="http://daenggassing.com/category/pearl-jam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://daenggassing.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Jul 2010 00:10:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>3 Level Fans Pearl Jam</title>
		<link>http://daenggassing.com/2010/02/23/3-level-fans-pearl-jam/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2010/02/23/3-level-fans-pearl-jam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 00:30:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kupikir]]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Pearl Jam]]></category>
		<category><![CDATA[pearl jam fans]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=574</guid>
		<description><![CDATA[
Saya adalah fans Pearl Jam. Mungkin sudah masuk dalam kategori terobsesi karena selama bertahun-tahun saya hampir hanya mendengarkan musik dan lagu dari mereka. Prosentasenya mungkin di atas 80% lagu-lagu Pearl Jam berbanding kurang dari 20% lagu-lagu dari kelompok atau musisi dan penyanyi yang lain. Alasannya tidak usah saya ceritakan lagi, semua ada di blog ini. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/02/Ed_and_fans.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-575" title="Ed_and_fans" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/02/Ed_and_fans.jpg" alt="" width="500" height="333" /></a></p>
<p>Saya adalah fans <a href="http://pearljam.com">Pearl Jam</a>. Mungkin sudah masuk dalam kategori terobsesi karena selama bertahun-tahun saya hampir hanya mendengarkan musik dan lagu dari mereka. Prosentasenya mungkin di atas 80% lagu-lagu Pearl Jam berbanding kurang dari 20% lagu-lagu dari kelompok atau musisi dan penyanyi yang lain. Alasannya tidak usah saya ceritakan lagi, semua ada di blog ini. Meski tergila-gila pada Pearl Jam, saya juga belum berani mengklaim diri sejajar dengan <a href="http://helmantaofani.blogspot.com">Hilman</a> dan Reza, dua orang kamus berjalan Pearl Jam di Indonesia.</p>
<p>Sebagai fans berat sebuah band yang masa keemasannya sudah lewat namun belum cukup memenuhi kriteria sebagai legenda, adalah sebuah kesulitan sendiri untuk menemukan orang-orang yang senasib dan searah dengan saya, utamanya di dunia nyata. Saya cukup beruntung bisa berkenalan dengan para &#8220;Lost Dog&#8221; se Indonesia yang membuat saya benar-benar tidak merasa sendirian.</p>
<p>Beberapa waktu yang lalu saat iseng mencari seorang teman di jejaring sosial Facebook saya menemukan sebuah account bernama Pearl Jam. Pemiliknya adalah seorang lelaki muda yang berdomisili di Makassar. Didasari oleh keinginan untuk berkenalan dengan sesama Jamily utamanya yang berdomisili di Makassar, saya menambahkan dia sebagai teman. Tak lama kemudian ajakan saya bersambut. Dengan segera saya menulis di dindingnya, bertanya apakah dia benar-benar seorang fans Pearl Jam sambil tak lupa memperkenalkan diri sebagai seorang penggemar Pearl Jam juga.</p>
<p>Tak berapa lama pertanyaan saya terjawab. Dia mengaku suka pada Pearl Jam. Sampai di sini saya sudah mulai kehilangan semangat dan bisa menebak seperti apa kadar &#8220;suka&#8221; si cowok ini. seorang fans berat (setahu saya) tidak akan menggunakan kata &#8220;suka&#8221; apabila dipancing berbicara tentang idolanya. Setidaknya dia akan menggunakan kata &#8220;suka banget&#8221; atau bahkan &#8220;tergila-gila&#8221;. Percakapan kami lewat dinding FB berlanjut dan berujung pada kekecewaan di pihak saya.</p>
<p><span id="more-574"></span>Pasalnya, saat saya bertanya lagu Pearl Jam yang mana yang paling dia sukai, jawabannya : Last Kiss. Oke, jawaban itu sudah cukup untuk mengindikasikan level &#8220;suka&#8221; si pemilik account Pearl Jam itu. Pembicaraan kemudian lebih banyak berkutat pada tema yang basi. Saya kehilangan semangat, pupus sudah harapan untuk bertemu dengan sesama penggila Pearl Jam dari kota Makassar.</p>
<p>Saya kemudian teringat pada teori tentang 3 level fans Pearl Jam yang saya ciptakan sendiri. Teori saya mungkin sangat gampang untuk didebat dan dipatahkan, tapi setidaknya teori itu saya muculkan seiring dengan beberapa pengalaman saya saat bertemu dengan orang yang mengaku kenal dan suka dengan Pearl Jam. Saya jelaskan teori 3 level fans Pearl Jam menurut saya ya, 3 level itu adalah sebagai berikut :</p>
<p>Level &#8220;Last Kiss&#8221;<br />
Level ini adalah level terendah seorang fans Pearl Jam, bahkan kalau menurut saya level ini adalah level non fans. Orang-orang yang termasuk pada level ini adalah orang-orang yang ketika ditanya, &#8221; suka Pearl Jam, nggak ?&#8221; kemudian menjawab, &#8221; Oh iyya, suka. Last Kiss keren tuh..saya paling suka sama lagu yang itu&#8221;, atau jawaban lain yang sejenis seperti, &#8221; hmmm..cuman tau satu lagu aja sih, Last Kiss. Keren juga tuh lagunya&#8221;.</p>
<p>Nah, bagi saya orang-orang yang menjawab dengan jawaban seperti itu otomatis saya masukkan pada level Last Kiss, atau level terendah menurut saya. Kenapa ? jujur saja, bagi fans berat Pearl Jam, Last Kiss bukan Pearl Jam banget. Aslinya lagu ini juga adalah &#8220;Supposed to be a joke from Pearl Jam&#8221;, meski memang lagu ini kemudian jadi single terlaris Pearl Jam sepanjang masa. Untungnya juga semua keuntungan dari lagu ini disetor Pearl Jam ke sebuah gerakan kemanusiaan untuk para pengungsi Kosovo di akhir milenium pertama.</p>
<p>Banyak memang orang yang mengenal Pearl Jam lewat Last Kiss ini dan bagi yang tidak terlalu paham mereka kemudian menganggap Pearl Jam adalah band cemen degan lagu yang menye-menye. Jadi mereka yang mengaku kenal dan suka Pearl Jam dari lagu ini maka kualitas &#8220;suka&#8221;-nya sudah langsung ketahuan.</p>
<p>Level &#8220;Jeremy&#8221;</p>
<p>Nah, level kedua ini menurut saya adalah level milik seorang yang bisa jadi seorang fans tapi belum termasuk kategori fans berat.? Saat bertanya, lagu mana dari Pearl Jam yang paling kamu suka dan kemudian dia menjawab, &#8221; aku paling suka sama Jeremy, Daughter, Given to Fly atau I Am Mine&#8221;, maka otomatis saya akan memasukkan ke level yang kedua ini.</p>
<p>Level kedua ini menurut saya dihuni oleh orang-orang yang lumayan kenal Pearl Jam, utamanya lewat lagu-lagu mereka yang sempat hits dan sering wara-wiri di stasiun radio di jamannya. Orang-orang di level ini suka dan kenal Pearl Jam meski kadar kualitas sukanya masih dipertanyakan. Untuk menguji lebih lanjut, bisa dengan pertanyaan seperti , &#8221; kalau Hunger Strike tau nggak ?&#8221;, atau &#8221; Suka gak sama In My Tree..?&#8221; atau pokoknya sebut saja semua lagu-lagu Pearl Jam yang tidak terlalu populer utamanya di album No Code, Binaural, Riot Act atau Avocado. Kalau jawabannya &#8221; Oh iyya..bagus juga tuh&#8221;, atau &#8221; Iyya, aku pernah dengar tapi gak terlalu suka &#8221; maka si penjawab punya potensi untuk naik ke level ketiga, level tertinggi untuk para fans Pearl Jam. Kalau jawabannya, &#8221; wah..gak tau tuh..taunya Cuma sampe Daughter aja &#8220;, atau jawaban semacamnya maka si penjawab cukup berada di level kedua.</p>
<p>Level &#8221; In My Tree &#8221;<br />
Naaahhh&#8230;.level ini adalah level tertinggi untuk para fans Pearl Jam.</p>
<p>Di level ini berkumpul orang-orang yang kalau ditanya &#8221; suka lagu Pearl Jam yang mana ? &#8221; tidak akan langsung menjawab. Bukan karena tidak tahu lagunya tapi karena bingung untuk memilih lagu mana yang paling disukainya di antara ratusan lagu Pearl Jam. Orang-orang di level ini punya kadar kecintaan pada setiap lagu Pearl Jam, entah lagu asli dari Pearl Jam ataupun lagu cover dari musisi lain. Orang-orang di level ini selalu kesulitan apabila disuruh membuat list 5 lagu Pearl Jam yang paling disukai, dan biasanya bila berhasil dia akan menempatkan lagu-lagu yang kurang dikenal publik tapi punya arti dan muatan filosofis yang tinggi. Biasanya lagi nih, orang-orang di level ini akan menyodorkan jawaban yang berbeda bila pertanyaan yang sama diajukan beberapa hari kemudian.</p>
<p>Intinya, orang-orang di level ini mencintai semua lagu yang pernah dibawakan oleh Pearl Jam. Ujung-ujungnya, orang di level ini tanpa sadar akan memancarkan binar penuh semangat di matanya ketika diajak berdiskusi tentang Pearl Jam. Dan, setidaknya saya termasuk pada level ini. Namun sayangnya di dunia nyata saya sangat sulit untuk bertemu dengan orang-orang di level ini. Dunia maya adalah satu-satunya ruang bagi saya untuk bertemu dengan teman-teman di level ini.</p>
<p>Sekali lagi, teori level yang saya ciptakan di atas benar-benar sebuah teori asal-asalan yang sangat rapuh dan sangat bisa untuk didebat. Mungkin ada di antara anda yang punya teori berbeda , Silakan..</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2010/02/23/3-level-fans-pearl-jam/&amp;title=3+Level+Fans+Pearl+Jam" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2010/02/23/3-level-fans-pearl-jam/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2010/02/23/3-level-fans-pearl-jam/&amp;t=3+Level+Fans+Pearl+Jam" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2010/02/23/3-level-fans-pearl-jam/&amp;t=3+Level+Fans+Pearl+Jam" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2010/02/23/3-level-fans-pearl-jam/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2010/02/23/3-level-fans-pearl-jam/&amp;title=3+Level+Fans+Pearl+Jam" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2010/02/23/3-level-fans-pearl-jam/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=3+Level+Fans+Pearl+Jam&amp;link=http://daenggassing.com/2010/02/23/3-level-fans-pearl-jam/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2010/02/23/3-level-fans-pearl-jam/&amp;Title=3+Level+Fans+Pearl+Jam" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2010/02/23/3-level-fans-pearl-jam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>AMPLANG dan HANGATNYA MENJADI JAMMILY</title>
		<link>http://daenggassing.com/2010/02/02/amplang-dan-hangatnya-menjadi-jammily/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2010/02/02/amplang-dan-hangatnya-menjadi-jammily/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 02:46:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Pearl Jam]]></category>
		<category><![CDATA[amplang]]></category>
		<category><![CDATA[jammily]]></category>
		<category><![CDATA[pearl jam fans]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=563</guid>
		<description><![CDATA[
Beberapa bulan yang lalu saya sungguh senang ketika seorang jammers (penggemar Pearl Jam) bergabung dengan keluarga besar Pearl Jam Indonesia. Hal yang agak luar biasa dari jammers yang baru jadi jammily (sebutan untuk keluarga besar fans Pearl Jam) ini adalah domisilinya yang berada di Samarinda-Kalimantan Timur.
Domisili jammily baru yang namanya mbak Melli ini agak luar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/02/Pearl-Jam-Fans.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-564" title="Pearl Jam Fans" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/02/Pearl-Jam-Fans.jpg" alt="" width="500" height="332" /></a></p>
<p>Beberapa bulan yang lalu saya sungguh senang ketika seorang jammers (penggemar Pearl Jam) bergabung dengan keluarga besar Pearl Jam Indonesia. Hal yang agak luar biasa dari jammers yang baru jadi jammily (sebutan untuk keluarga besar fans Pearl Jam) ini adalah domisilinya yang berada di Samarinda-Kalimantan Timur.</p>
<p>Domisili jammily baru yang namanya mbak Melli ini agak luar biasa bagi saya mengingat selama ini konsentrasi besar fans Pearl Jam di Indonesia hanya terpusat di pulau Jawa dan Bali, dan dengan adanya seorang lagi fans Pearl Jam yang domisilinya di luar Jawa saya serasa menemukan keluarga baru. Saya memang secara tidak syah sudah diangkat oleh teman-teman di Pearl Jam Indonesia sebagai penanggung jawab Pearl Jam Indonesia region Indonesia Timur. Alasannya sederhana saja, saya adalah fans dari Indonesia Timur yang lumayan aktif nimbrung di milis meski belum pernah ikutan acara offline.</p>
<p>Nah, karena merasa mendapatkan teman baru saya kemudian berinisiatif meneruskan program DVD tree yang digagas oleh komunitas Pearl Jam Indonesia. Program ini sejatinya dilandasi oleh semangat berbagi material-material Pearl Jam. Caranya satu orang mengirimkan material-material Pearl Jam (biasanya berupa DVD konser) ke beberapa orang yang jadi penanggung jawab, seterusnya sang penanggung jawab akan meneruskan lagi ke orang-orang yang lain, begitu seterusnya. Tapi perlu digarisbawahi bahwa material yang dibagikan hanya material yang tidak dikeluarkan secara resmi oleh label sehingga tidak bisa dikategorikan sebagai barang bajakan. Pearl Jam sendiri melegalkan pembagian material seperti ini.</p>
<p><span id="more-563"></span>Singkat kata saya kemudian menggandakan dan mengirimkan beberapa material Pearl Jam yang saya punya. Tak lama berselang ucapan terima kasih via FB masuk dari mbak Melli. Ok, saya pikir tugas saya sudah selesai. Via FB juga dengan becanda saya bilang kalau balasannya cukuplah dengan amplang yang merupakan kudapan khas dari Kalimantan Timur. Bulan berlalu setelah kejadian itu, sayapun merasa tak ada yang perlu saya tagih karena niat saya murni hanya ingin menjalankan tugas sebagai penanggung jawab PJ.Id region Indonesia Timur.</p>
<p>Kemarin, tanpa saya duga setelah berselang beberapa bulan semenjak pengiriman DVD itu sebuah paket dalam kardus coklat tiba di kantor. Saya bertanya-tanya dari siapa gerangan, tapi sebuah label putih di salah satu sisinya dengan segera memberitahukan siapa sang pengirim. Ternyata mbak Melli dari Samarinda. Tanpa membuka kardusnya saya sudah bisa menebak kalau isinya pastilah amplang. Dan benar saja,ketika malamnya saya membuka si kardus, isinya memang amplang, lampok durian, abon serta kue keminting. Sungguh luar biasa.</p>
<p>Bagi saya hal yang paling luar biasa bukan karena isi si kardus, tapi kerelaan mbak Melli mengirim amplang dan teman-temannya itu. Ini adalah kali kesekian saya bisa merasakan kehangatan dari keluarga besar Jammily di Indonesia.</p>
<p>Sekitar bulan April tahun lalu saya sempat merasakan kehangatan dan keramahan luar biasa dari pasangan Jammily di Surabaya. Hilman dan istrinya Gina menjadi tuan rumah yang hangat yang bersedia menampung saya di Surabaya. Bukan sekedar menampung mereka juga rela menyisihkan waktu menjemput saya di Bungurasih, memberi makan malam, memberi tempat berteduh, memberi sarapan, memberi makan siang dan akhirnya mengantar ke bandara keesokan harinya. Sungguh sebuah kehangatan dan keramahan yang luar biasa. Kami belum pernah bertatap muka sebelumnya, semua pertemanan hanya dijalin di dunia maya lewat milis, FB, Friendster, blog dan YM.</p>
<p>Dua peristiwa di atas adalah pelengkap dari beberapa kehangatan lainnya yang sudah saya rasakan dari sesama Jammers. Ada Dani Satria yang mengirimkan 7 keping DVD berisi bootleg lengkap dari tahun 2004-2006, terus ada Denny yang mengirimkan berkeping-keping DVD konser hasil donlotan.</p>
<p>Apa yang saya rasakan dari kehangatan sesama Jammers mungkin masih tidak ada apa-apanya dibanding kehangatan yang dirasakan Reza, salah seorang sesepuh Pearl Jam Indonesia. Beliau ini sampai pernah ditolong Jammily Belanda sampai bisa menonton langsung Pearl Jam di Duesseldorf. Reza yang tidak punya tiket dan visa untuk menyeberang dari Belanda ke Jerman diselundupkan oleh beberapa orang Jammers sampai kemudian berhasil menonton langsung konser Pearl Jam. Semua itu hanya karena persahabatan yang dibangun via dunia maya.</p>
<p>Sekitar 2 tahun yang lalu juga ada berita dari seorang fans Pearl Jam di Eropa yang tertimpa musibah kebakaran hingga semua material Pearl Jamnya ikut hangus terbakar. Tanpa diminta, para fans Pearl Jam kemudian mengulurkan tangan untuk ikut menyumbangkan kopian material Pearl Jam yang mereka miliki. Sungguh sebuah spontanitas yang luar biasa.</p>
<p>Kenapa keluarga besar fans Pearl Jam bisa sehangat itu ? susah untuk merumuskan penyebab pastinya. Saya hanya bisa meraba kalau hal tersebut terjadi karena kami keluarga besar Jammily mencontoh apa yang dilakukan oleh idola kami. Eddie Vedder dan kawan-kawannya bukanlah tipikal rock star yang begitu berhasil menjual jutaan kopi rekaman kemudian seakan tinggal di tingkatan yang berbeda dengan para fansnya. Eddie dan kawan-kawan tetap menjalin kedekatan dengan para fans, mereka bahkan berpihak kepada fans daripada para promotor. Contohnya ya kasus antitrust mereka kepada Ticketmaster yang mana mereka menganggap Ticketmaster mengambil terlalu banyak keuntungan dari harga tiket yang gila-gilaan dan merugikan fans. Karena kalah dalam kasus tersebut mereka sempat tidak diijinkan manggung besar-besaran dalam waktu yang cukup lama.</p>
<p>Eddie dkk juga pernah menarik kembali tiket yang sudah terjual hanya karena mensinyalir kalau sebagian besar tiket tersebut diborong para calo. Bagi Eddie dan kawan-kawannya, hal yang paling utama adalah kesenangan fans, meski sebagian fans menganggap mereka sudah seperti dewa tapi mereka sendiri tetap menganggap diri mereka manusia biasa yang sama seperti para fansnya.</p>
<p>Penghargaan yang tinggi kepada fans ini kemudian menular kepada fans setianya. Penghargaan tinggi kepada sesama fans menjadi sebuah keharusan yang ujung-ujungnya kemudian menumbuhkan kehangatan antar fans meski mereka tak pernah bertatapan langsung.</p>
<p>Apa yang dicontohkan oleh Eddie dkk dan kemudian dipraktekkan oleh para fansnya membuat saya bangga menjadi bagian dari Jammily. Yup, I’m proud to be Jammily.</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2010/02/02/amplang-dan-hangatnya-menjadi-jammily/&amp;title=AMPLANG+dan+HANGATNYA+MENJADI+JAMMILY" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2010/02/02/amplang-dan-hangatnya-menjadi-jammily/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2010/02/02/amplang-dan-hangatnya-menjadi-jammily/&amp;t=AMPLANG+dan+HANGATNYA+MENJADI+JAMMILY" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2010/02/02/amplang-dan-hangatnya-menjadi-jammily/&amp;t=AMPLANG+dan+HANGATNYA+MENJADI+JAMMILY" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2010/02/02/amplang-dan-hangatnya-menjadi-jammily/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2010/02/02/amplang-dan-hangatnya-menjadi-jammily/&amp;title=AMPLANG+dan+HANGATNYA+MENJADI+JAMMILY" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2010/02/02/amplang-dan-hangatnya-menjadi-jammily/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=AMPLANG+dan+HANGATNYA+MENJADI+JAMMILY&amp;link=http://daenggassing.com/2010/02/02/amplang-dan-hangatnya-menjadi-jammily/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2010/02/02/amplang-dan-hangatnya-menjadi-jammily/&amp;Title=AMPLANG+dan+HANGATNYA+MENJADI+JAMMILY" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2010/02/02/amplang-dan-hangatnya-menjadi-jammily/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Versus dan 19 Oktober</title>
		<link>http://daenggassing.com/2009/10/23/versus-dan-19-oktober/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2009/10/23/versus-dan-19-oktober/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 10:40:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Pearl Jam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=419</guid>
		<description><![CDATA[Hari jumat minggu lalu saya berusaha mengingat-ingat berbagai kejadian penting yang terjadi pada tanggal 19 Oktober, iseng aja. Saya pengen tahu kejadian penting apa yang terjadi tepat di tanggal lahir saya itu. Informasi dari Wikipedia tidak banyak, satu-satunya hal yang saya ingat baik tentang kejadian penting dan patut diingat di tanggal 19 adalah kecelakaan kereta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-420" title="Pearl_Jam_-_Vs_-_front" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/10/Pearl_Jam_-_Vs_-_front.jpg" alt="Pearl_Jam_-_Vs_-_front" width="258" height="258" />Hari jumat minggu lalu saya berusaha mengingat-ingat berbagai kejadian penting yang terjadi pada tanggal 19 Oktober, iseng aja. Saya pengen tahu kejadian penting apa yang terjadi tepat di tanggal lahir saya itu. Informasi dari Wikipedia tidak banyak, satu-satunya hal yang saya ingat baik tentang kejadian penting dan patut diingat di tanggal 19 adalah kecelakaan kereta api di Bintaro tahun 1987 yang dicatat Iwan Fals dalam salah sebuah lagunya berjudul “1910”.</p>
<p>Saya rupanya tidak ingat (atau mungkin memang belum pernah tahu) kalau ternyata di tanggal itu ada sebuah kejadian penting yang terjadi pada band yang paling saya puja. Tanggal 19 Oktober 1993, Pearl Jam resmi meluncurkan album kedua mereka. Titelnya VS dengan sampul depan gambar domba yang difoto pake lensa wide angle. Saya baru sadar soal peluncuran album VS itu dan tanggal peluncurannya yang tepat di tanggal lahirku ketika topik tentang VS dilempar ke milis. Nah, untuk menghormati album yang (bagi saya) spesial ini tak salah rasanya kalau saya coba bercerita kembali meski tentu saja dengan cara pandang seseorang yang sangat awam akan musik.</p>
<p>Meski lahir di tahun 1993 namun saya baru benar-benar bertemu dengan VS justru di tahun 2000. Tahun 1993 saat VS diluncurkan saya masih seorang ABG yang jatuh cinta pada Nirvana sehingga kemudian sedikit menutup telinga pada album lain. Apalagi posisi saya yang berada jauh dari episentrum informasi di Indonesia membuat saya (dan sebagian besar teman-teman) kemudian hanya kenal dan fanatik pada Nirvana. Otomatis dari album ini saya hanya kenal “Daughter” saja yang waktu itu memang lumayan sering wara-wiri di stasiun radio. Selebihnya gelap.</p>
<p>Tahun 2000 adalah perkenalan kedua saya dengan Pearl Jam, perkenalan yang kemudian membuat saya jatuh cinta dan meminangnya hingga sekarang. Deretan albumnya kemudian satu persatu saya koleksi. VS adalah album ketiga yang saya beli setelah sebelumnya membeli Ten (itupun dari loakan di daerah Matraman) dan Live on Two Legs (yang waktu saya kira adalah album the best of-nya Pearl Jam).</p>
<p>Ekspektasi saya setelah lama tak bersua dengan Pearl Jam adalah bahwa band ini masih tetap keras dan mengusung nilai-nilai grunge yang kasar dan penuh distorsi. Ten jelas masih merefleksikan nilai-nilai itu, tapi Live on Two Legs sudah tidak sepenuhnya seperti itu. Saya sempat agak kecewa saat menemukan lagu-lagu balad dan lagu-lagu bernafaskan hard rock dan rock n’ roll di kompilasi penampilan Pearl Jam di Eropa tersebut. Maka, ketika membeli dan mendengarkan semua isi album VS saya merasa menemukan kembali Pearl Jam yang sesuai dengan yang saya inginkan (waktu itu). Perjalanan waktu kemudian membuat saya menyadari kalau Pearl Jam tidak mau tampil sesuai apa yang fansnya inginkan tapi tampil sesuai apa yang mereka inginkan, bila fans tetap mau menerimanya maka itu artinya mereka benar-benar adalah fans. Ini cerita berbeda, saya hanya akan fokus pada album VS saja.</p>
<p>Sebagian besar lagu dalam VS menurut saya masih kental meneruskan tradisi grunge yang memang masih sangat  laku dijual waktu itu. VS masih tetap tampil dengan irama yang menghentak, distorsi dan noise yang kuat khas grunge yang dibuka dengan nomor “GO”. Lirik-lirik pada VS sebagian besar masih tentang kemarahan meski sebagian besar juga sudah mulai melebar kepada kritikan sosial. Sedikit berbeda dengan sebagian besar lirik di TEN yang lebih banyak berbicara tentang hal-hal yang pribadi.</p>
<p>Penggarapan album VS sepenuhnya masih menggunakan tenaga Dave Abruzzese drummer ketiga Pearl Jam. Dibandingkan dengan drummer setelahnya, Dave memang terkenal dengan gebukannya yang powerfull, cocok dengan keseluruhan tema grunge yang memang sedang hype waktu itu. Ada dua nomor di album ini yang bagi saya menunjukkan harmonisasi yang luar biasa antara Dave dan Jeff Ament si pembetot bass, WMA dan Rearviewmirror.</p>
<p>Di dua nomor itu, bass dan drum seakan terasa lebih dominan terutama di WMA sebuah lagu yang bercerita tentang rasisme yang menimpa kaum kulit hitam Amerika. Rearviewmirror sendiri kemudian menjadi sebuah lagu yang nyaris menjadi lagu wajib di setiap konser Pearl Jam. Dalam setiap konser,lagu Rearviewmirror memberi ruang lebih kepada drum dan bass untuk berimprovisasi lebih di tengah lagu.</p>
<p>Nomor lain dari album ini yang selalu memberi ruang lebih untuk improvisasi di setiap konser adalah lagu Daughter. Ujung dari Daughter ini seringkali digabungkan dengan lagu lain, atau kadang improvisasi spontan dari Eddie Vedder termasuk tentu saja ucapan “ George Bush find yoursef another home, George Bush leave this world alone” yang kontroversial pada penampilan mereka di Lollapalooza 2007.</p>
<p>VS adalah salah satu album terlaris dari Pearl Jam, laku sebanyak lebih dari 950 ribu kopi di minggu pertamanya dan nangkring di top chart Billboard. Sebenarnya ini bukan hal yang luar biasa mengingat Pearl Jam waktu itu memang sedang dalam masa jayanya menyusul booming yang diraih Ten dua tahun sebelumnya serta tentu saja karena demam grunge yang sedang melanda dunia musik kala itu.</p>
<p>16 tahun kemudian, VS memang terdengar sedikit ketinggalan jaman kecuali pasti bagi para die hard fansnya. VS adalah album terakhir Pearl Jam yang dibuat “sesuai selera publik” karena setelahnya mereka lebih banyak bermain dengan idealisme mereka tanpa peduli pada nilai dan besaran penjualan. 16 tahun setelah lahirnya VS, Pearl Jam masih eksis dan masih mengeluarkan album kesembilan mereka meski tentu saja dengan nilai penjualan yang jauh berkurang, namun bila mau membandingkan VS dengan BACKSPACER yang adalah album terakhir mereka maka akan jelas terasa sebuah proses pendewasaan dalam bermusik. Sebuah proses yang membuat mereka tetap bertahan sejauh ini.</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2009/10/23/versus-dan-19-oktober/&amp;title=Versus+dan+19+Oktober" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2009/10/23/versus-dan-19-oktober/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2009/10/23/versus-dan-19-oktober/&amp;t=Versus+dan+19+Oktober" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2009/10/23/versus-dan-19-oktober/&amp;t=Versus+dan+19+Oktober" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2009/10/23/versus-dan-19-oktober/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2009/10/23/versus-dan-19-oktober/&amp;title=Versus+dan+19+Oktober" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2009/10/23/versus-dan-19-oktober/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Versus+dan+19+Oktober&amp;link=http://daenggassing.com/2009/10/23/versus-dan-19-oktober/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2009/10/23/versus-dan-19-oktober/&amp;Title=Versus+dan+19+Oktober" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2009/10/23/versus-dan-19-oktober/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kami Ingin Mereka Ke Indonesia</title>
		<link>http://daenggassing.com/2009/10/15/kami-ingin-mereka-ke-indonesia/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2009/10/15/kami-ingin-mereka-ke-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 08:16:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Pearl Jam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=408</guid>
		<description><![CDATA[
Pearl Jam di Warung Soto, jepretan : Roel Rocker 

Sebuah berita mengejutkan muncul di milis Pearl Jam Indonesia pagi ini. Berita yang diteruskan dari New Straight Times ini menyebutkan kalau beberapa promotor Malaysia sedang berusaha untuk mendatangkan Pearl Jam ke Malaysia bulan depan..!!
Reaksi para Jamily jadi beragam, ada yang senang ada juga yang merasa tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-409 aligncenter" title="pj_warung" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/10/pj_warung.jpg" alt="pj_warung" width="597" height="405" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>Pearl Jam di Warung Soto, jepretan : <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=618662761&amp;ref=ts">Roel Rocker </a><br />
</em></p>
<p>Sebuah berita mengejutkan muncul di milis Pearl Jam Indonesia pagi ini. Berita yang diteruskan dari New Straight Times ini menyebutkan kalau beberapa promotor Malaysia sedang berusaha untuk mendatangkan Pearl Jam ke Malaysia bulan depan..!!</p>
<p>Reaksi para Jamily jadi beragam, ada yang senang ada juga yang merasa tidak rela. Mereka yang senang tentu saja karena dengan begitu kesempatan menonton langsung penampilan band asal Seattle-US itu jadi terbuka, karena bagaimanapun Kuala Lumpur masih lebih gampang dijangkau daripada Melbourne-misalnya. Di samping yang bergembira ria, ada juga yang bersikap sebaliknya. Mungkin bukan bersedih, tepatnya agak tidak rela kalau band idola mereka sampai berhasil manggung di negara tetangga yang jaraknya sungguh dekat dengan negara kita sendiri. Soal perseteruan terselubung antara Indonesia-Malaysia mugkin ada juga yang menjadikan alasan kekecewaan, tapi itu hanya samar dan bukan alasan utama.</p>
<p>Saya sendiri terus terang merasa sedih dan kecewa kalau ternyata Pearl Jam memang berhasil manggung di Malaysia. Sedih karena ternyata promotor lokal Indonesia tidak ada yang berhasil menculik mereka, sedih karena sekali lagi kita kalah dari Malaysia. Okelah, dalam beberapa hal Malaysia mungkin memang lebih perhatian negara-negara “barat”. Mereka lebih terkenal di luar sana, salah satunya karena mereka adalah negara persemakmuran yang jelas punya akses dan kedekatan lebih dengan Inggris. Itu Cuma satu alasan, tak usahlah saya menuliskan alasan yang lain.</p>
<p>Kalau memang akhirnya Pearl Jam jadi manggung di Kuala Lumpur, kesedihan dan kekecewaan saya akan bertumpuk-tumpuk. Bayangkan bagaimana rasanya bila anda menantikan seseorang yang sangat spesial buat anda selama bertahun-tahun, suatu hari dia datang dan berkunjung ke tetangga anda dan tak sempat mampir ke tempat anda, saat dia berkunjungpun anda tak bisa ikut nimbrung. Rasanya tentu mengecewakan, bukan ?</p>
<p>Nah, kira-kira itulah yang akan terjadi pada saya bila Pearl Jam benar-benar bisa datang ke Malaysia bulan depan. Jarak yang terlalu singkat antara rencana dengan realisasi membuat saya tentu tidak bisa ikut menonton mereka, biayanya lumayan besar dan tidak masuk dalam rencana, sehingga yang ada tentu hanya impian saja. Impian yang pahit, sepertinya..</p>
<p>Belakangan ini perbincangan tentang kemungkinan mendatangkan Pearl Jam ke Indonesia memang semakin menghangat. Beberapa waktu lalu muncul opsi untuk menculik mereka dari jadwal konser yang sudah tersusun rapih, mereka memang punya jadwal untuk berkunjung ke Australia bulan depan dan semua berharap semoga Pearl Jam mau mampir barang sehari-dua hari di Jakarta. Sayangnya kemungkinan ini juga mentah, pihak managemen Pearl Jam tidak bersedia untuk menambah jadwal konser. Tapi, kalau ternyata sponsor dari Malaysia berhasil membelokkan arah tour mereka, saya kira dengan lapang ada saya harus mengangkat jempol untuk mereka.</p>
<p>Segala kemungkinan memang masih bisa terjadi. Asa dari para pendukung mereka di Indonesia masih sangat tinggi, tak ada yang tak mungkin selama kita berusaha, yang jelas..<strong>KAMI INGIN MEREKA KE INDONESIA.</strong></p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2009/10/15/kami-ingin-mereka-ke-indonesia/&amp;title=Kami+Ingin+Mereka+Ke+Indonesia" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2009/10/15/kami-ingin-mereka-ke-indonesia/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2009/10/15/kami-ingin-mereka-ke-indonesia/&amp;t=Kami+Ingin+Mereka+Ke+Indonesia" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2009/10/15/kami-ingin-mereka-ke-indonesia/&amp;t=Kami+Ingin+Mereka+Ke+Indonesia" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2009/10/15/kami-ingin-mereka-ke-indonesia/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2009/10/15/kami-ingin-mereka-ke-indonesia/&amp;title=Kami+Ingin+Mereka+Ke+Indonesia" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2009/10/15/kami-ingin-mereka-ke-indonesia/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Kami+Ingin+Mereka+Ke+Indonesia&amp;link=http://daenggassing.com/2009/10/15/kami-ingin-mereka-ke-indonesia/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2009/10/15/kami-ingin-mereka-ke-indonesia/&amp;Title=Kami+Ingin+Mereka+Ke+Indonesia" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2009/10/15/kami-ingin-mereka-ke-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Descending</title>
		<link>http://daenggassing.com/2008/01/25/descending/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2008/01/25/descending/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jan 2008 02:45:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Pearl Jam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[&#160;

Bertahun-tahun mengenal dan kemudian akrab dan intim dengan band bernama Pearl Jam akhirnya mengguratkan banyak catatan-catatan di sepanjang perjalanan itu. Sampai tahun 2007 kemarin, Pearl Jam secara resmi sudah merilis 8 buah album dengan ratusan lagu.  Entah lagu yang memang termuat dalam album resmi mereka maupun lagu-lagu yang hanya dirilis lewat jalur single.
Dari kedelapan album [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="fools">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://i168.photobucket.com/albums/u175/ipulji/foto%20blog/AlbumPJ.jpg" height="261" width="355" /></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Bertahun-tahun mengenal dan kemudian akrab dan intim dengan band bernama Pearl Jam akhirnya mengguratkan banyak catatan-catatan di sepanjang perjalanan itu. Sampai tahun 2007 kemarin, Pearl Jam secara resmi sudah merilis 8 buah album dengan ratusan lagu.<span>  </span>Entah lagu yang memang termuat dalam album resmi mereka maupun lagu-lagu yang hanya dirilis lewat jalur single.</span></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Dari kedelapan album Pearl Jam, saya mencoba mengurutkan album-album mereka berdasarkan pada seberapa besar album tersebut mempengaruhi rasa sukaku.</span></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Berikut daftarku.</span></p>
<p class="fools"><strong><em><span lang="IN">Yield (1998)<span>                                       </span><o:p></o:p></span></em></strong></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Wow yeah&#8230;album ini serasa punya sentuhan magis untuk saya. Pertama mendengarnya memang ndak langsung suka mengingat Yield ini termasuk album Pearl Jam setelah melewati masa transformasi dari status sebagai band hype yang lebih komersil menjadi band yang idealis dengan konsekuensi kehilangan popularitas dan fans. </span></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Nomor-nomor kesukaan saya di album ini adalah All Those Yesterdays, In Hiding, Push Me Pull Me, Wishlist, Faithfull, Given To Fly, Do The Evolution..ah, pokoknya semua lah..</span></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Makna dari lagu-lagu ini sangat terasa dan tambahan lagi, aku sangat menikmati aroma Jack Irons di album ini. Drummer ketiga Pearl Jam ini memang memberi sentuhan khas yang unik di dua album yang dikawalnya. </span></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Saya tidak terlalu mengerti tentang teknik bermusik, tapi Jack Irons langsung mencuri perhatianku setelah kemunculannya di No Code, 2006. Ex drummer Red Hot Chili Peppers ini punya sentuhan magis, dan saya menyukainya..</span></p>
<p class="fools"><strong><em><span lang="IN">No Code (1996)<o:p></o:p></span></em></strong></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Pemunculan perdana Jack Irons menggantikan Dave Abrusezze, dan luar biasa&#8230;gebukan drum di album sebelumnya yang selalu dikawal oleh Dave Ab dengan gaya yang liar dan sangat bertenaga tiba-tiba tergantikan oleh sebuah gaya yang lain. Lebih kalem namun tetap luar biasa.</span></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Nomor-nomor kesukaanku di album ini adalah : Red Mosquito, Hail-Hail, In My Tree, Sometimes, Lukin dan Mankind. Di sini memang terasa sekali perbedaan Pearl Jam dibanding 3 album sebelumnya. Pearl Jam nyaris muncul sebagai sebuah band yang “lembut” dan kehilangan aroma grunge-nya.</span></p>
<p class="fools"><span lang="IN">No Code adalah lanjutan turning point bagi mereka setelah era Vitalogy. Mencoba menjadi diri mereka sendiri, dengan idealisme mereka sendiri tanpa takut kehilangan fans dan gelimangan dollar dari hasil penjualan album. Fans yang tetap bertahan setelah era No Code boleh dikategorikan sebagai die hard fans, para fans yang telah lulus saringan dan betul-betul mengerti hakikat bermusik para personil Pearl Jam..</span></p>
<p class="fools"><strong><em><span lang="IN">Ten (1991)<o:p></o:p></span></em></strong></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Hell yeah&#8230;ini album pertama mereka dan album pertama Pearl Jam juga yang saya dengar. Album ini penuh dengan kemarahan, kemurungan dan balada menyedihkan. Sebagian besar lagu-lagunya masih bertemakan penderitaan secara individual, belum terlalu melebar ke berbagai aspek sosial yang lebih luas.</span></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Nomor-nomor favoritku di album ini adalah : Black, Even Flow, Once, Go, Porch, Release..ah, sebenarnya sih semua lagu di album ini saya suka. Aroma “yang muda yang memberontak” sangat terasa di album ini. </span></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Teriakan-teriakan penuh amarah dari Eddie Vedder, sayatan-sayatan gitar dari McCready, betotan bass dari Ament dan gebukan penuh semangat dari Dave membuat album ini menjadi album yang paling me-representasikan semangat grunge waktu itu.</span></p>
<p class="fools"><span id="more-100"></span><strong><em><span lang="IN">Riot Act (2002)<o:p></o:p></span></em></strong></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Perlu waktu lama bagi saya sebelum sepenuhnya menyukai album ini. Riot Act adalah album yang “dewasa” dan seakan meneruskan tradisi baru Pearl Jam untuk menghasilkan musik yang tidak terlalu ear catching. </span></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Nomor-nomor kesukaan saya dia album ini adalah : Can’t Keep, Save You, I Am Mine, Cropduster, Greeen Disease, dan Bushleaguer. </span></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Paduan antara musik dan liriknya menghasilkan harmonisasi yang luar biasa. Lirik dan perspektif isi yang dikandung di dalamnya juga lebih luas dan mempertegas tradisi pasca album Ten yang menghadirkan sebuah lagu dengan range kritikan yang lebih lebar.</span></p>
<p class="fools"><strong><em><span lang="IN">Vs (1993)<o:p></o:p></span></em></strong></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Di album ini Dave Ab tampil menggila. Semangatnya menggebuk drum sangat terasa dan ini membuat Vs juga menjadi album yang cukup liar dengan aroma grunge yang masih kerasa.</span></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Nomor favoritku di album ini adalah : GO, Daughter, Rearviewmirror, Rats, Indifference dan Dissident. Hmmm&#8230;mengingatkan aku pada banyak hal..</span></p>
<p class="fools"><strong><em><span lang="IN">Pearl Jam-Avocado (2006)<o:p></o:p></span></em></strong></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Ini juga bukan album yang langsung nempel. Saya butuh pengulangan berkali-kali sebelum mampu meraba kenikmatan di album bersampul gambar buah avokat ini. </span></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Nomor favorit saya di sini : World Wide Suicide, Life Wasted, Gone dan Marker in The Sand.</span></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Sekarang lagu World Wide Suicide yang merupakan kritikan terhadap kebijakan perang Amerika Serikat di Iraq adalah salah satu “lagu wajib” setiap harinya. </span></p>
<p class="fools"><strong><em><span lang="IN">Vitalogy (1994)<o:p></o:p></span></em></strong></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Album yang aneh. Itu yang pertama muncul di kepalaku waktu pertama kali menyimak isi album ini. Walhasil album ini butuh waktu yang lama untuk dicerna sebelum bisa sepenuhnya kunikmati. </span></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Banyak hal-hal “aneh” di album ini. Termasuk beberapa eksperimen dari para anggota band. Materi lagunya juga banyak yang “tidak biasa”, sehingga para penggemar setengah-setengah mungkin memilih untuk lari dari Pearl Jam. Saringan utama Pearl Jam dalam menjaring fans yang asli.</span></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Lagu favoritku di album ini : Corduroy, Immortality, Betterman, Spin The Black Circle dan Not For You.</span></p>
<p class="fools"><strong><span lang="IN">Binaural (2000)<o:p></o:p></span></strong></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Wah..wah..inilah album yang sampai sekarang belum terlalu nyantol di kepalaku. Selepas Yield memang ada aroma yang tak lazim di album ini. Mungkin semacam transisi lanjutan bagi para member Pearl Jam sebelum kembali menemukan jalan mereka pasca album ini.</span></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Lagu kesukaanku di album ini : Soon Forget, Thin Air dan Light Years..</span></p>
<p class="fools"><span lang="IN">Yah, itulah daftar album-album Pearl Jam yang saya susun berdasarkan rasa suka walaupun sebenarnya gap antara satu album dengan album lainnya sangat sedikit karena bagaimanapun hasil karya Vedder dkk. bagi saya adalah hasil karya yang luar biasa..</span></p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2008/01/25/descending/&amp;title=Descending" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2008/01/25/descending/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2008/01/25/descending/&amp;t=Descending" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2008/01/25/descending/&amp;t=Descending" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2008/01/25/descending/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2008/01/25/descending/&amp;title=Descending" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2008/01/25/descending/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Descending&amp;link=http://daenggassing.com/2008/01/25/descending/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2008/01/25/descending/&amp;Title=Descending" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2008/01/25/descending/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika &#8220;Manusia Langka&#8221; bertemu..</title>
		<link>http://daenggassing.com/2007/12/18/ketika-manusia-langka-bertemu/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2007/12/18/ketika-manusia-langka-bertemu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Dec 2007 02:29:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pearl Jam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[
para &#8220;manusia langka&#8221; di Makassar yang mengadakan mini gathering hari Minggu lalu
dari kiri ke kanan : Kemal, Ipul dan Iwan.
Menjadi penggemar sebuah band yang “nanggung” dalam artian sudah tidak terlalu populer namun juga belum bisa dikategorikan klasik adalah sebuah tantangan tersendiri. Sangat sulit mencari “teman senasib” yang punya interest yang sama, apalagi bila berada di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm" align="center"><img src="http://i168.photobucket.com/albums/u175/ipulji/foto%20blog/MiniGatheringMakassar.jpg" height="394" width="529" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm" align="center"><em>para &#8220;manusia langka&#8221; di Makassar yang mengadakan mini gathering hari Minggu lalu</em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm" align="center"><em>dari kiri ke kanan : Kemal, Ipul dan Iwan.</em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm"><span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia" lang="IN">Menjadi penggemar sebuah band yang “nanggung” dalam artian sudah tidak terlalu populer namun juga belum bisa dikategorikan klasik adalah sebuah tantangan tersendiri. Sangat sulit mencari “teman senasib” yang punya interest yang sama, apalagi bila berada di sebuah kota yang jauh di luar pulau Jawa yang notabene adalah pusat gravitasi di Indonesia. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm"><span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia" lang="IN">Hal inilah yang sempat saya rasakan sebagai salah seorang penggila band Pearl Jam. Hampir sepuluh tahun berlalu semenjak puncak masa keemasan band asal Seattle ini berlalu, rasanya makin sulit mencari manusia-manusia yang punya kecintaan yang sama pada sosok Eddie Vedder cs. Bahkan saat berkumpul dengan teman-teman senasib di milis Pearl Jam Indonesiapun saya belum juga menemukan sesama Jammers  di kota tempat saya berdiam, Makassar.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm"><span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia" lang="IN">Beruntung beberapa bulan yang lalu saya sempat menemukan seorang teman anggota milis yang juga kebetulan berdomisili di Makassar. Namanya Kemal. Anak ini ternyata sudah lebih dahulu menghuni milis Pearl Jam Indonesia daripada saya, namun keanggotaannya relatif lebih pasif sehingga saya sendiri tidak mengetahui keberadaannya saat pertama kali bergabung. Sayangnya, walaupun sekota, beragam kesibukan membuat kami tak pernah berhasil menggelar pertemuan di darat.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm"><span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia" lang="IN">Belakangan, ternyata ada seorang lagi manusia langka-begitu saya menyebut para penggemar Pearl Jam-yang berdomisili di Makassar. Namanya Iwan. Setelah sempat beberapa kali bertukar email, akhirnya kami sempat bersua di foodcourt salah satu mall di Makassar akhir bulan November. Waktu itu Kemal tidak sempat datang karena hujan. Pertemuan ini secara sepihak saya canangkan sebagai pengesahan berdirinya Pearl Jam Indonesia cabang Makassar.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm"><span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia" lang="IN">Dari pertemuan pertama itu, dan terinspirasi oleh ajang nonton bareng yang digelar anggota Pearl Jam Indonesia di Jakarta yang menyambut DVD terbaru Pearl Jam “Immagine in Cornice”, kamipun akhirnya sepakat untuk mengatur acara serupa. Namun kesibukan Iwan yang sering mobile dan bertugas ke luar kota, akhirnya rencana nonton bareng baru bisa digelar beberapa waktu kemudian.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm"><span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia" lang="IN">Minggu, 16 Desember 2007, kami bertiga sepakat untuk berkumpul dan menggelar acara nonton bareng DVD “Immagine in Cornice”. Iwan mengusulkan rumah salah seorang temannya di kawasan Bukit Baruga sebagai tempat menggelar acara. Waktunya disepakati mulai pukul 10.00 pagi. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm"><span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia" lang="IN"><span id="more-79"></span>Tanpa halangan yang berarti, pukul 10 pagi saya sudah siap di Bukit Baruga yang juga adalah kantor saya sambil menantikan Kemal. Sementara itu Iwan ternyata sudah menunggu di lokasi. Secara pribadi, saya cukup antusias menyambut acara ini. Ini adalah momen pertama saya bisa berkumpul dan menikmati video Pearl Jam bersama teman-teman yang sama-sama punya kecintaan pada band ini. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm"><span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia" lang="IN">Akhirnya sekitar pukul 10.15, Kemal dan seorang temannya datang. Tanpa menunggu lama kami segera meluncur ke lokasi yang dimaksud. Iwan sudah siap dengan peralatan dan tentu saja cemilan dan minuman sebagai teman nonton. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm"><span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia" lang="IN">Agenda utama adalah screening “Immagine in Cornice”. Setelah basa-basi sejenak, Immagine in Cornice karya Danny Clinch pun segera kami nikmati. Tak butuh waktu lama sebelum kami bisa menikmati suguhan-suguhan apik besutan sang sutradara yang berlatar belakang fotografer tersebut. Danny memang sangat piawai mempergunakan angle-angle ataupun teknik-teknik khusus untuk membangun dramatisasi dan jalinan cerita dari potongan-potongan konser Pearl Jam di Italy. Sangat layak bila DVD ini diberikan anugerah sebagai video terbaik dari Pearl Jam sejauh ini. Suasana konser yang dipadu dengan gambaran realistik dan humanis para personil Pearl Jam, kru dan fans-nya tak urung membuat kami para penonton menjadi terbuai. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm"><span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia" lang="IN">Sepanjang tayangan DVD, nyaris tak banyak dialog yang terjadi antara kami selain satu-dua komentar ringan. Sesekali Iwan juga menceritakan pengalamannya saat menonton langsung konser Pearl Jam di Polandia tahun ini. Sebuah pengalaman yang tentunya mampu membuat iri saya dan teman-teman Jammers lainnya yang belum seberuntung Iwan, mas Reza, mas Dani dan teman-teman yang lain yang sudah merasakan atmosfir magis berada di tengah-tengah konser Pearl Jam. “saat sing along, rasanya bulu-bulu pada berdiri&#8230;”, demikian Iwan menggambarkan suasana konser Pearl Jam.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm"><span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia" lang="IN">Hampir 2 jam kemudian, Immagine in Cornice pun kelar kami gelar. Berikutnya adalah memutar sedikit potongan rekaman Pearl Jam Nite-1 tahun 2005 di Kemang. Video ini adalah kiriman dari Wyndo yang saya terima beberapa bulan yang lalu bersama kaos Pearl Jam Nite 2 dan beberapa video footage. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm"><span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia" lang="IN">Sambil menonton rekaman ini, diskusi kecilpun terus bergulir. Tentang eksistensi Ipank “BIP”, tentang ajang-ajang Pearl Jam Nite dan Pearl Jam akustik yang digelar tepat semalam sebelum acara nobar di Makassar ini. Iwan mengisahkan betapa beberapa temannyapun masih sempat mempertanyakan tentang keberadaan fan base Pearl Jam di Indonesia. “ emang ada ya fan base Pearl Jam di Indonesia ?”, demikian komentar mereka saat Iwan mem-forward undangan ajang kumpul-kumpul penggemar Pearl Jam di Indonesia ke milis lain yang dia ikuti. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm"><span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia" lang="IN">Hal yang sama sebenarnya beberapa kali juga saya alami. Jangankan pertanyaan tentang eksistensi fan base Pearl Jam di Indonesia, pertanyaan tentang eksistensi Pearl Jam sendiri bukan hal yang baru buat saya. Dan saat saya menjelaskan tentang eksistensi mereka beikut deretan album yang mereka telurkan pasca masa keemasan, rasa penasaran masih juga menghinggapi mereka yang tak pernah lagi mendengar berita tentang Pearl Jam. “ ooo..Peal Jam masih ada toh ?, kirain udah bubar..”, demikian kata mereka. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm"><span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia" lang="IN">Selepas potongan video dari ajang Pearl Jam Nite-1, kami memutar beberapa bonus video dari DVD Live at The Garden. Lewat pukul 12 siang, Kemal dan temannya pamit karena masih ada acara yang lain. Tinggallah saya dan Iwan berdua. Kami masih sempat memutar beberapa rekaman bootleg resmi tahun 2006 yang kebetulan saya terima beberapa hari sebelumnya dari Dani Satria di Jakarta. Obrolan tentang Pearl Jam pun masih terus berlanjut, sambil sesekali diselingi obrolan tentang pekerjaan dan isu-isu hangat di kota Makassar.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm"><span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia" lang="IN">Sejam kemudian, saat gerimis mulai membasahi tanah Makassar, sayapun pamit. Secara resmi mini gathering pertama Pearl Jam Indonesia cabang Makassarpun dianggap selesai. Mini gaterhing pertama yang sangat mengasyikkan. Ada rasa senang bertemu dengan sesama Jammers di sebuah kota yang jauh dari pusat informasi seperti Makassar. Dan harapan kami, pertemuan-pertemuan berikutnya bisa rutin digelar untuk makin mengakrabkan tali silaturrahmi antar fans Pearl Jam yang saya sebut sebagai “manusia-manusia langka yang nyaris punah”.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm"><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia" lang="IN"><o:p> </o:p></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm"><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia" lang="IN"><o:p> </o:p></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm"><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia" lang="IN">Special thanks untuk :<o:p></o:p></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 6pt 0cm"><em><span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia" lang="IN">Iwan yang sudah menyediakan tempat, makanan dan minuman selama acara,Kemal dan temannya yang sudah menyempatkan waktu untuk datang, para Jammers di “kantor pusat” di Jakarta dan Surabaya atas dukungannya. Special untuk Dani Satria dan Wyndo di Jakarta dan Hilman di Surabaya, thanks untuk kiriman materialnya (sayang kirimannya belum nyampe, Man..but it’s okey lah..bisa buat gatherin kedua nantinya). Thank you guys&#8230;that was a great time. Hope we can see you all next time..<o:p></o:p></span></em></p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2007/12/18/ketika-manusia-langka-bertemu/&amp;title=Ketika+%22Manusia+Langka%22+bertemu.." rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2007/12/18/ketika-manusia-langka-bertemu/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2007/12/18/ketika-manusia-langka-bertemu/&amp;t=Ketika+%22Manusia+Langka%22+bertemu.." rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2007/12/18/ketika-manusia-langka-bertemu/&amp;t=Ketika+%22Manusia+Langka%22+bertemu.." rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2007/12/18/ketika-manusia-langka-bertemu/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2007/12/18/ketika-manusia-langka-bertemu/&amp;title=Ketika+%22Manusia+Langka%22+bertemu.." rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2007/12/18/ketika-manusia-langka-bertemu/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Ketika+%22Manusia+Langka%22+bertemu..&amp;link=http://daenggassing.com/2007/12/18/ketika-manusia-langka-bertemu/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2007/12/18/ketika-manusia-langka-bertemu/&amp;Title=Ketika+%22Manusia+Langka%22+bertemu.." rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2007/12/18/ketika-manusia-langka-bertemu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Imagine In Cornice : A Picture in A Frame</title>
		<link>http://daenggassing.com/2007/11/29/imagine-in-cornice-a-picture-in-a-frame/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2007/11/29/imagine-in-cornice-a-picture-in-a-frame/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Nov 2007 02:26:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pearl Jam]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[
Judul  : Imagine in Cornice, A Picture in A Frame
Artist : Pearl Jam (Jeff Ament, Stone Gossard, Mike McCready, Matt Cameron, Boom Gaspar &#38; Eddie Vedder ).
Sutradara : Danny Clinch.
Produksi : Monkey Wrench dan Rhino Entertainment Company a Warner Music Group Company.
Track list : Severed Hand, World Wide Suicide, Life Wasted, Corduroy, State of [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bp1.blogger.com/_Jz7SLN0YKuQ/R04kkGi5_bI/AAAAAAAAANE/GvfSplG_yaE/s1600-h/Sampul+depan+IIC.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"><img src="http://bp1.blogger.com/_Jz7SLN0YKuQ/R04kkGi5_bI/AAAAAAAAANE/GvfSplG_yaE/s320/Sampul+depan+IIC.jpg" style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138084427527224754" border="0" /></a></p>
<p>Judul  : Imagine in Cornice, A Picture in A Frame<br />
Artist : Pearl Jam (Jeff Ament, Stone Gossard, Mike McCready, Matt Cameron, Boom Gaspar &amp; Eddie Vedder ).<br />
Sutradara : Danny Clinch.<br />
Produksi : Monkey Wrench dan Rhino Entertainment Company a Warner Music Group Company.<br />
Track list : Severed Hand, World Wide Suicide, Life Wasted, Corduroy, State of Love and Trust, Porch, Even Flow, Better Man, Alive, Blood, Comatose, Come Back, Rockin’ in the Free World. Plus 3 bonus songs.</p>
<p>“ In Italy, there is a Passion “, I’m absolutely agree with McCready’s statement. Yes, I can feel those passion in latest Pearl Jam’s DVD, Imagine in Cornice: A Picture in a Frame.</p>
<p>Saya memesan DVD ini secara resmi sejak tanggal 12 Nopember kemarin dari Amazon.com, estimated time arrive-nya adalah tanggal 13 Desember, sekitar sebulan setelah pemesanan. Namun di luar rencana, selasa kemarin (26 Nopember) sebuah kotak cokelat dengan tulisan “Amzon.com” di sampingnya tiba di kantor. Am I happy ?..yes I am. I got a pair of Pearl Jam’s DVD in the same month. What a great pleasure..</p>
<p><a href="http://helmantaofani.blogspot.com/2007/11/highly-anticipated.html">Helman</a>, moderator milis Pearl Jam Indonesia sudah pernah mengupas tentang IIC di blognya, paparan yang terus terang sangat bikin penasaran. Syukurlah saya tidak perlu menunggu lama sebelum akhirnya bisa membenarkan review Helman.</p>
<p>Danny Clinch, the director yang notabene adalah seorang photographer betul-betul memanfaatkan kelebihannya memilih angle-angle terbaik yang dipadukan dengan cerita dan setting Italy yang sangat memukau. IIC tidak hanya menampilkan potongan-potongan konser Pearl Jam di beberapa kota di Italy, tapi sekaligus juga merekam kegiatan belakang panggung dan keseharian para personil Pearl Jam.</p>
<p><span id="more-66"></span>Ada Eddie yang bermain dan ngobrol dengan Olivia Vedder, si kecil yang baru berusia 3 tahun, ada Jeff yang asyik main skateboard di local park.  Bisa ditemukan juga rekaman McCready yang melayani fans dengan penuh perhatian, atau Eddie yang sampai ternganga menyimak permainan Boom Gaspar dengan organ tua di sebuah gereja di Pistoia.</p>
<p>Di film ini Pearl Jam ditampilkan apa adanya. Di panggung mereka mungkin adalah dewa bagi para fans, tapi di luar konser mereka tetap manusia biasa yang tidak sempurna. Danny sangat pintar menangkap momen-momen tersebut. Termasuk momen-momen indah yang dihadirkan para fans di arena konser ataupun di pinggir jalan.</p>
<p>Secara teknis IIC juga bisa dibilang sempurna. Gambarnya super tajam dengan sound yang prima. Kualitas teknis melengkapi kualitas content sebuah rekaman konser yang tak hanya menampilkan aksi panggung.</p>
<p>IIC adalah “the must have material” untuk para Pearl Jam lovers. Sempurna, itu kesimpulan yang saya tulis untuk sebuah DVD bertajuk, Imagine In Cornice.</p>
<p><span id="fullpost"><br />
</span></p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2007/11/29/imagine-in-cornice-a-picture-in-a-frame/&amp;title=Imagine+In+Cornice+%3A+A+Picture+in+A+Frame" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2007/11/29/imagine-in-cornice-a-picture-in-a-frame/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2007/11/29/imagine-in-cornice-a-picture-in-a-frame/&amp;t=Imagine+In+Cornice+%3A+A+Picture+in+A+Frame" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2007/11/29/imagine-in-cornice-a-picture-in-a-frame/&amp;t=Imagine+In+Cornice+%3A+A+Picture+in+A+Frame" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2007/11/29/imagine-in-cornice-a-picture-in-a-frame/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2007/11/29/imagine-in-cornice-a-picture-in-a-frame/&amp;title=Imagine+In+Cornice+%3A+A+Picture+in+A+Frame" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2007/11/29/imagine-in-cornice-a-picture-in-a-frame/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Imagine+In+Cornice+%3A+A+Picture+in+A+Frame&amp;link=http://daenggassing.com/2007/11/29/imagine-in-cornice-a-picture-in-a-frame/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2007/11/29/imagine-in-cornice-a-picture-in-a-frame/&amp;Title=Imagine+In+Cornice+%3A+A+Picture+in+A+Frame" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2007/11/29/imagine-in-cornice-a-picture-in-a-frame/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Welcome : Pearl Jam &quot;Live at The Garden&quot;</title>
		<link>http://daenggassing.com/2007/11/21/welcome-pearl-jam-live-at-the-garden/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2007/11/21/welcome-pearl-jam-live-at-the-garden/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Nov 2007 01:26:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Pearl Jam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[


“ kubelikan DVD pearljam live in the garden. Kutitip sm kepala dinas kesehatan. Besok dia ke mks “, demikian isi pesan singkat dari Tokyo yang saya terima hari jumat tgl 16/nop kemarin. Isi sms yang sangat menggembirakan, tak urung saya jadi tidak sabar menunggu hari senin tiba. 
Awalnya adalah tawaran dari kak Lily, editor Panyingkul.com [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bp1.blogger.com/_Jz7SLN0YKuQ/R0VIlWi5_ZI/AAAAAAAAAM0/2n8fMxzkfOk/s1600-h/Sampul+Depan.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"><img src="http://bp1.blogger.com/_Jz7SLN0YKuQ/R0VIlWi5_ZI/AAAAAAAAAM0/2n8fMxzkfOk/s400/Sampul+Depan.JPG" style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5135590756630265234" border="0" /></a></p>
<p style="text-align: center" class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia; font-size: 11px" lang="IN"><span style="font-size: 100%"><span style="font-style: italic"></span></span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia; font-size: 11px" lang="IN">“ kubelikan DVD pearljam live in the garden. Kutitip sm kepala dinas kesehatan. Besok dia ke mks “, demikian isi pesan singkat dari Tokyo yang saya terima hari jumat tgl 16/nop kemarin. Isi sms yang sangat menggembirakan, tak urung saya jadi tidak sabar menunggu hari senin tiba. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia; font-size: 11px" lang="IN"><o:p></o:p>Awalnya adalah tawaran dari <a href="http://myfawwaz.multiply.com/">kak Lily</a>, editor <a href="http://www.panyingkul.com/index.php">Panyingkul.com</a> yang katanya pengen memberi souvenir kecil-kecilan ke saya, senang sih namanya juga suvenir dari luar negeri, walaupun masih belum punya gambaran suvenir macam apa yang akan saya terima. Minggu lalu ada sebuah obrolan kecil di milis panyingkul tentang artis pujaan sebelum kak Lily nanya “ siapa sih artis pujaanmu Pul ?, kemarin saya jalan-jalan ke Tower Record dan mengira-mengira mau beli CD apa untuk kamu”. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia; font-size: 11px" lang="IN"><o:p></o:p>well, pengunjung blog ini mungkin sudah bisa menebak jawaban saya. Yup, Pearl Jam, Pearl Jam dan Pearl Jam. Dengan agak malu-malu (ciee&#8230;) saya akhirnya minta dibeliin DVD Pearl Jam yang Live at The Garden atau kalau nggak ada boleh juga CD Lost Dogs. Eee&#8230;ternyata beliau serius mau membelikan saya salah satunya, ya sudah saya pastinya milih yang DVD dong, soalnya saya sama sekali belum punya DVD Pearl Jam (ini namanya aji mumpung, hahaha..).<o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-62"></span><span style="font-family: Georgia; font-size: 11px" lang="IN">Dan&#8230;jeredeng&#8230;datanglah SMS yang membahagiakan itu. SMS yang membuat hari sabtu dan minggu terasa lama sekali. Kenapa musti nunggu hari senin ?, soalnya hari senin adalah hari yang tepat untuk mengunjungi rumah bapak kepala dinas buat mengambil titipan dari Tokyo.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia; font-size: 11px" lang="IN">Sayangnya, hari senin bapak kepala dinas kesehatan SulSel dan nyonya masih di Jakarta. Mereka mampir menjenguk anaknya. Okelah, saya bersabar sehari lagi hingga akhirnya pagi tadi saya bisa ketemu ibu istri pak kepala dinas dan dengan sukses mengantongi DVD Live at The Garden. Awalnya deg-degan juga sih, secara kepala dinas gitu lho..untunglah karena ternyata si Ibu orangnya baik banget, tidak sombong, ramah dan baik hati.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia; font-size: 11px" lang="IN">Ah..rasanya koq seneng banget ya..ini adalah DVD asli pertama dari Pearl Jam yang menjadi milik saya. Insya Allah kalau tidak ada halangan, pertengahan bulan depan satu lagi DVD Pearl Jam akan saya miliki, sekarang statusnya sedang dalam perjalanan setelah memesan lewat Amazon.com<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia; font-size: 11px" lang="IN"><o:p></o:p>Live at The Garden adalah rekaman konser Pearl Jam di Madison Square Garden, New York tahun 2003 pasca album Riot Act. Eddie Vedder tampil dengan rambut pendek yang baru tumbuh setelah sebelumnya dimodel Mohawk. Kalau anda sempat nonton ANTV hari senin tanggal 5 Nopember kemarin saat mereka menayangkan acara “Clas Mild spesial Pearl Jam”, nah itulah sebagian isi dari DVD Live at The Garden.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia; font-size: 11px" lang="IN">Total ada 30 lagu di DVD ini plus 6 bonus features. Selain itu ada 5 bonus penampilan Matt Cameron sang drummer. Buat anda penggemar Pearl Jam, DVD ini tentunya masuk dalam kategori “wajib punya”. Penampilan kelima personil plus Boom Gaspar pastinya memukau. Rasanya puas banget bisa menikmati salah satu performance Pearl Jam di jantung Amerika. Track favorit saya adalah Yellow Ledbetter, utamanya di bagian akhir lagu di mana Mike McCready sang gitaris bersolo gitar lengkap dengan ekspresi yang sangat menikmati. Dengan gitar tuanya yang sudah belang, McCready tampil sangat santai dan tentu saja membius, sementara teman-temannya yang lain yang sudah lebih dulu selesai “bertugas” menunggui McCready.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia; font-size: 11px" lang="IN"><o:p></o:p>Akhirnya, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan tidak terhingga untuk kak <a href="http://myfawwaz.multiply.com/">Lily Yulianti Farid</a> yang sudah mau meluangkan waktu dan uangnya untuk memberikan sebuah suvenir kecil namun sangat berharga untuk saya. Suvenir yang membahagiakan&#8230;.jadi, sekali lagi terima kasih&#8230;dan mudah-mudahan ini bukan yang pertama dan terakhir..hahaha&#8230;<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Georgia; font-size: 11px" lang="IN">Terima kasih, arigato, thank you, danke, merci, obrigado, sukran, xie xie, matur nuwun, matur suksema, kuru sumange&#8230;.<o:p></o:p></span></p>
<p>  <span style="font-size: 85%"><span style="font-style: italic">nb: foto-foto DVD-nya nyusul yak..tadi lupa bawa ke kantor..</span></span></p>
<p><span id="fullpost"></span></p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2007/11/21/welcome-pearl-jam-live-at-the-garden/&amp;title=Welcome+%3A+Pearl+Jam+%26quot%3BLive+at+The+Garden%26quot%3B" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2007/11/21/welcome-pearl-jam-live-at-the-garden/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2007/11/21/welcome-pearl-jam-live-at-the-garden/&amp;t=Welcome+%3A+Pearl+Jam+%26quot%3BLive+at+The+Garden%26quot%3B" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2007/11/21/welcome-pearl-jam-live-at-the-garden/&amp;t=Welcome+%3A+Pearl+Jam+%26quot%3BLive+at+The+Garden%26quot%3B" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2007/11/21/welcome-pearl-jam-live-at-the-garden/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2007/11/21/welcome-pearl-jam-live-at-the-garden/&amp;title=Welcome+%3A+Pearl+Jam+%26quot%3BLive+at+The+Garden%26quot%3B" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2007/11/21/welcome-pearl-jam-live-at-the-garden/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Welcome+%3A+Pearl+Jam+%26quot%3BLive+at+The+Garden%26quot%3B&amp;link=http://daenggassing.com/2007/11/21/welcome-pearl-jam-live-at-the-garden/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2007/11/21/welcome-pearl-jam-live-at-the-garden/&amp;Title=Welcome+%3A+Pearl+Jam+%26quot%3BLive+at+The+Garden%26quot%3B" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2007/11/21/welcome-pearl-jam-live-at-the-garden/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Why do I love Pearl Jam ?</title>
		<link>http://daenggassing.com/2007/11/15/why-do-i-love-pearl-jam/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2007/11/15/why-do-i-love-pearl-jam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Nov 2007 03:27:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Pearl Jam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[
“ Kenapa sih suka Pearl Jam ?”, ini pertanyaa klasik yang sudah cukup sering saya dengar. Saya bisa memahami kenapa beberapa orang sampai mengajukan pertanyaan itu ke saya. Tahun ini mungkin adalah titik pijakan kecintaan saya pada band asal Seattle ini. Sebelumnya saya seakan-akan merasa sendiri, tak ada seorangpun di lingkungan pergaulan saya yang sama-sama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_Jz7SLN0YKuQ/Rzu9vWi5_UI/AAAAAAAAAMM/-AE_HLMU6tw/s1600-h/PearlJamPosterByFools.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_Jz7SLN0YKuQ/Rzu9vWi5_UI/AAAAAAAAAMM/-AE_HLMU6tw/s400/PearlJamPosterByFools.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132904821522300226" border="0" /></a></p>
<p>“ Kenapa sih suka Pearl Jam ?”, ini pertanyaa klasik yang sudah cukup sering saya dengar. Saya bisa memahami kenapa beberapa orang sampai mengajukan pertanyaan itu ke saya. Tahun ini mungkin adalah titik pijakan kecintaan saya pada band asal Seattle ini. Sebelumnya saya seakan-akan merasa sendiri, tak ada seorangpun di lingkungan pergaulan saya yang sama-sama menggilai Pearl Jam. Paling hanya sekedar tahu satu-dua lagu mereka.</p>
<p>Segalanya berubah saat awal tahun ini saya mengenal perkumpulan fans berat Pearl Jam di Indonesia, yang menyebut diri mereka Ten Club Indonesia atau PJ.Id. berkumpul dengan teman “senasib” di dunia maya seakan-akan menumbuhkan dan menyuburkan kembali rasa cinta pada band ini. Bahkan makin subur seiring banyaknya fakta-fakta baru yang saya dapatkan. Saya jadi menemukan beragam alasan-alasan baru yang makin memperkuat pilihan saya.</p>
<p>Jadi kalau anda masih bertanya kenapa saya suka (bahkan cinta) pada Pearl Jam, maka inilah jawaban saya.</p>
<p>1. Karena musik dan liriknya. Well, suka pada sebuah band paling pertama tentu karena musik dan lirik mereka. Itu juga yang terjadi pada saya. Susah untuk dideskripsikan, tapi musik dan lirik Pearl Jam seakan-akan sebuah candu yang sudah merasuk dalam ke tubuhku. Lagu-lagu Pearl Jam adalah theme song saya hampir setiap hari saat menuju ke kantor, saat di kantor dan saat perjalanan pulang ke rumah. Hampir setiap hari. Saya belum pernah merasa bosan. Sebuah kecanduan yang tidak pernah saya dapatkan dari band-band atau musisi lainnya. Musik yang dihasilkan oleh pemusik-pemusik kelas satu dipadu dengan lirik yang kadang keras, tajam dan menyentuh kemudian disempurnakan oleh vocal Bariton yang khas dari Eddie Vedder. Itulah jawabannya.</p>
<p>2. Karena idealisme. Pearl Jam adalah musisi yang idealis. Mereka hanya menciptakan dan memainkan musik yang mereka suka. Bukan yang publik suka. Tak heran kalau nama mereka tidak terlalu populer dan komersil. Dua album awalnya mungkin masih “ear catching”. Tapi setelah era Vitalogy, Pearl Jam berubah menjadi band yang tak peduli lagi berapa jumlah fans atau berapa jumlah rekaman mereka yang terjual. Semuanya atas nama idealisme.</p>
<p>3. Karena mereka peduli dan menghargai para fans. Pearl Jam sangat peduli pada fans-nya. Mereka pernah “berkelahi” dengan Tiketmaster hanya demi memperjuangkan harga tiket agar bisa lebih murah dan terjangkau oleh fans. Di salah satu penampilan mereka di Reading Festival 2006 yang lalu, Eddie Vedder sang vocalist menyampaikan permintaan maaf yang besar kepada penonton yang memadati stadion. Vedder merasa tidak enak karena para fans sampai berkemah selama 3 hari di sekitar lapangan sementara mereka menginap di hotel mewah. “ we feel sorry because you guys must sleep in a tent for a three days while we are sleep in a fu**ing hotel”, begitu kira-kira ucapan Eddie. Bukan satu dua kali Eddie terharu sampai menitikkan air mata melihat antusiasme penonton yang sangat besar.</p>
<p><span id="fullpost"><br />4. Karena kepedulian mereka pada lingkungan. Pearl Jam adalah band yang ikut menggalakkan program peduli lingkungan hidup. Mereka juga aktif dalam kampanye memerangi para perusak lingkungan. Di akhir lagu World Wide Suicide di ajang Lollapalooza’ 2007, Eddie Vedder mewakili rekan-rekannya meminta penonton untuk mengucilkan salah sebuah perusahaan tambang di Chicago yang membuang limbahnya ke danau Michigan. “ Don’t show them any kind of love before they clean up their ass”..</p>
<p>5. Karena sikap anti perang dan anti bush. Pearl Jam dan beberapa musisi lainnya tergabung dalam gerakan “Vote for Change” yang bertujuan memaksa pemerintahan George Bush untuk menghentikan perang di Irak dan belahan dunia lainnya yang melibatkan Amerika. Pearl Jam menentang Bush, mereka bahkan punya lagu yang mengkritik keputusan-keputusan pemerintahan Bush seperti dalam lagu World Wide Suicide dan Bu$hleaguer. “ he’s not a leader, he is a Texas leaguer”, begitu komentar Eddie tentang George Bush.</p>
<p>6. Sederhana. Yup, anggota-anggota Pearl Jam memang terkenal sebagai pribadi-pribadi yang sederhana. Kesukesan album perdana mereka tidak lantas membuat mereka membeli mobil mewah, mengoleksi pakaian berharga ribuan dollar atau berpacaran dengan super model. Mereka tetaplah pemusik berkaos oblong, berkemeja flanel, celana pendek ato jeans seadanya plus sepatu boot butut. Sikap itu tetap mereka jaga, bahkan hingga kini.</p>
<p>7. Art work yang keren. Pearl Jam adalah sedikit dari deretan musisi yang sangat memperhatikan desain cover CD dan poster mereka. Darah seni yang kental di dalam diri Jeff Ament-sang bassit-dan Eddie Vedder menjadikan setiap produk Pearl Jam adalah sebuah karya seni rupa atau seni grafis yang memikat.</p>
<p>Well, setidak-tidaknya itulah alasan-alasan yang mendasari rasa cinta saya pada band ini. Sisi negatif mereka pastinya tetap ada. Apalagi mengingat kapasitas mereka sebagai bagian dari musik rock. Alkohol masih menjadi menu mereka, walaupun mereka tetap mengklaim diri bersih dari segala macam zat narkotika. Bagi saya yang penting adalah selalu mengambil hal-hal positif dari segala sesuatu dan mencampurkannya dengan hal-hal positif lainnya.</p>
<p>So, now you know why I love this band, isn’t&#8230;?</p>
<p></span></p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2007/11/15/why-do-i-love-pearl-jam/&amp;title=Why+do+I+love+Pearl+Jam+%3F" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2007/11/15/why-do-i-love-pearl-jam/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2007/11/15/why-do-i-love-pearl-jam/&amp;t=Why+do+I+love+Pearl+Jam+%3F" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2007/11/15/why-do-i-love-pearl-jam/&amp;t=Why+do+I+love+Pearl+Jam+%3F" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2007/11/15/why-do-i-love-pearl-jam/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2007/11/15/why-do-i-love-pearl-jam/&amp;title=Why+do+I+love+Pearl+Jam+%3F" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2007/11/15/why-do-i-love-pearl-jam/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Why+do+I+love+Pearl+Jam+%3F&amp;link=http://daenggassing.com/2007/11/15/why-do-i-love-pearl-jam/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2007/11/15/why-do-i-love-pearl-jam/&amp;Title=Why+do+I+love+Pearl+Jam+%3F" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2007/11/15/why-do-i-love-pearl-jam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BAJU LEBARAN..!!!!</title>
		<link>http://daenggassing.com/2007/09/27/baju-lebaran/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2007/09/27/baju-lebaran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Sep 2007 03:46:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Pearl Jam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[ 
Rabu pagi kemarin (26/9) saya datang agak telat, hampir sejam dari waktu yang seharusnya (jam 9.00). Pas masuk ruangan,di atas meja sudah ada paket terbungkus kantong kresek hitam. Di bagian depan ada namaku, “ ah..ini dia nih paket yang saya tunggu-tunggu”, kata saya dalam hati. Benar saja, di bagian belakang ada nama M.Helman Taofani, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_Jz7SLN0YKuQ/RvsyE7Zv1XI/AAAAAAAAAK8/TiGEQeEDMXY/s1600-h/resized_Kaos+PJ.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_Jz7SLN0YKuQ/RvsyE7Zv1XI/AAAAAAAAAK8/TiGEQeEDMXY/s400/resized_Kaos+PJ.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5114736862055880050" border="0" /></a><br /> 
<p class="MsoNormal"><span style=";font-family:Georgia;font-size:11;"  lang="IN" >Rabu pagi kemarin (26/9) saya datang agak telat, hampir sejam dari waktu yang seharusnya (jam 9.00). Pas masuk ruangan,di atas meja sudah ada paket terbungkus kantong kresek hitam. Di bagian depan ada namaku, “ ah..ini dia nih paket yang saya tunggu-tunggu”, kata saya dalam hati. Benar saja, di bagian belakang ada nama <a href="http://helmantaofani.blogspot.com/">M.Helman Taofani,</a> sang pengirim yang tinggal di Surabaya. Tanpa menunggu lama, paketnya saya bongkar, di dalamnya ada 2 lembar kaos, yang satu warna hijau army, satunya warna biru dongker. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style=";font-family:Georgia;font-size:11;"  lang="IN" ><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style=";font-family:Georgia;font-size:11;"  lang="IN" >Sejak bulan lalu, komunitas <a href="http://launch.groups.yahoo.com/group/tenclub_indonesia/">Pearl Jam Indonesia</a> dengan dikomandoi Helman, melempar ide untuk membuat kaos beraroma Pearl Jam. Ide ini segera disambut hangat oleh para anggota. Sebuah komunitas bagaimanapun tentu butuh sebuah ikon penanda, salah satunya adalah dalam bentuk kaos, selain itu bagi kaum die hard fans-nya Pearl Jam, segala macam material berbau Pearl Jam tentu jadi semacam barang wajib untuk dikoleksi. Hilman melempar ide membuat <a href="http://helmantaofani.blogspot.com/2007/08/t-shirt-for-sale.html">2 macam kaos</a>, masing-masing menggambarkan ajang Pearl Jam Nite, ajang kumpul-kumpul resmi anggota komunitas sambil menikmati musik Pearl Jam yang dilakukan sekali setahun. Pearl Jam Nite 1 diadakan tahun 2005 di Kemang-Jakarta. Pearl Jam Nite 2 diadakan tahun 2006, di Front Row-Jakarta juga, terakhir Pearl Jam Nite 3 digelar di Bandung, tepatnya di Classic Rock, Braga. Kaos Pearl Jam Nite 1 sebelumnya sudah saya terima sebulan lalu, dikirimWyndo bersamaan dengan beberapa CD Bootlegs Pearl Jam.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style=";font-family:Georgia;font-size:11;"  lang="IN" ><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style=";font-family:Georgia;font-size:11;"  lang="IN" >Nah, saya cukup beruntung karena pada sesi delivery kaos Pearl Jam kali ini saya termasuk dalam sesi pertama. Pengirimannya dilakukan hari Senin, tadinya Hilman sebagai pembuat dan pengedar mengestimasikan waktu pengiriman dari Surabaya ke Makassar kira-kira makan waktu 3 hari. Seingat saya, pengiriman ke dan dari Surabaya atau Jakarta biasanya hanya makan waktu sehari, tapi mungkin karena faktor dekat-dekat lebaran maka bisa jadi pengirimannya akan terlambat. Tapi ternyata estimasi Hilman dan perkiraan saya salah karena paket dari Surabaya hanya butuh waktu sehari, 24 jam lebih. Dikirim hari Senin, hari Selasanya udah sampe di kantor, sayangnya hari Selasa kemarin saya pulang cepat, jadi baru bisa ketemu paketnya hari Rabu pagi.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style=";font-family:Georgia;font-size:11;"  lang="IN" ><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style=";font-family:Georgia;font-size:11;"  lang="IN" >Tentang kaosnya, saya bisa bilang keren..!!!. bahannya enak, lembut dan Insya Allah nggak akan melar. Desainnya asyik, sederhana tapi keren, secara Hilman gitu lho&#8230;hehehe. sobat yang satu ini emang jago disain, and for your info di komunitas Pearl Jam cukup banyak anak-anak desainer grafis yang oke punya, selain Hilman saya juga kenal Wyndo yang gak kalah kerennya..<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style=";font-family:Georgia;font-size:11;"  lang="IN" ><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style=";font-family:Georgia;font-size:11;"  lang="IN" >So, setidaknya saya sudah punya baju lebaran..hehehe&#8230;soalnya saya bukan termasuk orang yang menganut tradisi belanja baju baru sebelum lebaran, jadi kedatangan 2 lembar kaos PJ yang keren ini bisalah jadi baju lebaran tahun ini. Setidaknya dipake setelah pulang sholat Ied&#8230;<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style=";font-family:Georgia;font-size:11;"  lang="IN" ><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style=";font-family:Georgia;font-size:11;"  lang="IN" >Thank You Hilman, thank you bro&#8230;.your doing such a great job..!!!<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style=";font-family:Georgia;font-size:11;"  lang="IN" >And damn..!!!!, I Love This Band&#8230; <o:p></o:p></span></p>
<p><span id="fullpost"></p>
<p></span></p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2007/09/27/baju-lebaran/&amp;title=BAJU+LEBARAN..%21%21%21%21" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2007/09/27/baju-lebaran/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2007/09/27/baju-lebaran/&amp;t=BAJU+LEBARAN..%21%21%21%21" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2007/09/27/baju-lebaran/&amp;t=BAJU+LEBARAN..%21%21%21%21" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2007/09/27/baju-lebaran/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2007/09/27/baju-lebaran/&amp;title=BAJU+LEBARAN..%21%21%21%21" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2007/09/27/baju-lebaran/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=BAJU+LEBARAN..%21%21%21%21&amp;link=http://daenggassing.com/2007/09/27/baju-lebaran/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2007/09/27/baju-lebaran/&amp;Title=BAJU+LEBARAN..%21%21%21%21" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2007/09/27/baju-lebaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
