<?xml version="1.0" encoding="UTF-10"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Do the evolution..!!! &#187; Hot Issue</title>
	<atom:link href="http://daenggassing.com/category/hot-issue/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://daenggassing.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Jul 2010 00:10:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Drama Putaran Pertama</title>
		<link>http://daenggassing.com/2010/06/17/drama-putaran-pertama/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2010/06/17/drama-putaran-pertama/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 06:55:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot Issue]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[World Cup 2010]]></category>
		<category><![CDATA[football]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=709</guid>
		<description><![CDATA[
Sepakbola adalah drama dan panggung terbesarnya adalah piala dunia. Ketika tulisan ini saya buat, 32 tim yang tergabung dalam 8 grup sudah tuntas menjalani partai perdana mereka. Ada kejutan dalam 16 laga tersebut, selebihnya adalah pertunjukan sepakbola yang menghibur dan sisanya adalah pertandingan membosankan.
Kejutan terakhir dari putaran pertama justru hadir dari tim yang ditasbihkan sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/06/Spain-Swiss.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-711" title="Spain-Swiss" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/06/Spain-Swiss.jpg" alt="" width="600" height="324" /></a></p>
<p>Sepakbola adalah drama dan panggung terbesarnya adalah piala dunia. Ketika tulisan ini saya buat, 32 tim yang tergabung dalam 8 grup sudah tuntas menjalani partai perdana mereka. Ada kejutan dalam 16 laga tersebut, selebihnya adalah pertunjukan sepakbola yang menghibur dan sisanya adalah pertandingan membosankan.</p>
<p>Kejutan terakhir dari putaran pertama justru hadir dari tim yang ditasbihkan sebagai unggulan pertama, Spanyol. Dengan predikat sebagai juara Eropa 2008 dan tim dengan penampilan paling menghibur, Spanyol malah takluk dari negeri dingin Swiss. Bermain menekan sepanjang waktu, pemain Spanyol dibuat frustasi oleh disiplinnya pemain belakang Swiss yang malam ini bermain ultra defensif. Strategi mereka memang masuk akal. Sadar kalau kalah dari segi skill, Ottmar Hietzfield lebih memilih untuk memaksa pemainnya diam di garis belakang dan menunggu waktu yang tepat untuk menghujam jantung pertahanan Spanyol. Ottmar mungkin terilhami strategi Jose Mourinho ketika Inter Milan menghentikan langkah Barcelona di Champions Eropa.</p>
<p><span id="more-709"></span>Spanyol adalah puncak piramida dari deretan penampilan buruk tim unggulan. Piramida ini dimulai dari Perancis yang kembali bermain membosankan. Terima kasih kepada Raymond Domenech yang tetap angkuh berpegang teguh pada strategi anehnya. Berikutnya ada Argentina yang meski punya Lionel Messi, si kutu yang bergelar pemain terbaik dunia, hanya mampu menang tipis 1 gol atas Nigeria. Jika saja Nigeria bisa sedikit lebih cerdas dan tenang bukan tidak mungkin hasilnya akan berkebalikan.</p>
<p>Di belakang Argentina ada Inggris yang harus kecewa pada penampilan Robert Green dan terpaksa menerima hasil imbang 1-1 melawan AS, negeri yang baru sekitar 20 tahun bergaul dengan sepakbola level atas dunia. Belanda beruntung meraih poin penuh meski dengan penampilan yang kurang &#8220;Belanda&#8221;. Jerman bisa jadi pengecualian dari penampilan buruk tim-tim besar setelah Joachim Loew sukses mengubah wajah tim tua Jerman dengan memasukkan tenaga-tenaga muda yang berhasil menggasak Australia 4 gol tanpa balas.</p>
<p>Italia, seperti biasa tampil seret di laga awal. Tidak terlalu mengejutkan sebenarnya mengingat sebagian besar warga Italia sendiri sudah pesimis sejak awal ketika Lippi menolak mengangkut beberapa pemain muda energik. Brasil meski menang namun belum tampil seperti Brasil yang kita kenal selama ini. Mereka beruntung hanya bertemu tim sekelas Korea Utara dan beruntung punya pemain ber-skill mumpuni dengan jam terbang level atas yang tinggi yang sanggup memberi perbedaan di waktu yang tepat. Terakhir, tim unggulan pertama yang paling dinantikan penampilannya, Spanyol justru menjadi pemuncak dari piramida penampilan buruk tim-tim unggulan.</p>
<p>Drama, kejutan, penampilan buruk atau apalah namanya seperti yang saya tulis di atas selalu terjadi setiap kali piala dunia digelar. Inilah salah satu point penting kenapa piala dunia dinantikan orang banyak. Tidak semua hasilnya bisa ditebak dengan mudah, hampir selalu ada unsur kejutan dalam setiap pertandingan. Unsur ini jugalah yang membuat para petaruh lebih menikmati detik demi detik pertandingan sambil berpikir tentang segala kemungkinan arah larinya uang mereka. Ke kantong sendiri atau ke kantong orang lain.</p>
<p>Ada satu hal yang menarik perhatian saya dalam putaran pertama ini. Rivalitas antara benua Afrika dan Asia. Kedua benua ini dianggap benua &#8220;anak bawang&#8221; yang sering dianggap remeh oleh tim-tim dari benua Eropa dan Amerika meski untuk urusan ini benua Afrika lebih dulu berada di depan benua Asia. 20 tahun yang lalu, Kamerun berhasil mengalahkan juara bertahan Argentina di Italy&#8217;90.  Setelah itu tim-tim Afrika mulai rajin membuat kejutan setiap kali piala dunia digelar sementara wakil Asia lebih banyak jadi pelengkap saja.</p>
<p>Tahun 2002 ketika untuk pertama kalinya Asia menjadi tuan rumah, Korea Selatan membuat catatan sejarah baru. Mewakili benua Asia, Korsel melaju hingga ke semifinal sebelum akhirnya dihentikan Jerman. Hasil ini jauh lebih baik dari hasil wakil Afrika yang hanya bisa melaju sejauh perempat final.</p>
<p>Di putaran pertama Afsel 2010 rivalitas tim Afrika dan Asia berlanjut dalam sebuah race yang tidak paralel. 6 wakil dari benua Afrika menyelesaikan pertandingan pertama mereka. Dari keenamnya, hanya Ghana yang berhasil meraih poin 3, sisanya 2 tim meraih 1 poin dan 3 lainnya nihil. Sementara itu Asia yang diwakili 4 negara memperoleh hasil 50-50. 2 tim meraih point penuh dan 2 lainnya nihil. Hebatnya, salah satu wakil Asia, Korea Selatan sukses menekuk mantan juara Eropa 2004 Yunani dengan skor meyakinkan 2-0. Satu lagi wakil Asia, Jepang menang 1-0 dalam pertarungan face to face dengan wakil Afrika,Kamerun. Dua wakil Asia lainnya kalah dari 2 tim besar. Australia yang untuk pertama kalinya mewakili Asia setelah bosan tanpa lawan di zona Oceania dicukur Jerman 0-4, sementara tim misterius Korea Utara kalah 1-2 dari juara dunia 5 kali Brasil. Korut memang kalah, tapi penampilan mereka diakui mengundang pujian bahkan dari Dunga.</p>
<p>Perjalanan masih panjang, tim-tim unggulan masih punya kesempatan untuk memperbaiki penampilan mereka dan memenuhi ekspektasi publik. Tim-tim kuda hitam juga masih tetap punya kesempatan untuk terus menghadirkan kejutan. Saat tekanan makin meninggi maka mental juara akan jadi jawabannya, pada saat inilah mental-mental teruji para bintang akan muncul ke permukaan.</p>
<p>Jadi, siapkan diri anda untuk terus menikmati pesta di panggung drama terbesar di dunia ini hingga 17 Juli mendatang.</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2010/06/17/drama-putaran-pertama/&amp;title=Drama+Putaran+Pertama" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2010/06/17/drama-putaran-pertama/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2010/06/17/drama-putaran-pertama/&amp;t=Drama+Putaran+Pertama" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2010/06/17/drama-putaran-pertama/&amp;t=Drama+Putaran+Pertama" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2010/06/17/drama-putaran-pertama/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2010/06/17/drama-putaran-pertama/&amp;title=Drama+Putaran+Pertama" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2010/06/17/drama-putaran-pertama/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Drama+Putaran+Pertama&amp;link=http://daenggassing.com/2010/06/17/drama-putaran-pertama/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2010/06/17/drama-putaran-pertama/&amp;Title=Drama+Putaran+Pertama" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2010/06/17/drama-putaran-pertama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Spesial dari The Special One</title>
		<link>http://daenggassing.com/2010/05/25/spesial-dari-the-special-one/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2010/05/25/spesial-dari-the-special-one/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 May 2010 01:00:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot Issue]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[ECL]]></category>
		<category><![CDATA[Mourinho]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=674</guid>
		<description><![CDATA[
Tuntas sudah penantian selama 38 tahun itu. Massimo Moratti bisa tersenyum lebar sekarang. Lelaki berparas keras itu akhirnya menuai hasil panen dari benih yang ditanamnya selama hampir 2 dasawarsa. Entah berapa ratus juta lira yang sudah dihamburkannya demi membangun sebuah emporium baru di Italia, emporium yang beribukota pada sebuah klub berseragam biru hitam bernama Internazionale [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/05/Mou_3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-675" title="Mou_3" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/05/Mou_3.jpg" alt="" width="600" height="375" /></a></p>
<p>Tuntas sudah penantian selama 38 tahun itu. Massimo Moratti bisa tersenyum lebar sekarang. Lelaki berparas keras itu akhirnya menuai hasil panen dari benih yang ditanamnya selama hampir 2 dasawarsa. Entah berapa ratus juta lira yang sudah dihamburkannya demi membangun sebuah emporium baru di Italia, emporium yang beribukota pada sebuah klub berseragam biru hitam bernama Internazionale Milan. Deretan bintang-bintang kelas satupun sudah pernah berlabuh di seberang markas AC Milan itu. Ronaldo, Roberto Baggio, Cannavaro, Luis Figo, itu hanya sedikit nama dari talenta-talenta kelas satu yang pernah berbaju biru hitam.</p>
<p>Tahun ini, Moratti menuai hasilnya. 3 tropi dalam satu musim, salah satunya adalah tropi idaman semua klub sepakbola profesional di daratan Eropa. Tuntas sudah rasa haus selama 38 tahun. Tahun ini orang tak bisa lagi menyebut Inter Milan sebagai klub jago kandang yang melempem di kancah Eropa.</p>
<p><span id="more-674"></span>Satu sosok yang langsung jadi sorotan di balik sukses Inter Milan tahun ini adalah seorang lelaki berkewarganegaraan Portugal. Jose Mourinho namanya. Lelaki itu menyebut dirinya sebagai &#8221; The Spesial One &#8221; kala pertama kali datang ke tanah Inggris dan mengobrak-abrik persaingan menahun antara Manchester United, Liverpool dan Arsenal. Chelsea dibawanya menyeruak ke tengah persaingan ketat antara MU dan Arsenal. Satu persatu pertikaian dirajutnya, satu persatu musuh dideretkannya dalam antrian yang panjang. Rafa Benitez, Arsene Wenger, deretan media Inggris, semua berada dalam antrian panjang dengan label &#8221; musuh Mourinho &#8220;. Hanya sir Alex yang agak diseganinya, selain karena opa Alex mungkin merasa terlalu letih bermusuhan dengan banyak orang.</p>
<p>Mou &#8211; demikian lelaki ini sering disebut &#8211; kemudian memilih untuk pergi dari Chelsea ketika dia merasa Abramovic sang boss besar terlalu banyak ikut campur dalam urusan tim. Sempat vakum sebelum akhirnya Moratti berhasil membujuknya untuk mencari tantangan baru di Italia. Inter dibawanya meraih scudetto di tahun pertama. Tapi itu belum cukup, Moratti meminta lebih dan setahun kemudian Mou memberikannya. Apalagi yang kurang ?</p>
<p>Mou memang pantas bergelar spesial. Dia masuk dalam deretan pelatih yang bisa membawa 2 klub berbeda menjadi juara Champion Eropa. Jumlah penghuninya hanya 4, genap satu tangan untuk menghitungnya. Gaya kepelatihannya memang luar biasa, gabungan antara kecerdikan, disiplin tinggi dan kemampuan memanfaatkan teknologi modern.</p>
<p>Mou menggabungkan gaya kepelatihan dua tentornya, Bobby Robson dan Louis van Gaal. Dia belajar soal kemampuan melatih dari Robson dan mempraktekkan kedisiplinan besi dari van Gaal. Lengkap sudah. Semua orang juga tahu bagaimana seriusnya Mou kala mempersiapkan strategi dalam menghadapi lawan. Deretan fakta, data, angka dan statistik menjadi bumbu utama dalam racikan strateginya. Mou memang tak punya latar belakang sebagai pemain sepakbola yang bagus, tapi dia punya kemampuan managerial yang tidak bisa dipandang enteng.</p>
<p>Mou juga melengkapi dirinya dengan mulut yang tajam. Mulut yang sangat gampang menyulut emosi rival dan tentu saja media massa. Ini membuatnya terkadang berdiri di bawah spotlight melebihi anak buahnya. Sewaktu di Chelsea dia mengaku melakukan itu untuk melindungi anak buahnya dari kejaran media. Mou lebih senang anak buahnya pusing memikirkan persiapan sebelum bertanding daripada pening memikirkan segala gosip dan gangguan nyamuk pers. Itulah Mou, dia berani melakukan apa saja untuk mendapatkan hasil yang maksimal.</p>
<p>&#8221; Sepakbola adalah sebuah permainan yang harus dimenangkan &#8220;, ucapnya suatu ketika. Mou memang tidak melulu menyembah pada permainan cantik. Tujuan utamanya hanyalah kemenangan, permainan indah hanyalah opsi. Kala menghadapi Barcelona, tim yang terlanjur kondang dengan permainan cantiknya, Mou memilih bermain pragmatis. Bertahan hampir sepanjang babak dan membuat satu persatu pemain Barcelona frustasi sebelum akhirnya memilih waktu yang tepat untuk memukul balik sang juara bertahan.</p>
<p>Di final hal yang sama dia lakoni. Sadar kalau Louis van Gaal hobi bermain ofensif, Mou memilih mengulang strategi yang sama ketika berhadapan dengan el Barca. Muenchen dibuat frustasi dan kebingungan sebelum akhirnya dipukul di waktu yang tepat. 2 gol dari Milito membuktikan kalau Mou lebih hebat dari mantan boss-nya di Barcelona.</p>
<p>Mou masih muda tapi prestasinya sudah berderet. Dia belum sampai pada titik puas dan seperti biasanya, Mou masih ketagihan pada tantangan baru. Real Madrid, tuan rumah final kemarin dari jauh-jauh hari sudah menunjukkan rasa ngilernya pada Mou. Godaan disodorkan pada lelaki Portugal itu. Mou menyambut dengan ucapan ingin menjadi pelatih pertama yang menjuarai Champions Eropa dengan 3 klub berbeda. Kepastian memang belum ada, tapi arahnya bisa ditebak.</p>
<p>Mou tidak ikut pulang ke Milan ketika anak buahnya sibuk berpesta di jalan-jalan utama kota Milan. Mou tetap berada di Madrid, mungkin sibuk mempelajari draft kontrak dengan klub ibukota Spanyol itu. Satu tantangan baru siap untuk dihadapinya.</p>
<p>Sajian spesial apa lagi yang akan disajikan sang special one musim depan ? mari kita nantikan.</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2010/05/25/spesial-dari-the-special-one/&amp;title=Spesial+dari+The+Special+One" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2010/05/25/spesial-dari-the-special-one/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2010/05/25/spesial-dari-the-special-one/&amp;t=Spesial+dari+The+Special+One" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2010/05/25/spesial-dari-the-special-one/&amp;t=Spesial+dari+The+Special+One" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2010/05/25/spesial-dari-the-special-one/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2010/05/25/spesial-dari-the-special-one/&amp;title=Spesial+dari+The+Special+One" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2010/05/25/spesial-dari-the-special-one/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Spesial+dari+The+Special+One&amp;link=http://daenggassing.com/2010/05/25/spesial-dari-the-special-one/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2010/05/25/spesial-dari-the-special-one/&amp;Title=Spesial+dari+The+Special+One" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2010/05/25/spesial-dari-the-special-one/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jupe for Pacitan !!</title>
		<link>http://daenggassing.com/2010/05/10/jupe-for-pacitan/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2010/05/10/jupe-for-pacitan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 May 2010 03:18:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Hot Issue]]></category>
		<category><![CDATA[Kupikir]]></category>
		<category><![CDATA[julia perez]]></category>
		<category><![CDATA[pacitan]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=653</guid>
		<description><![CDATA[Hari Minggu kemarin (9/5) saya sempat menon ton bagian akhir dari acara John Pantau di Trans TV. Karena menontonnya hanya di sepertiga bagian akhir, saya cuma bisa menebak topik yang diangkat. Kebetulan waktu itu ada 2 artis yang jadi topik utama, Maria Eva dan Julia Perez. Kita tahu kalau keduanya adalah artis-artis yang sedang hangat-hangatnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Minggu kemarin (9/5) saya sempat menon ton bagian akhir dari acara John Pantau di Trans TV. Karena menontonnya hanya di sepertiga bagian akhir, saya cuma bisa menebak topik yang diangkat. Kebetulan waktu itu ada 2 artis yang jadi topik utama, Maria Eva dan Julia Perez. Kita tahu kalau keduanya adalah artis-artis yang sedang hangat-hangatnya jadi bahan pembicaraan menyusul niatan mereka untuk menjadi wakil pemimpin di beberapa daerah di Jawa.</p>
<p>Maria Eva maju sebagai calon wakil bupati di Sidoarjo, sementara Julia Perez maju sebagai calon bupati di Pacitan. Mereka tidak hanya berdua, sudah ada nama Ayu Azhari dan Inul Daratista yang juga maju sebagai calon pemimpin di kabupaten yang berbeda. Ini seperti sebuah efek domino menyusul banyaknya artis yang lolos ke Senayan dan beberapa artis yang juga sukses menjadi pemimpin/wakil pemimpin di beberapa daerah. Tidak heran kalau pencalonan kedua artis itu dan dua lagi yang lainnya menyulut kontroversi dan perdebatan antara yang setuju dan tidak setuju.</p>
<p><span id="more-653"></span>Kembali ke tayangan John Pantau yang saya tonton kemarin. Saya hanya sempat melihat bagian akhir wawancara John Pantau dengan Maria Eva. Dengan gayanya yang jahil dan kadang berlebih-lebihan dan bikin eneg, John mencoba mengungkit masa lalu Maria yang sempat menghebohkan beberapa tahun yang lalu. Yah, waktu itu siapa yang tak kenal dengan Maria Eva yang menghebohkan dengan video mesumnya bersama seorang politisi senior partai Golkar. Kesan masa lalu itu juga yang menjadi ganjalan bagi beberapa orang selain tentu saja kapasitas Maria Eva di bidang politik yang meragukan.</p>
<p>Tapi Maria Eva (selanjutnya saya singkat ME saja) sepertinya sudah siap dengan pembelaan dirinya. Menurut dia, tak ada manusia yang sempurna. Semua orang pernah berbuat salah, termasuk tentu saja dirinya sendiri. Pun dia mengklaim kalau 99,99% para pejabat yang ada sekarang bukanlah orang bersih jadi kenapa musti takut untuk maju ? Alasan yang masuk akal, meski menurut saya tidak bisa dibenarkan 100%.</p>
<p>John juga sempat menyinggung penampilan ME di layar kaca sambil meneteskan air mata pasca affairnya bersama YZ terkuak di media. Kata ME, itu hanya air mata buaya dan sekedar akting saja. Wow, luar biasa..!!, seorang calon pemimpin berani mengakui kalau air mata yang dulu dikeluarkannya itu hanya air mata buaya dan sebatas akting saja.</p>
<p><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/05/julia_perez088.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-654" title="julia_perez088" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/05/julia_perez088-223x300.jpg" alt="" width="223" height="300" /></a>Nah, session berikutnya membuat saya lebih geli. Kali ini giliran Julia Perez, atau biasa disingkat Jupe yang jadi fokus. Oleh John dia ditanyai alasannya kenapa mau dan berani maju jadi calon bupati Pacitan. Mungkin sebagian besar dari kita sudah pernah dengar alasan Jupe. Jelasnya Jupe bilang kalau ini adalah kesempatan yang tak datang dua kali dan dia juga yakin bisa mengembangkan tenaga dan pikirannya untuk negeri ini. Sebenarnya ada deretan alasan lain yang dia utarakan, tapi bagi saya tak lebih dari sekedar pemanis bibir yang menunjukkan kapasitas asli seorang Julia Perez. Oh ya, saat disinggung tentang penampilannya yang sudah kadung terkenal dengan label sexy Jupe hanya bilang kalau itu adalah tuntutan pekerjaan, lagipula yang maju untuk jadi calon bupati Pacitan adalah Yulia Rachmawaty, bukannya Julia Perez seperti yang selama ini kita kenal. Hell yeah, what an answer.</p>
<p>Puncak kegelian saya jatuh pada akhir acara. John dengan gaya jahil dan lebay-nya itu mengajukan beberapa pertanyaan yang bermaksud mengetes pengetahuan Jupe soal Pacitan. Pertanyaan pertama tentang nama terminal terbesar di Pacitan yang dijawab oleh Jupe sebagai terminal Pacitan..!! padahal bukan itu jawabannya sodara-sodara ..Jupe berkelit kalau dia belum sampai ke situ meski dia juga meyakinkan kalau dia sudah beberapa kali berkunjung ke Pacitan. Kalau memang belum sampai ke situ, trus udah sampai di mana aja mbak..?</p>
<p>Nah, pertanyaan kedua lagi-lagi menggelikan. John memberikan pilihan ganda dengan pertanyaan sebagai berikut : Pacitan berbatasan langsung dengan kabupaten apa ? A. Brebes, B. Boyolali dan C. Pamekasan. Jupe berpikir sejenak sebelum akhirnya dengan tawa lebar dia menjawab : C. PAMEKASAN.!!! Well, mari kita sambut calon wakil bupati Pacitan yang ternyata sama sekali tidak tahu kalau Pamekasan itu adanya di Madura..!!. Lagipula dari 3 nama kabupaten yang disebut John Pantau, tidak ada satupun yang berbatasan langsung dengan Pacitan, John hanya sekedar menguji.</p>
<p>Sehabis itu ada 2 pertanyaan lagi yang diajukan ke Jupe termasuk arti dari motto kabupaten Pacitan serta nama salah satu acara khas kabupaten Pacitan. ?Dua-duanya tidak bisa dijawab oleh Jupe dan parahnya lagi pada pertanyaan tentang upacara khas daerah Pacitan yang bernama ceprotan itu Jupe dengan sok tahunya memberikan penjelasan panjang lebar mengenai potensi Pacitan dan makna dari upacara yang aslinya adalah upacara bersih desa itu. Sekali lagi jawabannya bikin geli dan selanjutnya bikin eneg. Bagaimana mungkin seorang calon wakil bupati tidak tahu hal-hal mendasar tentang daerah yang bakal dia pimpin ?</p>
<p>Saya tidak tahu bagaimana reaksi saudara-saudara kita di Pacitan kalau sempat menonton acara John Pantau itu. Entah apakah penampilan Jupe di sana bisa mempengaruhi keputusan mereka dalam menjatuhkan pilihan pada Pilkada nanti. Pfiuhh..!! kalau saya sih sudah jelas, saya tidak akan menaruh harapan pada orang yang jelas-jelas tidak tahu hal-hal mendasar tentang daerah saya. Bagaimana kita mau berharap dia bisa mengembangkan potensi daerah kalau kabupaten tetangga saja tidak tahu ?.</p>
<p>Jadi, sekali lagi saudara-saudara..sambutlah calon wakil bupati Pacitan yang untuk sementara belum tahu banyak tentang kabupaten Pacitan..yah, mungkin dia memang sedang belajar tentang Pacitan dan kebetulan pelajarannya belum sampai di situ sehingga belum bisa menjawab pertanyaan remeh temeh itu dengan benar. Mungkin saja..</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2010/05/10/jupe-for-pacitan/&amp;title=Jupe+for+Pacitan+%21%21" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2010/05/10/jupe-for-pacitan/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2010/05/10/jupe-for-pacitan/&amp;t=Jupe+for+Pacitan+%21%21" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2010/05/10/jupe-for-pacitan/&amp;t=Jupe+for+Pacitan+%21%21" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2010/05/10/jupe-for-pacitan/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2010/05/10/jupe-for-pacitan/&amp;title=Jupe+for+Pacitan+%21%21" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2010/05/10/jupe-for-pacitan/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Jupe+for+Pacitan+%21%21&amp;link=http://daenggassing.com/2010/05/10/jupe-for-pacitan/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2010/05/10/jupe-for-pacitan/&amp;Title=Jupe+for+Pacitan+%21%21" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2010/05/10/jupe-for-pacitan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekilas Tentang Daeng</title>
		<link>http://daenggassing.com/2010/01/21/sekilas-tentang-daeng/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2010/01/21/sekilas-tentang-daeng/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 03:08:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Hot Issue]]></category>
		<category><![CDATA[Keliling Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[daeng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=542</guid>
		<description><![CDATA[
Tulisan ini mungkin agak terlambat karena heboh pemanggilan ?daeng? kepada JK oleh Ruhut Sitompul sudah terjadi hampir seminggu yang lalu, tapi saya masih tetap merasa tertarik untuk menulis tentang ?daeng? ini, katakanlah sebagai sebuah informasi untuk teman-teman (khususnya teman-teman non SulSel) yang kurang mengerti tentang ?daeng?.
Sebenarnya ?daeng? ada dua macam. Pertama ?daeng? sebagai sebutan kepada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/01/Warung-Coto.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-543" title="Warung Coto" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2010/01/Warung-Coto.jpg" alt="" width="480" height="360" /></a></p>
<p>Tulisan ini mungkin agak terlambat karena heboh pemanggilan ?daeng? kepada JK oleh Ruhut Sitompul sudah terjadi hampir seminggu yang lalu, tapi saya masih tetap merasa tertarik untuk menulis tentang ?daeng? ini, katakanlah sebagai sebuah informasi untuk teman-teman (khususnya teman-teman non SulSel) yang kurang mengerti tentang ?daeng?.</p>
<p>Sebenarnya ?daeng? ada dua macam. Pertama ?daeng? sebagai sebutan kepada orang yang lebih tua atau yang dituakan. Sifatnya sama dengan Mas bagi orang Jawa, atau Akang bagi orang Sunda. Panggilan ini awalnya hanya milik suku Makassar saja karena ?daeng? memang sebenarnya adalah bagian dari budaya suku Makassar. Daeng sebagai panggilan kepada orang yang lebih tua dipergunakan merata kepada pria ataupun wanita.</p>
<p>?Daeng? yang kedua atau yang lebih spesifik adalah bagian dari ?paddaengang?. Nah, ?Paddaengang? ini dalam tradisi suku Makassar adalah sebuah bagian penting. Istilah lainnya adalah ?areng alusu? atau nama halus. Seseorang yang bersuku Makassar biasanya akan menerima penyematan nama halus atau paddaengang ini di belakang nama aslinya. Contohnya seperti saya, nama asli saya Syaifullah tapi kemudian ditambahkan dengan paddaengang yaitu daeng gassing, jadilah nama lengkap saya Syaifullah daeng Gassing.</p>
<p><span id="more-542"></span>Nama halus atau paddaengang ini biasanya diambil dari nama para leluhur atau tetua dalam garis keluarga suku Makassar. Biasanya berupa do?a atau harapan, namun ada juga yang berupa ciri fisik atau kelakuan. Nama daeng Gassing di belakang nama saya sendiri diambil dari nama kakek saya dari pihak Ibu. Beliau terkenal sebagai orang yang tegas dan lurus. Gassing sendiri secara harfiah berarti kuat, dan tentu saja saya memilih nama itu karena berharap bisa mewarisi sifat-sifat positif sang kakek.</p>
<p>Penyematan paddaengang di belakang nama seseorang dulu dilakukan dengan upacara khusus namun belakangan seiring perjalanan jaman, paddaengan itu disematkan begitu saja tanpa ada upacara khusus. Saya sendiri sudah mengganti paddaengang saya, awalnya saya ber-paddaengang daeng Bella, merujuk ke nama buyut saya. Saya menggantinya karena nama daeng Bella terkesan agak feminin, meski sebenarnya artinya tidak se-feminin itu. Penggantian ini terjadi begitu saja, tanpa ada acara khusus.</p>
<p>Bagi orang Makassar, setelah resmi menyandang nama paddaengang dan yang bersangkutan sudah masuk masa akhil baliq maka wajib hukumnya bagi orang-orang di sekitarnya apalagi yang lebih muda dari yang bersangkutan untuk memanggil dengan nama paddaengangnya. Memanggil orang tersebut bukan dengan paddaengangnya akan dianggap tidak sopan, karena ya itu tadi paddaengang adalah areng alusu? atau nama halus dari yang bersangkutan. Adik-adik dan keluarga besar saya sekarang ini lebih sering memanggil saya dengan nama daeng Gassing daripada nama asli saya.</p>
<p>Dalam tradisi asli suku Makassar sebenarnya juga dikenal yang namanya kasta. Kasta tertinggi adalah Karaeng atau raja, kemudian di bawahnya ada Tumajai atau orang kebanyakan. Kasta paling bawah adalah Ata atau budak. Mereka yang berkasta Karaeng dan Tumajai berhak mendapat paddaengang sementara pada Ata tidak. Sultan Hasanuddin sendiri punya nama paddaengang yaitu daeng Mattawang plus gelar kebangsawanan sehingga nama aslinya menjadi : I Mallombassi daeng Mattawang Sultan Hasanuddin Karaeng Bontomangape Tu Menanga Ri Balla Pangkana . I Mallombassi adalah nama kecil, daeng Mattawang adalah nama paddaengang, Sultan Hasanuddin adalah nama Islamnya, Karaeng Bontomangape adalah gelar kebangsawanan dan Tu Menanga Ri Balla Pangkana adalah gelar anumerta yang berarti orang yang meninggal di rumah bercabang.</p>
<p>Secara singkat daeng adalah panggilan penuh hormat kepada orang yang lebih tua atau dituakan meski belakangan generasi yang lebih muda mengalami kesalahan persepsi dikarenakan penggunaannya yang lebih bersifat umum. Para pengayuh becak, pedagang sayur dan ikan keliling serta beberapa pelaku industri non formil lainnya biasa disapa dengan panggilan daeng sehingga kemudian banyak orang yang menganggap kalau daeng itu asosiasinya lebih kepada mereka yang berada di strata sosial rendah. Pandangan yang sama sekali tidak benar tentu saja.</p>
<p>Selepas heboh kasus panggilan daeng oleh Ruhut Sitompul kepada JK saya sempat melihat sebuah aksi demonstrasi oleh mahasiswa di Makassar. Salah seorang pendemo mengatakan keberatan atas sikap Ruhut tersebut, alasannya ? JK yang mantan wakil presiden itu tidak pantas dipanggil daeng karena biasanya daeng itu hanya identik dengan daeng becak dan sebagainya?. Astaga..!! saya sampai geleng-geleng kepala melihatnya. Alasannya kok seperti itu, alasan yang sama sekali tak berdasar.</p>
<p>Menurut saya alasan yang paling tepat untuk mengecam tindakan Ruhut adalah alasan kesopanan semata. Tidaklah layak dalam sebuah forum formil berskala nasional seperti itu Ruhut memanggil JK dengan sebutan daeng, ini sama saja dengan misalnya dalam forum yang sama dia memanggil SBY dengan sebutan Mas. Daeng atau Mas-nya tidak salah hanya tempatnya saja yang tidak tepat. Saya yakin JK juga pasti senang-senang saja dipanggil daeng oleh orang lain dalam forum yang berbeda yang sifatnya lebih santai dan tidak formil. Sama seperti para perantau asal SulSel yang bangga dengan panggilan daeng di tanah seberang? Jadi sekali lagi menurut saya bukan daengnya yang salah, tapi tempat dan waktunya yang tidak tepat.</p>
<p>Sayangnya dalam kasus Ruhut ini saya merasa tidak banyak pemberitaan yang secara jelas menggambarkan ?kesalahan? yang dilakukan oleh Ruhut sehingga seakan-akan yang salah adalah panggilan daeng-nya. Saya hanya kuatir banyak orang yang belum mengerti tentang panggilan daeng jadi merasa kalau panggilan daeng itu ternyata kurang sopan, tidak bagus dan bisa menimbulkan rasa tidak senang. Padahal sama sekali bukan seperti itu. Yah, mudah-mudahan tulisan saya ini bisa sedikit membuat teman-teman di luar SulSel mengerti tentang daeng dan panggilan daeng itu. Apapun itu, saya bangga menggunakan paddaengang saya karena setidaknya saya masih memelihara sedikit warisan budaya Makassar saya dan tentu saja warisan budaya nusantara saya di antara sekian banyak warisan budaya luar yang saya serap dan praktekkan sehari-hari.</p>
<p>Buat anda yang masih ingin tahu banyak tentang daeng, silakan baca di <a href="http://panyingkul.com/view.php?id=545&amp;jenis=tahukahkita">sini</a> :</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2010/01/21/sekilas-tentang-daeng/&amp;title=Sekilas+Tentang+Daeng" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2010/01/21/sekilas-tentang-daeng/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2010/01/21/sekilas-tentang-daeng/&amp;t=Sekilas+Tentang+Daeng" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2010/01/21/sekilas-tentang-daeng/&amp;t=Sekilas+Tentang+Daeng" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2010/01/21/sekilas-tentang-daeng/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2010/01/21/sekilas-tentang-daeng/&amp;title=Sekilas+Tentang+Daeng" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2010/01/21/sekilas-tentang-daeng/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Sekilas+Tentang+Daeng&amp;link=http://daenggassing.com/2010/01/21/sekilas-tentang-daeng/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2010/01/21/sekilas-tentang-daeng/&amp;Title=Sekilas+Tentang+Daeng" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2010/01/21/sekilas-tentang-daeng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KOIN, PRITA dan KEADILAN</title>
		<link>http://daenggassing.com/2009/12/21/koin-prita-dan-keadilan/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2009/12/21/koin-prita-dan-keadilan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 04:35:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Hot Issue]]></category>
		<category><![CDATA[angingmammiri]]></category>
		<category><![CDATA[koin prita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=486</guid>
		<description><![CDATA[
Seorang teman saya- namanya Kele – datang dengan sekantong plastik kecil berisi uang logam dalam berbagai nominal. Saya tidak tahu jumlahnya berapa tapi jelas berpuluh-puluh ribu rupiah.
“ Ini sumbangan Naufal untuk ibu Prita”, katanya ketika menyerahkan kantong plastik kecil itu ke saya. Naufal adalah nama anak pertamanya, usianya belum 3 tahun saya rasa.
Sehari sebelumnya saat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-487" title="koinpritaam" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/12/koinpritaam.JPG" alt="koinpritaam" width="576" height="381" /></p>
<p>Seorang teman saya- namanya Kele – datang dengan sekantong plastik kecil berisi uang logam dalam berbagai nominal. Saya tidak tahu jumlahnya berapa tapi jelas berpuluh-puluh ribu rupiah.</p>
<p>“ Ini sumbangan Naufal untuk ibu Prita”, katanya ketika menyerahkan kantong plastik kecil itu ke saya. Naufal adalah nama anak pertamanya, usianya belum 3 tahun saya rasa.<br />
Sehari sebelumnya saat pertama kali saya mengedarkan kaleng berisi koin sumbangan untuk Prita, Kele memang sudah cerita kalau dia punya celengan berisi koin punya anaknya di rumah.</p>
<p>Yah, seminggu yang lalu saya memang berinisiatif untuk mengedarkan kaleng kecil bekas tempat sarung di kantor saya sebagai wadah untuk menampung koin-koin berbagai nominal sebagai bentuk dukungan untuk ibu Prita Mulyasari. Kaleng itu sudah terisi lebih dari ¾ bagian, hasil tabungan saya setiap kali saya ada uang koin kembalian. Biasanya kaleng itu saya buka setahun sekali atau sepenuhnya saja. Biasanya isinya lebih dari Rp. 100 ribu, tapi pernah juga hanya sekitar 90-an ribu.</p>
<p>Terus terang saya cukup tergugah dengan kasus ibu Prita ini. Ada sesuatu dalam diri saya yang rasanya terusik oleh kasus yang ibaratnya David vs Goliath ini. Sebenarnya agak terlambat sih karena inisiatif mengumpulkan koin sudah lama bergulir sebelum saya menyadarinya. Ketika riuh rendah acara puncak ulang tahun komunitas AngingMammiri baru saja berakhir, saya berinisiatif mengajak teman-teman blogger Makassar untuk ikut mendukung gerakan moral ini dan syukurlah teman-teman menyambut baik. Kami lalu menyebar di sekitar tempat tinggal dan tempat kerja kami untuk mengumpulkan koin sebanyak mungkin dan kemudian menyatukannya untuk dikirim ke posko koinkeadilan.com. Beritanya bisa dibaca <a href="http://angingmammiri.org/koin-keadilan-untuk-prita/">di sini</a>.</p>
<p>Bagi saya gerakan ini penting, sangat penting malah. Intinya bukan pada berapa jumlah koin yang terkumpul, atau seberapa besar sensasi yang ditimbulkan, tapi intinya adalah pada seberapa besar kita peduli pada sebuah ketidakadilan yang sedang terjadi. Kasus ibu Prita melawan RS.Omni International ini adalah preseden buruk tentang wajah keadilan di negeri kita. Bagaimana mungkin seorang ibu rumah tangga yang jadi korban buruknya pelayanan rumah sakit yang kemudian berkeluh kesah tentang kesusahannya malah kemudian berakhir sebagai korban.</p>
<p><span id="more-486"></span>Dalam acara puncak ulang tahun AngingMammiri tanggal 6 Desember kemarin, Paman Tyo-salah seorang pendiri dagdigdug.com- bilang kalau gerakan ini adalah gerakan melawan kriminalisasi atas kebebasan berpendapat. Saya setuju itu. Saat kebebasan berpendapat dikekang dan dilemahkan, kita hanya akan kembali ke masa lalu, masa di mana semuanya diatur sedemikian rupa lengkap dengan berbagai dugaan dan tuduhan yang hanya jadi milik penguasa. Semua memang terlihat rapih dan tenang di permukaan meski sebenarnya banyak hak dasar sebagai manusia yang dilanggar. Sungguh sebuah masa yang tidak ingin kita ulang lagi, bukan ?</p>
<p>Di sisi lain kisah ibu Prita ini membuat kita makin sadar kalau wajah peradilan di negeri kita memang sedang buruk. Kasus ini sekalian melengkapi kasus-kasus lain yang juga mengusik rasa ketidakdilan kita. Di negeri ini, sebuah kasus pencurian 3 biji kakao, atau sebiji pepaya akan dengan cepat diproses, diajukan ke pengadilan dan pelakunya segera dihukum. Tapi lihat apa yang terjadi pada koruptor yang berhasil menghilangkan milyaran bahkan mungkin triliunan rupiah milik negara, milik rakyat. Sebagian dari mereka bebas melenggang tanpa tersentuh hukum, sebagian lainnya ada yang seakan-akan sudah tersentuh hukum tapi sebenarnya bisa bebas keluar masuk bui untuk menikmati hidup seperti sedia kala. Parahnya lagi, ada dari mereka yang dengan kekuatan besar bisa mengatur sebuah sistem yang bernama peradilan. Wow..sungguh luar biasa bukan ?</p>
<p>Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, inilah wajah negeri kita dengan segala carut marutnya. Hukum di sini benar-benar seperti sebuah sarang laba-laba. Sangat kuat untuk hewan-hewan kecil tapi sangat rapuh untuk hewan besar yang bisa dengan gampang merobeknya. Contohnya saya kira sudah terpampang jelas di paragrap sebelumnya.</p>
<p>Jujur, sebagai orang biasa saya hampir sangat tidak percaya dengan yang namanya institusi peradilan dan penegak hukum di negeri ini. Mulai dari Polisi, Jaksa sampai Hakim, semua seperti kekuatan absurd yang sama sekali tak bisa saya percayai dan saya rasa saya punya banyak alasan untuk tidak percaya.</p>
<p>Polisi, ah&#8230;berapa banyak orang di negeri ini yang percaya penuh pada polisi tanpa harus melibatkan yang namanya kekuasaan, kekuatan dan uang ? Berapa banyak dari kita yang tidak percaya kalau semua kasus hukum bisa dibicarakan dengan cara yang bijaksana dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Saya rasa sudah bukan rahasia lagi kalau banyak kasus yang bisa dibereskan sebelum jadi terlalu jauh. Saya punya banyak teman dan kenalan polisi, saya juga punya banyak teman dan kenalan pelanggar hukum, dari mereka saya sering mendengar tentang kasus yang dengan gampangnya diputihkan hanya dengan menggunakan sesuatu bernama uang, atau mungkin yang bernama keuasaan.</p>
<p>Jaksa dan Hakim ? ouchh..sama saja. Saya punya teman seorang pengacara dan dia pernah bercerita bagaimana sebuah kasus bisa dimenangkannya tanpa bersusah payah dengan bantuan satu amplop coklat berisi uang, ya U.A.N.G,,,what else ? Ah, anda yang membaca postingan ini mungkin punya cerita yang lain soal kelakuan jaksa dan hakim yang tak beres.</p>
<p>Tentu saja masih ada di antara para aparat itu yang berhati putih bersih, lurus dan jujur. Saya juga kenal beberapa dari mereka, saya juga masih ingat betul beragam kisah dan mitos seputar kejujuran dan kelurusan almarhum Baharuddin Lopa. Tapi, mereka kalah jumlah. Mereka hanya seperti sebuah buih di lautan luas, mereka memang ada dan bisa dirasakan tapi mereka tetap hanya buih yang dengan gampangnya disapu gelombang dan akhirnya jadi tidak ada dan tidak terasa lagi.</p>
<p>Singkatnya, kita butuh lebih banyak koin untuk mengembalikan keadilan di negeri kita. Keadilan di negeri ini sedang direcehkan, kita butuh lebih banyak orang dan lebih banyak kesadaran untuk membuat keadilan itu jadi benar-benar terasa adil.  Kerja berat memang, tapi tak ada yang tak mungkin bukan ? Harapan itu harus tetap kita jaga, jangan sampai kita putus asa. Tetaplah berharap keadilan akan ditegakkan di sini atau setidaknya keadilan akan jadi lebih baik dari yang sekarang.</p>
<p>Dan oh ya, kalau ada sesuatu yang buruk yang terjadi pada saya karena postingan ini, kalian tahu apa yang harus kalian lakukan bukan ? Tolong kumpulkan koin untuk saya&#8230;:)</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2009/12/21/koin-prita-dan-keadilan/&amp;title=KOIN%2C+PRITA+dan+KEADILAN" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2009/12/21/koin-prita-dan-keadilan/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2009/12/21/koin-prita-dan-keadilan/&amp;t=KOIN%2C+PRITA+dan+KEADILAN" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2009/12/21/koin-prita-dan-keadilan/&amp;t=KOIN%2C+PRITA+dan+KEADILAN" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2009/12/21/koin-prita-dan-keadilan/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2009/12/21/koin-prita-dan-keadilan/&amp;title=KOIN%2C+PRITA+dan+KEADILAN" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2009/12/21/koin-prita-dan-keadilan/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=KOIN%2C+PRITA+dan+KEADILAN&amp;link=http://daenggassing.com/2009/12/21/koin-prita-dan-keadilan/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2009/12/21/koin-prita-dan-keadilan/&amp;Title=KOIN%2C+PRITA+dan+KEADILAN" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2009/12/21/koin-prita-dan-keadilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Krisis yang bikin meringis</title>
		<link>http://daenggassing.com/2009/10/08/krisis-yang-bikin-meringis/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2009/10/08/krisis-yang-bikin-meringis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 09:09:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Hot Issue]]></category>
		<category><![CDATA[Keliling Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Sekitarku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=404</guid>
		<description><![CDATA[
Sulsel sedang dilanda krisis untuk kesekian kalinya, seperti tahun-tahun sebelumnya listrik kembali menjadi biang masalah dan mengundang kritikan, protes bahkan cemoohan orang banyak.
Selepas Ramadhan, atau tepatnya kira-kira seminggu ini, listrik padam menjadi makanan sehari-hari warga Makassar dan sekitarnya. Benar-benar seperti makanan karena frekuensinya yang bisa sampai 3 kali sehari. Durasinyapun tidak main-main, sekali padam bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-402" title="PLN" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/10/PLN.jpg" alt="PLN" width="600" height="380" /></p>
<p>Sulsel sedang dilanda krisis untuk kesekian kalinya, seperti tahun-tahun sebelumnya listrik kembali menjadi biang masalah dan mengundang kritikan, protes bahkan cemoohan orang banyak.</p>
<p>Selepas Ramadhan, atau tepatnya kira-kira seminggu ini, listrik padam menjadi makanan sehari-hari warga Makassar dan sekitarnya. Benar-benar seperti makanan karena frekuensinya yang bisa sampai 3 kali sehari. Durasinyapun tidak main-main, sekali padam bisa sampai 2 jam atau kadang-kadang kalau sedang sial malah bisa sampai 3 jam.</p>
<p>Dari rilis resmi yang dikeluarkan pihak PLN wilayah SULMAPA (Sulawesi Maluku dan Papua) penyebab utama krisis penerangan kali ini adalah karena PLTG Sengkang sedang bermasalah sementara PLTA Bakaru yang jadi urat nadi utama penyedia listrik kawasan Sulawesi Selatan tidak bisa optimal menjalankan tugas karena debit airnya yang jauh di bawah persyaratan minimum.</p>
<p>Masalah ini sebenarnya adalah makanan khas warga SulSel, setiap tahun ketika musim kemarau mulai berkepanjangan maka masalah yang sama akan datang. Dalam kasus yang berbeda, PLN tetap tidak mampu melayani kebutuhan masyarakat akan listrik. Daftar panjang para pemohon baru penyambungan listrik semakin panjang dari tahun ke tahun, bahkan banyak warga yang sudah antri selama 3 tahun lebih tapi belum juga bisa mendapatkan sambungan listrik. Alasannya klasik, tidak ada meteran. Padahal masalah utama jelas adalah tidak cukupnya daya yang bisa didistribusikan ke masyarakat.</p>
<p>Masalah yang berulang dari tahun ke tahun ini membuar saya bertanya-tanya, mungkinkah pihak PLN atau lebih besar lagi pihak pemerintah tidak mampu mencari jalan keluar dari masalah yang sebenarnya adalah masalah klasik ini ? Apa mereka memang sudah betul-betul kehabisan akal untuk mengantisipasi segala kemungkinan datangnya masalah yang sama di tahun yang berbeda ? Masak sih sebagai warga kita harus pasrah setiap tahunnya dengan kondisi seperti ini ? Atau kita memang tidak punya hak untuk meminta pelayanan prima dari perusahaan negara yang kita tahu karyawannya bergaji tinggi itu ?</p>
<p><span id="more-404"></span>Saya juga koq melihat adanya ketidak adilan dalam menyikapi kelengahan PLN menyediakan pasokan listrik. Sebagai warga yang menggunakan listrik, kita selalu dibebani dengan denda setiap kali kita terlambat melakukan pembayaran listrik, bahkan kalau sudah terlambat membayar lebih dari tiga bulan otomatis listrik akan dicabut dari rumah kita. Oke, itu adalah punishment atas kesalahan kita, tidak ada masalah. Tapi, setiap kali pihak PLN melakukan kesalahan &#8211; atau lebh halusnya kita sebut kelengahan saja – dengan tidak mampunya menjamin ketersediaan listrik yang stabil kita tidak pernah mendapatkan kompensasi apa-apa.</p>
<p>Itu baru satu sisi, bagaimana kalau kita bicara tentang kerugian materi dan immateri yang terjadi akibat kelengahan mereka ?.</p>
<p>Sebagian besar dari kita pasti hidup dengan listrik. Pekerjaan kita sebagian besar tak bisa lepas dari listrik, pun kehidupan rumah tangga kita sehari-hari. Mana ada sih kantor sekarang ini yang sama sekali tidak bergantung pada listrik ? Mana ada sih rumah tangga sekarang ini yang tak punya alat elektronik yang menggunakan listrik ?</p>
<p>Saat listrik padam di siang hari otomatis kerjaan kita akan terbengkalai. Waktu terbuang percuma dan efektifitas serta efisiensi kerja jadi tidak menentu. Semuanya jadi kacau. Beberapa kantor mungkin masih bisa mengantisipasi dengan menggunakan genset, tapi itu juga berarti harus ada pengeluaran ekstra untuk membeli dan menghidupi genset tersebut yang artinya keuangan kantor yang bersangkutan jelas jadi terganggu.</p>
<p>Nah, kalau listrik padam di malam hari suasana kacau juga belum beranjak. Rumah jadi gelap gulita dan aktifitas jadi terganggu. Anak-anak jelas kesulitan untuk belajar karena mereka toh sudah terbiasa dengan keadaan yang terang benderang. Sialnya lagi kalau udara sedang panas, kita tidak bisa menyalakan AC atau sekedar kipas angin. Dalam keadaan yang seperti ini biasanya emosi jadi gampang terpancing. Itu belum termasuk resiko kebakaran yang bisa saja disebabkan oleh lilin yang kita gunakan sebagai sumber penerangan, dan saya kira hal ini bukan terjadi hanya sekali dua kali setiap tahunnya.</p>
<p>Saya tidak tahu mana yang lebih buruk, mati lampu di siang hari atau mati lampu di malam hari, yang jelas mati lampu memang langsung membuat mood jadi rusak. Apalagi kalau kejadian ini berulang setiap hari dengan frekuensi dan durasi yang panjang.</p>
<p>sementara itu di kalangan masyarakat beredar rumor kalau krisis listrik di Makassar ini salah satunya karena sebagian besar listrik kita disedot oleh Trans Studio, ini rumor yang sedang hangat dan otomatis memancing cibiran pada arena bermain super megah itu. Sebagai klarifikasi dan sanggahan atas rumor itu, ibu Eda Jusuf Kalla &#8211; salah seorang petinggi dari Kalla Grup &#8211; menulis di status facebooknya kalau Trans Studio 100% mengandalkan usaha sendiri untuk menyediakan listrik. Okelah, masalah ini saya kira sudah kelar.</p>
<p>Satu pertanyaan besar muncul lagi di kepala saya ? Mungkinkah tugas PLN sebagai satu-satunya penyedia layanan listrik itu bisa dibagi ke pihak lain ? Mungkinkah pemerintah memikirkan untuk memberi kesempatan kepada pihak swasta untuk ikut ambil bagian dan berbagi tugas dengan PLN untuk menyediakan listrik ?</p>
<p>Saya jadi teringat dengan Telkom. Belasan tahun yang lalu, Telkom  adalah satu-satunya penyedia jasa komunikasi. Saat itu warga harus bersabar dan rela mengantri lama hanya untuk mendapatkan sambungan telepon ke rumah mereka. Saat handphone mulai muncul, perlahan kondisi mulai berubah, apalagi ketika makin banyak operator yang ikut bermain dan bersaing. Harga layanan telekomunikasi makin hari makin murah, variannyapun jadi sangat beragam hingga kemudian masyarakat sudah tidak terlalu butuh telepon rumah lagi. Buat apa susah-susah memasang telepon rumah kalau kita bisa punya handphone GSM dan CDMA yang tarifnya beda tipis dengan telepon rumah ? Persaingan sehat dan ramai tentu membuat kita para konsumen jadi dimanjakan, bebas memilih dan bebas menentukan mana yang terbaik untuk kita.</p>
<p>Kalau saja ada pihak swasta yang mau dan punya ksempatan untuk bersaing dengan PLN, kita tentu sekali lagi akan diuntungkan, dan bukan tidak mungkin kalau pihak PLNpun akan jadi lebih profesional dalam memberikan layanannya.</p>
<p>Tapi, apa itu mungkin ? Entahlah..hanya orang yang benar-benar mengerti yang bisa menjelaskannya.</p>
<p>Sementara itu, marilah bersabar dan berlapang dada menjalani krisis yang bikin kita meringis ini. Entah sampai kapan&#8230;</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2009/10/08/krisis-yang-bikin-meringis/&amp;title=Krisis+yang+bikin+meringis" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2009/10/08/krisis-yang-bikin-meringis/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2009/10/08/krisis-yang-bikin-meringis/&amp;t=Krisis+yang+bikin+meringis" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2009/10/08/krisis-yang-bikin-meringis/&amp;t=Krisis+yang+bikin+meringis" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2009/10/08/krisis-yang-bikin-meringis/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2009/10/08/krisis-yang-bikin-meringis/&amp;title=Krisis+yang+bikin+meringis" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2009/10/08/krisis-yang-bikin-meringis/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Krisis+yang+bikin+meringis&amp;link=http://daenggassing.com/2009/10/08/krisis-yang-bikin-meringis/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2009/10/08/krisis-yang-bikin-meringis/&amp;Title=Krisis+yang+bikin+meringis" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2009/10/08/krisis-yang-bikin-meringis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Karena kita negara besar</title>
		<link>http://daenggassing.com/2009/09/07/karena-kita-negara-besar/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2009/09/07/karena-kita-negara-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 07:41:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Hot Issue]]></category>
		<category><![CDATA[Kupikir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=389</guid>
		<description><![CDATA[
Belakangan ini salah satu berita yang paling hangat di jagat berita Indonesia adalah berita tentang klaim terbaru Malaysia atas salah satu warisan budaya Indonesia. Sebenarnya tidak terlalu jelas apakah Malaysia benar mengklaim tari pendet dari Bali sebagai budaya mereka, yang jelas mereka menayangkan potongan tari pendet dalam iklan pariwisata mereka di Discovery Channel. Orang yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-390" title="menarikan-tarian-pendet" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/09/menarikan-tarian-pendet.jpg" alt="menarikan-tarian-pendet" width="600" height="400" /></p>
<p>Belakangan ini salah satu berita yang paling hangat di jagat berita Indonesia adalah berita tentang klaim terbaru Malaysia atas salah satu warisan budaya Indonesia. Sebenarnya tidak terlalu jelas apakah Malaysia benar mengklaim tari pendet dari Bali sebagai budaya mereka, yang jelas mereka menayangkan potongan tari pendet dalam iklan pariwisata mereka di Discovery Channel. Orang yang tak tahu pasti tentang tari tersebut pasti akan langsung berkesimpulan kalau tari Pendet itu berasal dari Malaysia seperti yang ada di iklan.</p>
<p>Ini bukan yang pertama, sebelumnya Malaysia sudah lebih dulu mengklaim gamelan dari Jawa, batik parang, badik tumbuk dari Riau, angklung dari Jawa Barat, wayang kulit, rendang, lagu rasa sayange, reog Ponorogo, kain ulos, keris, dan banyak lagi. Bahkan secara berseloroh ada yang mengatakan kalau bencana alam gempa bumi di Jawa Barat kemarin juga diklaim sebagai milik Malaysia.</p>
<p>Bukan hanya dari segi budaya, yang terbaru Malaysia juga mengiklankan pulau Jemur di kepulauan Riau dalam iklan pariwisata mereka di internet. Luar biasa.</p>
<p>Tingkah polah Malaysia ini mengundang reaksi tentu saja. Di ranah internet, perang antar pengguna internet dari kedua negara sudah berlangsung dengan sengit, rapper Saykoji bereaksi dengan menciptakan sebuah lagu menyindir Malaysia, sebuah perguruan tinggi negeri di Jawa Tengah kabarnya bahkan menolak mahasiswa asal Malaysia, dan yang terbaru puluhan orang unjuk kekuatan dan menyatakan dirinya siap untuk dibawa mengganyang Malaysia.</p>
<p>Dalam sekejap rasa nasionalisme kita seakan diusik, apalagi jarak antara suasana panas dengan Malaysia ini masih dekat dengan hari kemerdekaan kita. Berbagai kebudayaan daerah kita tiba-tiba mendapatkan porsi perhatian besar dari masyarakat dan pemerintah, tidak seperti sebelumnya. Pulau Jemur yang sebelumnya tak pernah kita dengarpun tiba-tiba menjadi pusat perhatian, bahkan pihak angkatan laut dengan tergopoh=gopoh segera mengibarkan bendera merah putih di tanah pulau Jemur. Sekali lagi luar biasa.</p>
<p><span id="more-389"></span>Di luar efek negatif yang ditimbulkan oleh Malaysia dengan aksi klaimnya itu, kita juga patut mensyukuri efek positif yang ditimbulkannya. Dalam sejenak kita jadi punya penghargaan yang tinggi atas budaya dan invetaris yang kita miliki. Rupanya benar kata orang bijak (entah orang bijak yang mana) bahwa manusia tidak bisa menghargai apa yang dia miliki sampai dia kehilangannya.</p>
<p>Bangsa kita memang menganut filosofi hangat-hangat tai ayam. Saat sebuah isu hangat sedang berhembus, kita bereaksi positif dan negatif menanggapinya, tapi seiring dengan mendinginnya isu tersebut, reaksi positifnya juga ikut menghilang. Kenapa kita baru sadar dan memberi perhatian lebih pada budaya kita saat Malaysia kembali berusaha merebutnya ? bukankah ini bukan kali pertamanya negara serumpun kita itu melakukannya ?.</p>
<p>Sebenarnya contoh lain dari filosofi hangat-hangat tai ayam itu bukan hanya pada isu perebutan budaya asli saja, lihat saja bagaimana aksi dan reaksi pemerintah dan pihak terkait setiap kali isu bom menghangat. Ketika bencana bom jadi kenyataan, semua pihak jadi sangat hebat bereaksi. Polisi memperketat penjagaan di perbatasan antar daerah, pihak keamanan hotel dan mall jadi begitu sangar memeriksa para pengunjung. Tapi, begitu isu bom sudah mendingin, semuanya kembali biasa-biasa saja, sama sekali tidak konsisten. Jangan heran kalau negeri kita jadi sasaran empuk para teroris, lucunya lagi pentolan teroris paling dicari di negeri ini justru adalah orang Malaysia.</p>
<p>Kembali ke soal klaim budaya yang dilakukan Malaysia. Klaim dan komersialisasi yang dilakukan Malaysia jelas bikin gerah dan sakit hati apalagi sudah dilakukan berulang-ulang. Tapi, mungkin ada baiknya juga kalau itu kita jadikan cermin, cermin bahwasanya kita juga sudah sering nyuekin budaya kita sendiri jadi jangan heran kalau ada negara lain yang kebetulan butuh aktualisasi diri melihat kesempatan ini dan merebutnya. Persoalan nantinya budaya itu diambil kembali sama yang punya itu urusan belakangan, yang penting mereka sudah berhasil meraih keuntungan komersil dari aksi klaim itu.</p>
<p>Kenapa sih kita tidak bisa seperti Malaysia yang begitu intens dan serius mempromosikan pariwisata mereka (meski harus mencuri sebagian budaya orang lain) ? padahal kita punya banyak stok budaya dan lokasi wisata yang sangat menarik. Kalau kita sudah lebih dulu mempromosikan budaya dan lokasi wisata kita maka negara lain pasti akan malu untuk mengakuinya sebagai budaya mereka.</p>
<p>Di sisi lain, reaksi negatif berupa penolakan mahasiswa baru dari Malaysia serta ajakan untuk melakukan aksi ganyang Malaysia rasanya agak keterlaluan. Menolak mahasiswa dari Malaysia berarti menutup sedikit kesempatan untuk melakukan promosi positif tentang Indonesia dari para mahasiswa yang belajar di sini. Lagipula bagaimana kalau Malaysia melakukan aksi yang sama dan menutup kesempatan kepada pelajar Indonesia untuk belajar di Malaysia ?</p>
<p>Sementara itu, aksi ganyang Malaysia lebih tidak masuk akal lagi. Tahun 60-an Indonesia terpinggirkan dari pergaulan dunia gara-gara aksi keras Soekarno termasuk gerakan Ganyang Malaysia-nya. Presiden setelah Soekarno menyadari hal tersebut. Soeharto memperbaiki hubungannya dengan negara-negara lain dan membentuk wibawa Indonesia dengan cara menjauhi kekerasan. Melakukan aksi keras bahkan aksi militer tentu bukan jawaban yang bijaksana atas permasalahan ini.</p>
<p>Kita adalah negara besar, dari segi luas wilayah maupun sumber daya alam dan manusia. Tidak semestinya kita bereaksi emosional menanggapi cubitan dari negara tetangga yang lebih mungil dan lebih kecil itu. Berkelahi dengan anak kecil tentu tak ada untungnya, bila menang orang bilang kita beraninya hanya sama anak kecil, bila kalah kita jadi bahan tertawaan. Karena itu, mungkin tak ada yang lebih bagus daripada menegakkan wibawa dengan jalan damai. Konsolidasi ke dalam dan berbicara seperlunya keluar. Karena kita adalah bangsa besar, bangsa yang tak hanya bertubuh besar tapi juga berwibawa besar.</p>
<p>Ayo, kita tunjukkan kalau kita memang seharusnya dihormati.</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2009/09/07/karena-kita-negara-besar/&amp;title=Karena+kita+negara+besar" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2009/09/07/karena-kita-negara-besar/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2009/09/07/karena-kita-negara-besar/&amp;t=Karena+kita+negara+besar" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2009/09/07/karena-kita-negara-besar/&amp;t=Karena+kita+negara+besar" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2009/09/07/karena-kita-negara-besar/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2009/09/07/karena-kita-negara-besar/&amp;title=Karena+kita+negara+besar" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2009/09/07/karena-kita-negara-besar/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Karena+kita+negara+besar&amp;link=http://daenggassing.com/2009/09/07/karena-kita-negara-besar/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2009/09/07/karena-kita-negara-besar/&amp;Title=Karena+kita+negara+besar" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2009/09/07/karena-kita-negara-besar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pilpres dan Stempel Penghianat di Jidat</title>
		<link>http://daenggassing.com/2009/07/06/pilpres-dan-stempel-penghianat-di-jidat/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2009/07/06/pilpres-dan-stempel-penghianat-di-jidat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2009 01:54:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Hot Issue]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=381</guid>
		<description><![CDATA[
Jumâ€™at ( 3/7) kemarin saya sempat berdebat dengan seorang teman di kantor. Sang teman sempat mengeluarkan statemen yang mengatakan kalau dia mengutuk orang Sulawesi Selatan yang mendukung pasangan SBY-Boediono.
â€˜ Dasarnya apa sampai kamu mengutuk mereka ?â€ Tanya saya.
Teman saya menjelaskan kalau dia tidak bisa mengerti kenapa masih ada orang SulSel yang mau mendukung pasangan lain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-380" title="penghianat" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/07/penghianat.jpg" alt="penghianat" width="600" height="340" /></p>
<p>Jumâ€™at ( 3/7) kemarin saya sempat berdebat dengan seorang teman di kantor. Sang teman sempat mengeluarkan statemen yang mengatakan kalau dia mengutuk orang Sulawesi Selatan yang mendukung pasangan SBY-Boediono.</p>
<p>â€˜ Dasarnya apa sampai kamu mengutuk mereka ?â€ Tanya saya.<br />
Teman saya menjelaskan kalau dia tidak bisa mengerti kenapa masih ada orang SulSel yang mau mendukung pasangan lain selain JK, apalagi sampai mendukung SBY-lawan berat JK di pilpres 2009 ini.<br />
â€œ Tapi, ini kan demokrasi..tidak ada paksaan dong untuk harus memilih salah satu calon hanya karena kesamaan asal daerah â€, saya terus mendebat pernyataan teman saya itu, namun dia tetap bertahan dengan statemennya. Ujung-ujungnya diskusi kami siang itu tidak berakhir dengan sebuah konklusi.</p>
<p>Well, dalam pilpres 2009 ini saya begitu terbiasa dengan segala hal yang berbau sentimen kedaerahan seperti itu, maklumlah saya setiap hari beraktifitas di dalam â€œsarangâ€ pendukung JK. Walhasil segala hal yang berkaitan dengan pencalonan JK menjadi santapan sehari-hari saya, satu paket dengan segala sentimen kedaerahan yang melekat padanya.</p>
<p>Beberapa orang kemudian melekatkan cap penghianat di jidat orang-orang SulSel yang mempunyai pilihan berbeda, khususnya mereka yang memilih pasangan SBY-Boediono. Jadi, jangan tanyakan bagaimana reaksi mereka saat membaca berbagai pernyataan provokatif dari Mallarangeng bersaudara.</p>
<p>Bagi saya hal ini menggelikan. Dalam iklim demokrasi seperti ini masih saja ada orang terkesan memaksakan pilihan pada orang lain dan sontak melekatkan label penghianat begitu si orang lain memilih jalan yang berbeda. Dasarnya adalah sentimen kedaerahan. Banyak dari mereka yang berprinsip, kalau masih ada pilihan dari kampung sendiri, kenapa mesti memilih orang lain ?</p>
<p>Prinsip ini yang belum bisa saya terima. Benarkah memilih seorang pemimpin hanya berdasarkan pada sentimen kedaerahan dan kemudian tidak menerima kalau ada orang sekampung yang memilih orang lain Cuma karena dia mungkin melihat sesuatu yang lebih dari calon yang lain ? Rasanya koq naif sekali.</p>
<p>Bagi saya, memilih seorang pemimpin harus dilakukan dengan menggunakan rasio. Mempertimbangkan kapabilitas sang calon, programnya, kejujurannya serta kemampuannya. Faktor asal daerah adalah hal berikutnya, hal yang tak terlalu penting kalau menurut saya.</p>
<p>Tapi, itulah rakyat Indonesia. Sebagian besar pemilih kita memang masih merupakan pemiih emosional yang menjatuhkan pilihan berdasarkan pada pertimbangan yang bersifat emosional. Asal kedaerahan dan tampilan serta image yang tercipta adalah alasan dasar dalam menjatuhkan pilihan. Itulah kenapa ada salah satu calon yang mati-matian berjuang membangun imagenya dalam rangkaian kampanye pemilihan presiden 2009 ini. 5 tahun yang lalu, strategi ini berhasil dan sekarang hendak diulangnya lagi.</p>
<p>Bagi saya, di jaman demokrasi seperti ini setiap warga negara berhak menentukan pilihannya sendiri, entah karena faktor rasional ataupun faktor emosi. Perbedaan jangan sampai membuat kita merasa punya hak menempelkan cap penghianat atau mengutuk orang-orang yang berbeda dengan kita, apalagi hanya karena faktor sentimen kedaerahan. So..selamat memilih..ingat, pilihlah calon sesuai hati nurani anda. Tak ada seorangpun yang berhak dicap penghianat hanya karena berbeda pendapat.</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2009/07/06/pilpres-dan-stempel-penghianat-di-jidat/&amp;title=Pilpres+dan+Stempel+Penghianat+di+Jidat" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2009/07/06/pilpres-dan-stempel-penghianat-di-jidat/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2009/07/06/pilpres-dan-stempel-penghianat-di-jidat/&amp;t=Pilpres+dan+Stempel+Penghianat+di+Jidat" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2009/07/06/pilpres-dan-stempel-penghianat-di-jidat/&amp;t=Pilpres+dan+Stempel+Penghianat+di+Jidat" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2009/07/06/pilpres-dan-stempel-penghianat-di-jidat/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2009/07/06/pilpres-dan-stempel-penghianat-di-jidat/&amp;title=Pilpres+dan+Stempel+Penghianat+di+Jidat" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2009/07/06/pilpres-dan-stempel-penghianat-di-jidat/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Pilpres+dan+Stempel+Penghianat+di+Jidat&amp;link=http://daenggassing.com/2009/07/06/pilpres-dan-stempel-penghianat-di-jidat/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2009/07/06/pilpres-dan-stempel-penghianat-di-jidat/&amp;Title=Pilpres+dan+Stempel+Penghianat+di+Jidat" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2009/07/06/pilpres-dan-stempel-penghianat-di-jidat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Capres dan Karakter Tim Nasional Sepakbola</title>
		<link>http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-karakter-tim-nasional-sepakbola/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-karakter-tim-nasional-sepakbola/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 04:22:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Hot Issue]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=375</guid>
		<description><![CDATA[
Saya adalah seorang penggemar berat sepakbola. Olahraga ini adalah salah satu hal yang sangat mampu menyedot atensi saya, bahkan mampu membuat saya membelalak sepanjang malam untuk menyaksikan 22 orang lelaki memperebutkan sebuah benda bulat terbungkus kulit.
Nah, kebetulan sekarang ini hal yang sedang ramai dibicarakan di negeri kita adalah soal pemilihan presiden dan wakil presiden. Sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-376" title="jkworldcup" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/07/jkworldcup.jpg" alt="jkworldcup" width="600" height="350" /></p>
<p>Saya adalah seorang penggemar berat sepakbola. Olahraga ini adalah salah satu hal yang sangat mampu menyedot atensi saya, bahkan mampu membuat saya membelalak sepanjang malam untuk menyaksikan 22 orang lelaki memperebutkan sebuah benda bulat terbungkus kulit.</p>
<p>Nah, kebetulan sekarang ini hal yang sedang ramai dibicarakan di negeri kita adalah soal pemilihan presiden dan wakil presiden. Sebagai seorang penggemar sepakbola dan seorang warga negara yang mau tak mau ikut terseret â€œtrendâ€ aroma pemilihan presiden, saya jadi tergelitik untuk membandingkan karakter pasangan ketiga capres tersebut dengan tim-tim nasional sepakbola yang juga punya karakter berbeda-beda.</p>
<p>Ini dia hasil pembandingan saya.</p>
<p>PASANGAN MEGA â€“ PRABOWO</p>
<p>Pasangan ini bagi saya cukup unik. Mereka satu-satunya pasangan yang berbeda jenis kelamin, tak seperti 2 pasang lainnya. Namun, meski berbeda kedua orang ini punya karakter yang sama, sama-sama keras. Nah, untuk mereka saya kira tidak salah bila saya membandingkan karakter mereka dengan karakter tim dari benua Afrika, Pantai Gading.</p>
<p>Pantai Gading adalah kekuatan baru di dunia sepakbola Internasional. Keberhasilan mereka lolos ke putaran final piala dunia Germany 2006 agak di luar prediksi karena mereka berhasil menyingkirkan negara-negara Afrika lainnya yang lebih dulu populer macam Kamerun dan Nigeria.</p>
<p>Karakter utama tim Pantai Gading adalah permainan keras dan bertenaga, tapi mereka tak melulu bermain keras karena mereka juga piawai bermain indah. Lihat saja bagaimana pemain-pemain macam Habib Kolo Toure, Yaya Toure, Salomon Kalou dan Didier Drogba. Mereka adalah pemain-pemain yang berani bermain keras sekaligus pekerja keras di lapangan hijau. Tapi, mereka juga adalah pemain-pemain dengan skill luar biasa yang memukau.</p>
<p>Pasangan ibu Mega dan Prabowo menurut saya juga punya karakter yang hampir sama. Mereka berdua adalah orang-orang berwatak keras sekaligus pekerja keras tapi juga mampu bermain cantik. Mega dan Prabowo terkenal tegas dan berani menyerang SBY yang notabene adalah lawan politik kelas satu mereka. Persis seperti Pantai Gading yang juga gagah berani melawan tim sebesar apapun yang menghadang mereka.</p>
<p>Timnas Pantai Gading adalah tim underdog yang didukung oleh orang-orang kecil. Di piala dunia, mereka hanya didukung segelintir orang, sebagian besarnya adalah wong cilik. Tapi, meski dianggap remeh mereka sangat mampu merepotkan tim-tim besar. Kondisinya kira-kira sama dengan kondisi Mega-Prabowo yang banyak didukung wong cilik dan sangat diperhitungkan oleh lawan-lawan politiknya.</p>
<p><span id="more-375"></span>PASANGAN SBY-BOEDIONO</p>
<p>Untuk pasangan nomor urut 2 ini karakternya saya kira sama dengan karakter tim nasional Italia. italia adalah negara yang disegani di dunia sepakbola. Prestasinya juga cukup mentereng, hanya Brasil yang mengalahkan jumlah tropi juara dunia mereka. Italia juga terkenal sebagai â€œMaster of Defenseâ€. Dengan pertahanan a la grendel yang kondang disebut Catenaccio, Italia adalah pabrik pencipta bek dan kiper-kiper terhebat di dunia.</p>
<p>Nah, kondisi pasangan SBY-Boediono saat ini juga hampir sama. Mereka punya citra dan image yang mentereng di dunia politik Indonesia, mereka juga senang bertahan dari segala caci maki bahkan hal-hal yang katanya fitnah bagi mereka.</p>
<p>Italia adalah sebuah tim yang seringkali penuh dengan kontroversi. Tahun 2006 mereka tampil di piala dunia dengan coreng hitam di jidat mereka pasca kasus Calciopoli yang melibatkan klub-klub terkenal dalam negeri. Saat inipun pasangan SBY-Boediono juga sedang asyik menuai kontroversi melalui berbagai ucapan tim sukses mereka serta kontroversi lainnya yang berasal dari tudingan neolib atau sederet kontroversi lainnya.</p>
<p>SBY sendiri saya kira karakternya mirip dengan Francesco Totti dari tim Italia. Totti adalah pemain yang cerdas dengan skill yang komplet. Tapi Totti punya kelemahan karena dianggap cengeng dan sering meminta belas kasihan wasit. Karakter ini sepertinya cocok dengan karakter SBY yang dituduh sebagian orang sebagai jenderal yang cengeng dan suka meminta belas kasihan.</p>
<p>Sementara itu, di barisan tim sukses SBY-Boediono saya melihat karakter Rizal Mallarangeng sangat mirip dengan karakter Gennaro Gattuso. Gattuso adalah pemain cerdik yang kadang suka bermain kasar dan sangat pandai memprovokasi lawan. Dalam pertarungan pilpres 2009 ini, posisi Rizal juga sama. Dia terkenal keras, cerdik dan sangat pandai memprovokasi lawan.</p>
<p>Satu lagi kesamaan antara Italia dan pasangan SBY-Boediono. Italia adalah juara dunia incumbent, sementara SBY adalah presiden incumbent. Klop, bukan ?</p>
<p>PASANGAN JUSUF KALLA-WIRANTO</p>
<p>Untuk pasangan ini saya merasa karakter mereka mirip dengan tim nasional Belanda, pengusung teori Total Voetball. Belanda adalah tim yang senang bermain cepat dengan permainan yang variatif. Umpan dari kaki ke kaki atau umpan panjang bisa dengan fasih mereka terapkan. Mereka juga terkenal bisa menyerang dari sisi manapun, khas Total Voetball.</p>
<p>Pasangan JK-Wiranto terkenal dengan jargon lebih cepat, lebih baik. Persis sama dengan karakter permainan Belanda. JK-Wiranto juga bisa menyerang dari berbagai sisi karena mereka berdua adalah pribadi yang saling melengkapi dengan kemampuan dan pengalaman yang di atas rata-rata.</p>
<p>Belanda adalah tim yang multikultur. Ada orang asli Belanda, ada orang keturunan Suriname, keturunan Maroko bahkan keturunan Ambon. Nah pasangan JK-Wiranto juga dianggap sebagai pasangan Nusantara karena menyatukan etnis Jawa dan Non Jawa. Sama seperti tim nasional Belanda.</p>
<p>JK mungkin bisa disamakan dengan Arjen Robben, cepat dan bisa menyerang dari mana saja meski terkadang agak selfish dan over confidence. Sementara dari barisan tim suksesnya, Indra Piliang saya samakan dengan karakter Edgar Davids, pekerja keras dan juga gampang terpancing emosinya.</p>
<p>Oke, saya sudah mengutarakan perbandingan karakter ketiga pasang capres di atas, semuanya kini tergantung pada pilihan rakyat Indonesia pada â€œpartai finalâ€ tanggal 8 Juli nanti. Meski ketiga pasangan capres di atas mirip dengan karakter tim-tim nasional tapi saya kira kita sebagai pemilih tak mau hanya jadi penonton. Kita juga adalah para pemain, pemain yang punya peran besar menentukan hasil selepas 8 Juli nanti.</p>
<p>Pembaca sekalian, ulasan-ulasan dan perbandingan karakter di atas adalah tentu saja sangat subjektif dan saya yakin ada di antara para pembaca yang punya penilaian berbeda,. Kalau anda punya penilaian sendiri, kenapa anda tidak menuliskannya juga ?. Apapun itu, perbedaan tentu akan memperkaya kita semua. Setuju ?</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-karakter-tim-nasional-sepakbola/&amp;title=Capres+dan+Karakter+Tim+Nasional+Sepakbola" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-karakter-tim-nasional-sepakbola/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-karakter-tim-nasional-sepakbola/&amp;t=Capres+dan+Karakter+Tim+Nasional+Sepakbola" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-karakter-tim-nasional-sepakbola/&amp;t=Capres+dan+Karakter+Tim+Nasional+Sepakbola" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-karakter-tim-nasional-sepakbola/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-karakter-tim-nasional-sepakbola/&amp;title=Capres+dan+Karakter+Tim+Nasional+Sepakbola" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-karakter-tim-nasional-sepakbola/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Capres+dan+Karakter+Tim+Nasional+Sepakbola&amp;link=http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-karakter-tim-nasional-sepakbola/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-karakter-tim-nasional-sepakbola/&amp;Title=Capres+dan+Karakter+Tim+Nasional+Sepakbola" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-karakter-tim-nasional-sepakbola/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Capres dan Sepakbola</title>
		<link>http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-sepakbola/</link>
		<comments>http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-sepakbola/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 03:02:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Hot Issue]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daenggassing.com/?p=372</guid>
		<description><![CDATA[
Tak ada yang memungkiri kalau sepakbola adalah olahraga paling popular di berbagai Negara di dunia, termasuk Indonesia tentunya. Olahraga sepak menyepak kulit bundar ini mampu menyedot atensi jutaan orang di tanah air setiap kali ajang besar digelar. Para penontonpun tak pernah sepi menyambangi stadion setiap kali ada pertandingan besar.
Meski populer, namun dalam musim kampanye pemilihan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-369" title="69349_menuju_piala_dunia_2022" src="http://daenggassing.com/wp-content/uploads/2009/06/69349_menuju_piala_dunia_2022.jpg" alt="69349_menuju_piala_dunia_2022" width="600" height="330" /></p>
<p>Tak ada yang memungkiri kalau sepakbola adalah olahraga paling popular di berbagai Negara di dunia, termasuk Indonesia tentunya. Olahraga sepak menyepak kulit bundar ini mampu menyedot atensi jutaan orang di tanah air setiap kali ajang besar digelar. Para penontonpun tak pernah sepi menyambangi stadion setiap kali ada pertandingan besar.</p>
<p>Meski populer, namun dalam musim kampanye pemilihan presiden dan wakil presiden 2009 ini, sepakbola nampaknya tidak terlalu mampu menarik perhatian para capres dan cawapres yang sedang bersaing meraih simpati. Dari ketiga pasang capres dan cawapres, hanya Jusuf Kalla yang punya satu iklan yang berkaitan dengan sepakbola.</p>
<p>Dalam iklan tersebut Jusuf Kalla atau yang akrab disapa JK menekankan pentingnya meningkatkan prestasi sepakbola demi meningkatkan harkat dan martabat bangsa. Bahkan Ponaryo Astaman dan Bambang Pamungkas, 2 pemain tim nasional Indonesiapun berhasil digaet tim sukses JK untuk jadi model iklan mereka.</p>
<p>Kedekatan JK dengan sepakbola tidak tercipta secara instan. Periode 80-an hingga awal 90-an, beliau pernah menjadi manager sekaligus sponsor utama tim Makassar Utama, peserta Galatama-Liga Indonesia waktu itu. Belakangan tim Makassar Utama memang terpaksa gulung tikar, menyusul belasan tim-tim sepakbola semi profesional Indonesia waktu itu.</p>
<p>Belakangan, setelah makin sibuk di pemerintahan JK memang sudah jarang bergaul dengan dunia sepakbola, meski pada pagelaran piala dunia 2006 dan piala Eropa 2008 kemarin masih menyempatkan diri sebagai bintang tamu dalam acara siaran langsung di sebuah stasiun televisi nasional. Kedekatan lain JK dengan sepakbola adalah ketika menerima replika tropi piala dunia yang diarak keliling dunia dalam rangka promosi piala dunia 2006. Dalam kesempatan lainnya, JKpun pernah menerima secara langsung Christiano Ronaldo-bintang portugal- yang pernah menyempatkan diri datang ke Indonesia menemui penggemarnya dari Aceh.</p>
<p>JK pun pernah memberi kata sambutan pada pembukaan Mukernas PSSI di Makassar. Saat itu, JK sempat mengutarakan â€œrasa maluâ€-nya pada prestasi sepakbola negeri kita. JK sempat menyindir betapa kita masih tetap membanggakan prestasi menahan Uni Sovyet pada Olimpiade Melbourne lebh dari 50 tahun lalu. JK juga sempat menitipkan pesan pada pengurus PSSI agar dalam mengolah sepakbola Indonesia mereka jangan mencari hidup tapi bagaimana menghidupi sepakbola itu.</p>
<p><span id="more-372"></span>Berbeda dengan JK, dua capres lainnya secara mendasar tidak punya hubungan erat dengan sepakbola. Capres Megawati jelas tak begitu paham olahraga yang dominan dilakoni para lelaki itu. Sementara capres SBY lebih menggemari bola voli, bahkan pernah ikut bermain secara serius dalam sebuah acara. Hanya ada 2 hal yang memperlihatkan keterkaitan SBY dengan sepakbola, pertama yaitu ketika SBY (bersama JK) menonton langsung pagelaran Piala Asia di GBK. Kedua yaitu ketika SBY menerima langsung kedatangan Zinedine Zidane di Indonesia. SBY bahkan sempat bermain bola sejenak bersama legenda hidup Perancis itu.</p>
<p>Prestasi sepakbola Indonesia di jaman pemerintahan SBY-JK tetap stagnan, sama seperti prestasi olahraga lainnya. Dalam kurun waktu 10 tahun belakangan, Indonesia bukan lagi sebuah tim yang ditakuti di kawasan Asia Tenggara. Satu persatu ajang sepakbola regional lepas dari kita, beberapa di antaranya malah jadi ajang mempermalukan kita. Negara-negara yang dulu hanya jadi lumbung gol Indonesia seperti Vietnam, Myanmar dan Singapura sekarang malah jadi momok yang menakutkan bagi tim nasional kita. Wajah sepakbola tanah airpun sama saja. Meski tahun 2008-2009 ini liga Indonesia sudah berganti nama menjadi liga super namun ternyata pagelarannya masih tetap jauh dari kata super. Penundaan laga, jadwal yang tak pasti, kasus kericuhan antar penonton sampai dugaan skandal wasit tetap menjadi menu yang sama dari tahun ke tahun.</p>
<p>Jatuhnya Indonesia dalam jurang krisis multidimensi memang berdampak secara luas pada prestasi olahraga kita, bukan hanya sepakbola. Kenyataan ini makin diperparah oleh sikap para pengurus yang tidak tegas dan nampak tidak sungguh-sungguh dalam mengurus sepakbola dalam negeri.</p>
<p>Lalu, apakah karena punya track record yang lebih akrab dengan sepakbola maka otomatis JK bisa menarik simpati para penggemar sepakbola tanah air ?Jawabannya tentu beragam. Hingga saat ini belum nampak adanya program yang jelas dari JK ataupun capres yang lain tentang bagaimana membantu PSSI mewujudkan mimpi Indonesia menuju pentas dunia. Semua masih sebatas wacana saja tanpa adanya program yang jelas.</p>
<p>Faktor lain yang bisa membuat JK kurang populer di kalangan pecinta sepakbola tanah air adalah faktor daerah asalnya yang sama dengan daerah asal ketua umum PSSI Nurdin Halid. Bagi sebagian besar pecinta berat sepakbola Indonesia, sosok Nurdin Halid adalah momok yang dibenci. Beliau dianggap sebagai salah satu pemicu mandegnya prestasi sepakbola Indonesia. Langkahnya mempertahankan diri sebagai ketua umum meski saat itu harus mendekam dalam tahanan karena dugaan kasus korupsi membuat sebagian besar kelompok pecinta sepakbola tanah air membencinya.</p>
<p>Tapi alasan ini tentu adalah alasan emosional yang tak seluruhnya dianut oleh para pecinta sepakbola tanah air.</p>
<p>Memilih seorang presiden yang akan memimpin negeri ini 5 tahun ke depan tentu harus memasukkan banyak pertimbangan yang rasional. Bagi para pecinta sepakbola, faktor kedekatan dan perhatian dari capres terhadap perkembangan sepakbola tanah air mungkin saja menjadi sebuah bahan pertimbangan. Semuanya kemudian kembali kepada kita para pemilih. Siapapun presidennya yang penting negeri kita tetap aman, syukur-syukur bila prestasi sepakbola kita benar-benar bisa menembus dunia internasional.</p>


<!-- Begin SexyBookmarks Menu Code -->
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-love">
<ul class="socials">
		<li class="sexy-delicious">
			<a href="http://del.icio.us/post?url=http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-sepakbola/&amp;title=Capres+dan+Sepakbola" rel="nofollow" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a>
		</li>
		<li class="sexy-technorati">
			<a href="http://technorati.com/faves?add=http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-sepakbola/" rel="nofollow" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a>
		</li>
		<li class="sexy-myspace">
			<a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-sepakbola/&amp;t=Capres+dan+Sepakbola" rel="nofollow" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a>
		</li>
		<li class="sexy-facebook">
			<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-sepakbola/&amp;t=Capres+dan+Sepakbola" rel="nofollow" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a>
		</li>
		<li class="sexy-comfeed">
			<a href="http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-sepakbola/feed" rel="nofollow" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a>
		</li>
		<li class="sexy-google">
			<a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-sepakbola/&amp;title=Capres+dan+Sepakbola" rel="nofollow" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a>
		</li>
		<li class="sexy-tipd">
			<a href="http://tipd.com/submit.php?url=http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-sepakbola/" rel="nofollow" title="Share this on Tipd">Share this on Tipd</a>
		</li>
		<li class="sexy-friendfeed">
			<a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Capres+dan+Sepakbola&amp;link=http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-sepakbola/" rel="nofollow" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a>
		</li>
		<li class="sexy-bebo">
			<a href="http://www.bebo.com/c/share?Url=http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-sepakbola/&amp;Title=Capres+dan+Sepakbola" rel="nofollow" title="Share this on Bebo">Share this on Bebo</a>
		</li>
</ul>
<div style="clear:both;"></div>
</div>
<!-- End SexyBookmarks Menu Code -->

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daenggassing.com/2009/07/01/capres-dan-sepakbola/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
