Menikmati Senja di Rotterdam

Menikmati Senja di Rotterdam

Salah satu sisi Fort Rotterdam Bila anda berkunjung ke Makassar, Fort Rotterdam bisa jadi satu...

Menikmati Senja di Rotterdam
Kitorang Su Sampai Sorong Kaka

Kitorang Su Sampai Sorong Kaka

Bandara Domine Eduard Osok Dari Depan Sayang sekali memang karena saya hanya berada di Sorong...

Kitorang Su Sampai Sorong Kaka
Packing, Packing!

Packing, Packing!

Perjalanan Kadang saya malah kebanyakan membawa pakaian karena biasanya ada beberapa pakaian yang...

Packing, Packing!
Jogja Memang Istimewa

Jogja Memang Istimewa

Malioboro Di sini waktu rasanya seperti berhenti ya? Semua seperti slow motion Pesawat Sriwijaya...

Jogja Memang Istimewa
Samalona, Surga Kecil di Spermonde

Samalona, Surga Kecil di Spermonde

Samalona Mudah-mudahan pihak Pemda tergerak hatinya untuk menyelamatkan Samalona sebelum surga...

Samalona, Surga Kecil di Spermonde
Musik dan Wisata

Musik dan Wisata

Pakkacaping ( sumber : disbudpar Polman ) Makassar dan Bugis juga punya musik tradisional, ada...

Musik dan Wisata
Surabaya dan Kampung Inggris di Pare

Surabaya dan Kampung Inggris di Pare

Sepotong Surabaya Akhirnya saya bisa kembali menginjak Surabaya, kali ini bukan sekadar transit...

Surabaya dan Kampung Inggris di Pare
Borneo 3 ; Kesederhanaan Yang Mengapung

Borneo 3 ; Kesederhanaan Yang Mengapung

Pasar Apung Lok Baintan Tulisan ini adalah lanjutan dari dua tulisan terdahulu tentang Borneo....

Borneo 3 ; Kesederhanaan Yang Mengapung
Borneo 2 ; Martapura dan Batunya Yang Indah

Borneo 2 ; Martapura dan Batunya Yang Indah

Sunset di Martapura Dari dulu, setiap mendengar kata Kalimantan dua hal yang selalu terbayang di...

Borneo 2 ; Martapura dan Batunya Yang Indah
Borneo 1 ; Selamat Datang Di Bumi Banua

Borneo 1 ; Selamat Datang Di Bumi Banua

Bandara Syamsudin Noor Akhirnya, kesampaian juga menginjak tanah Borneo. Pulau terbesar kedua di...

Borneo 1 ; Selamat Datang Di Bumi Banua
Makassar ; Surga Sea Food

Makassar ; Surga Sea Food

Ragam Sajian Sea Food Ke Makassar kalau tidak sempat mencicipi hidangan olahan lautnya rasanya...

Makassar ; Surga Sea Food
Cara Mudah dan Murah ke Makassar

Cara Mudah dan Murah ke Makassar

Pantai Losari di Suatu Pagi Banyak teman yang bermukim di Jawa merasa kalau biaya ke Makassar...

Cara Mudah dan Murah ke Makassar
Mencicipi Alam di Bantimurung

Mencicipi Alam di Bantimurung

Air terjun Bantimurung Sulawesi Selatan punya banyak potensi wisata. Salah satunya adalah deretan...

Mencicipi Alam di Bantimurung
Malang Yang Belum Sempat Dijelajahi

Malang Yang Belum Sempat Dijelajahi

Bandara Abdul Rachman Saleh, Malang Sudah lama saya ingin ke Malang, kota yang katanya dingin di...

Malang Yang Belum Sempat Dijelajahi
Mie Kering ; Pilihan Pas Di Kala Hujan

Mie Kering ; Pilihan Pas Di Kala Hujan

Salah satu pilihan mie kering Mie kering adalah salah satu makanan khas kota Makassar. Bentuknya...

Mie Kering ; Pilihan Pas Di Kala Hujan
Takabonerate Bag.2 ; Tinabo, Sepotong Surga di Selatan Sulawesi

Takabonerate Bag.2 ; Tinabo, Sepotong Surga di Selatan Sulawesi

Pulau Tinabo ; Takabonerate Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan bagian 1 Malam kian pekat,...

Takabonerate Bag.2 ; Tinabo, Sepotong Surga di Selatan Sulawesi

Archive for June 27th, 2011

Wisata Bahasa Seputaran Makassar 22

Wisata Bahasa Seputaran Makassar

Sapardi Djoko Damono, seorang penyair besar tanah air pernah berkata : salah satu cara untuk melepas stress adalah dengan melakukan wisata bahasa. Seperti apa wisata bahasa itu ?

Ketika berkeliling Makassar, biasanya tanpa sengaja saya menemukan beberapa plang atau penanda dengan bahasa yang cukup menggelitik. Biasanya karena kesalahan penulisan atau kesalahan dalam kaidah bahasa, yang jelas tulisan tersebut mampu membuat kita tertawa.

Berikut adalah beberapa kesalahan yang sempat saya rekam.

Errrr...

1. Informasi yang tidak informatif.

Coba perhatikan tulisan di atas. Tulisan itu saya foto ketika menunggu Nadaa pulang sekolah. Sebenarnya sudah lama saya tergelitik untuk memotretnya tapi baru kesampaian sabtu kemarin.

” Dilarang Orang Tua Siswa Lewat Pintu Ini “

Okelah, kita mungkin sudah mengerti maksudnya. Tapi secara tata bahasa tulisan itu salah bukan ? Bukankah seharusnya berbunyi : Orang Tua Siswa Dilarang Lewat Pintu Ini.

Adduh, saya tidak bisa membayangkan saya mempercayakan anak saya diajar oleh orang dengan tata bahasa yang kacau seperti itu. Saya hanya berharap kalau tulisan itu dibuat oleh orang-orang administrasi atau satpam atau siapalah, yang jelas bukan oleh guru sekolah tersebut. Mudah-mudahan saja.

Hadduh !!

2. Lagi-lagi informasi yang tidak informatif.

Sekarang coba perhatikan tulisan di atas. Lokasinya sama, di sekolah yang sama dan sepertinya dibuat oleh orang yang sama.

” Demi keamanan dan kedisiplinan seluruh warga sekolah dilarang orang tua siswa menjemput anaknya dihalaman sekolah”

Adduh..okelah, pesannya mungkin sampai tapi terus terang tata bahasanya sangat mengganggu. Bukankah kalimatnya seharusnya berbunyi : Demi keamanan dan kedisiplinan seluruh warga sekolah, orang tua siswa dilarang menjemput anaknya di halaman sekolah.

Lagi-lagi saya berharap pengumuman ini dibuat bukan oleh guru di sekolah tersebut.

Over H

3. Kebanyakan H

Adduh, masih di sekolah yang sama di papan yang sama. Gambar di atas adalah pengumuman penerimaan siswa baru. Sayangnya, mungkin karena terlalu semangat sang pembuat pengumuman kemudian menambahkan banyak huruf H dalam tulisannya.

Belakangan setelah terpasang, si pembuat mungkin menyadari kesalahannya dan kemudian menambahkan tanda silang pada semua huruf H yang berlebih pada tulisannya. Kenapa tidak dicetak yang baru saja ? Entahlah, yang jelas sepertinya tugas saya semakin berat untuk mengajarkan anak saya bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Vactory huh ?

4. Vactory, bukan Factory

Nah, kalau gambar yang ini saya dapatkan tepat di depan sebuah kawasan perbelanjaan yang baru buka di kota Sungguminasa.

Vactory Outlet ? Dan tulisannyapun segede-gede gaban. Mudah-mudahan si pembuat tulisan ini menyadari kesalahannya.

Thuples !!

5. Thupbles, benda apa pula itu ?

Kalau gambar terakhir ini saya temukan di seputaran jalan Lanto dg.Pasewang, kota Makassar. Sebenarnya banyak sekali kesalahan penulisan untuk kalimat Tubeless seperti ini. Saya sering sekali menemukannya.

Bisa dimaklumi karena tubeless berasal dari bahasa Inggris sementara yaa kita tahu sendirilah bagaimana mereka yang punya tempat tambal ban pinggiran jalan itu. Lumayanlah, tulisan ini bisa memancing senyum.

Teman-teman, ketika berjalan-jalan ke mana saja di negeri ini cobalah buka mata lebar-lebar siapa tahu anda bisa menemukan beragam tulisan yang mungkin saja salah tulis, salah eja atau tata bahasanya kacau. Lumayan lho, bisa menerbitkan senyum di bibir kita.

Itulah yang dimaksud Sapardi Djoko Damono sebagai wisata bahasa.

June 27, 2011 in Jalan-Jalan, Keliling Makassar

Kampanye

Kalender Post

June 2011
M T W T F S S
« May   Jul »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Switch to our mobile site