6 Responses to “Kemana perginya lirik-lirik indah ?”

  1. yani says:

    Wah ternyata saya tidak sendiri.
    Saya malah jauh lebih kecewa dengan band-band lama favorit saya yang juga ikut-ikutan latah buat lirik “nyam*ah”.

    *sedih*

  2. n t a n says:

    innalillahi
    *berduka*

    *mutar album pertamanya Padi*

  3. iQKo says:

    ketika industri harus bermain didalamnya. apa mau dikata, kitalah yang akan menjadi korbannya.
    saya setuju dengan statement ta daeng, dulu band beginian akan hilang dengan sendirinya. tapi sekarang? band-band yang berkualitas justru hilang karena dinilai terlalu berat. hiks.
    *kangen dengan album lama sheila on 7.

  4. Ipul says:

    kata teman saya di FB, ini ada hubungannya dengan budaya literasi yang memang belum mengakar di negeri kita.
    ini bikin saya makin sedih, karena artinya perkembangan budaya literasi negeri kita hampir tak pernah membaik..padahal biasanya budaya literasi yang baik adalah bukti dari tingkat kecerdasan yang juga baik dari sebuah negeri..

    iya gak sih..?

  5. iQko says:

    iya, maafkan daeng. yang sya pake skarang itu masih classic template. hehehe. saya kaccaki kemarin supaya bisa permalink judulnya. kalau mau komen, masuk saja kembali di halaman utamanya, http://radioholicz.blogspot.com disitu muncul ji ikon untuk komennya. salama’

  6. ricky says:

    hahahaha………
    hancur bener.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge